
Dan Ikram pun terkejut dengan ucapan pak Bagas...
"Maksud bapak, menjaga bagaimana ya..? "
"Iya..., sebenarnya keluarga saya sedang dalam ke adaan tidak baik baik saja, sudah 2 tahun ini saya selalu mendapatkan teror, ancaman, dan percobaan pembunuhan, tapi alhamdulillah saya masih terlindungi sampai sekarang..
" Saya hanya takut saja, jika peneror itu, gantian mengincar anak saya Sinta.. dia hanyalah se orang wanita, mana mungkin dapat melindungi diri nya sendiri, maka dari itu saya meminta bantuan kamu Ikram.. "
"Pak Bagas, kalau soal melindungi, tanpa bapak suruh pun saya akan melindungi anak bapak.. mana mungkin saya membiarkan orang yang berada di dekat saya terluka karena seseorang yang ingin menghabisi nya... pasti saya akan maju paling depan, " jawab Ikram tegas
"Terimakasih Ikram, saya percaya kepada mu.."
Dan tak lama makanan yang mereka pesan pun telah datang di hantar oleh waiters, di ikuti oleh Sinta yang menyusul di belakang nya,
" Ayo makan.. ini adalah masakan chef terbaik ku di cafe ini.. "
Dan mereka langsung melahap makanan itu, masakan terasa sangat enak menurut Ikram, tapi entah mengapa cafe nya terlihat sangat sepi..
"Apa setiap hari nya cafe mu ini memang sepi pengunjung? " tanya Ikram
"Iya, kamu benar.. aku juga tidak tahu kenapa bisa sepi, padalhan makanan di sini rasa nya sangat enak bukan.. "
"Iya..., makanan nya memang lah enak..tapi sepertinya kamu harus merubah desain cafe ini, agar lebih menarik pengunjung,"
"Memang itu niat aku Ikram.. makan nya aku sengaja ngajak kamu makan di sini.. "
"Tolong ya..., kamu desain ulang cafe ku ini dengan cantik, elegan, dan sesuai dengan selera anak muda jaman sekarang.., aku ingin nya di setiap sudut mempunyai dinding yang unik dari yang lain nya, kamu urus soal bangunan nya saja, soal pernak pernik biar aku sendiri yang memasang nya.."
"Baiklah, akan aku usahakan untuk mendesain gambar nya dulu.."
"Apa kamu tau. dulu cafe ku ini sangat lah populer, ini adalah hadiah dari papa saat aku tamat SMA, dan aku mengolah cafe ini dengan sangat baik, tapi semenjak ada cafe baru yang menjadi saingan, cafe ku langsung kalah pamor, "
"Memang nya cafe yang mana yang sudah membuat kamu kalah pamor? "
"Itu, cafe yang ada di samping bank BSI, Restoran Daun Kipas.. "
"Apa....!! "
Ikram pun terkejut saat mendengar nama Restoran itu, bukan karena kesal, tapi karena dia kembali mengingat mantan Istri nya dan penghianatan Istri nya yang di mulai dari restoran itu...
__ADS_1
Andai saja, dia tidak mengizinkan istri nya bekerja di tempat itu, pasti saat ini rumah tangga nya akan baik baik saja...
"Baiklah, aku akan mengubah cafe mu menjadi lebih berkelas dan bergaya anak muda, agar cafe mu bisa kembali populer seperti dulu.. " ucap Ikram semangat..
"Benar kah...! wah makasih ya Ikram.. aku sangat bahagia melihat semangat mu ini... "
"Terimakasih ya Ikram. karena sudah mau membantu putri ku.." ucap pak Bagas
"Iya, sama sama pak... "
"Kita buktikan sekarang, jika aku juga memiliki kemampuan seperti kamu, aku akan main belakang untuk saat ini.. sama seperti mu yang main di belakang dengan istri ku Indra brengsek..." ucap Ikram dalam hati dengan perasaan marah
*****
Dirumah yang sangat mewah, milik kediaman Indra Wiguna, saat ini Wulan sedang mengamuk dan marah...
Setelah sebulan resmi menjadi nyonya Wiguna, saat ini Wulan tidak menyia nyiakan kesempatan itu, dia mulai berubah menjadi wanita tempramental dan kasar, mungkin akibat stres berat dan penyesalan yang dia rasakan, membuat nya memilih menjadi wanita ber emosi tinggi...
Apa lagi setelah mengetahui jika pengobatan yang dia lakukan telah berhasil dia jalan kan, dan sedikit membunuh sel kanker di tubuh nya, membuat nya semakin keras kepala...
"Pergi...! aku sudah bosan dengan semua makanan yang kalian masak...tidak ada yang membuat ku selera sedikit pun... "
Prang. ..........
Dan berserak di atas lantai, para koki dan pembantu di rumah itu pun hanya bisa diam menatap majikan nya yang sedang mengamuk,
Nyonya rumah nya yang dulu berhati lembut dan baik hati, kini sudah berubah menjadi wanita yang ber emosi tinggi dan suka marah marah...
"Aaahhkkkhhh.......... !!!! aku tidak menyukai hidup seperti ini.. aku bukan bintang peliharaan yang hanya bisa di kurung di rumah.., " teriak nya marah..
"Cepat kau telfon tuan mu itu sekarang juga.. jika dia tidak mau pulang sekarang juga, maka aku akan meng akhiri hidup ku dengan bunuh diri...cepat kau telfon dia..." teriak Wulan frustasi
"Baik nyonya..."
Pembantu itu pun langsung berlari untuk menelfon tuan nya...
Tut.... tut.... tut....
Suara handphone yang tersambung..
__ADS_1
"Hallo.... ada apa kau menelfon ku...?"
"Tuan..., nyonya mengamuk lagi tuan, dia marah dan membanting semua piring yang ada di meja, jika tuan tidak pulang sekarang juga, maka nyonya akan bunuh diri tuan..." ucap pembantu nya takut
"Apa....!! apa dia sudah gila.. baiklah bilang pada nya, jika aku akan pulang segera.. "
"Baik tuan..."
Setelah menerima telfon itu, Indra pun lari keluar dari kantor nya, sungguh dia sangat takut dengan ancaman yang di ucap kan oleh istri nya, karena dia sangat mencintai Wulan dengan berlebihan, menyebabkan dia terpaksa harus mengurung Wulan di dalam rumah mewah milik nya..
Dengan kecepatan tinggi saat ini Indra sudah sampai di depan rumah dan langsung masuk mencari istri nya...
"Wulan... dimana kamu Wulan... " teriak Indra
"Tuan... nyonya ada di dalam kamar nya saat ini.. "
Dan dia langsung berlari ke arah kamar dan masuk ke dalam
"Wulan...! "
Dia menatap Wulan yang sudah berdandan dengan sangat cantik, memakai gaun dan tas..
" Kamu mau pergi kemana Wulan..? kenapa kamu berpenampilan seperti ini? "
"Aku mau ke mall, aku bosan mas kamu kurung terus menerus.. apa kau mau membuat aku gila" teriak Wulan
" Baiklah, aku akan mengantar mu "
"Tidak,, aku bisa pergi di antar supir "
"Aku antar atau tidak usah pergi sama sekali. " ancam Indra
"Kau..., selalu mengancam ku.. ayo pergi " ajak Wulan kesal..
Dan saat ini mereka sudah berada di jalan,
sesampainya di mall Wulan langsung berkeliling memasuki toko tas ber merk, tapi saat dia akan melangkah tampa sengaja dia melihat seorang pria yang sangat dia rindukan sedang berjalan ber sama seorang wanita yang sangat cantik...
"Mas Ikram....!! "ucap Wulan terkejut
__ADS_1
Indra yang berada di samping nya pun mulai menatap ke arah yang di lihat oleh istri nya itu...
" Brengsek.... "ucap Indra pelan...