
Sedangkan di kantor mewah milik Ikram, saat ini dia sedang tersenyum senang setelah selesai melakukan video call kepada sang istri,
Jika saja Ikram tidak mempunyai perkerjaan penting, pasti dia sudah langsung pulang untuk menemui istrinya tersebut,
Sinta baru saja memberi kabar jika dia sudah di periksa oleh dokter Sukma yang dia perintahkan untuk datang kerumah, dan Sinta mengucapkan jika dia mempunyai kejutan yang akan di berikan kepada Ikram setelah Ikram tiba dirumah,
Sungguh Sebenarnya Ikram sudah sangat penasaran dengan kejutan dari istri nya tersebut, andai saja dia tidak memiliki pekerjaan penting di kantor milik nya, pasti Ikram akan langsung menaiki mobil nya agar bisa tiba dirumah
Saat sedang menerka nerka hadiah apa yang akan Sinta berikan, Tiba-tiba Ikram di kejutkan dengan kedatangan seseorang yang sudah beberapa hari ini tidak dia temui,
"Ehm......, kenapa kau tersenyum sendiri Ikram? " tanya bang Jack yang baru memasuki ruangan milik Ikram
Ikram yang melihat kedatangan nya pun langsung menatap nya dengan terkejut
"Bang Jack.... ! ada angin apa kau datang ke kantor milik ku bang? " tanya Ikram penasaran
"Heh..., dasar adik sialan, bukan nya mempersilahkan aku duduk malah menanyakan hal yang tidak penting"
Ucap bang Jack langsung duduk di kursi tamu yang ada di dalam ruangan
Ikram yang melihat tingkah abang nya itu pun, langsung bangkit berjalan ke arah kulkas mini di samping lemari untuk mengambil minuman kaleng dingin, setelah itu Ikram ikut duduk di kursi sambil tersenyum mengejek bang Jack..
"Ini, minum lah bang, agar kau tidak emosi saat melihat ku" ucap Ikram
"Siapa juga yang emosi melihat mu Ikram"
"Lalu, kau kenapa...? apa kau sedang ada masalah? " tanya Ikram penasaran
__ADS_1
"Iya, aku heran dengan istri ku, sudah beberapa hari ini dia menyuruh ku untuk menjauhi nya, bahkan dia tidak mengizinkan aku untuk tidur satu ranjang nya dengan nya Ikram,"
"Kenapa bisa begitu bang? apakah dia masih belum bisa menerima mu? " tanya Ikram terkejut
"Bukan, sepertinya dia sudah menerima ku Ikram, karena dia sudah tidak malu malu lagi jika mengingkan aku menjenguk baby kami, tapi setelah semua selesai, dia kembali mengusir ku, aku benar-benar kesal Ikram.. " jelas bang Jack sambil meminum minuman kaleng tersebut
Ikram yang mendengar ucapan dari abang nya itu pun langsung tertawa dengan lucu
"Haha....., wah.. berarti kau masih untung kan bang, aku kira dia benar benar tidak ingin dekat dengan mu, aku rasa itu adalah efek dari kehamilan nya bang, coba kau tanya saja kepada dokter yang menangani kandungan istri mu bang"
"Memang nya dokter bisa tahu penyebab nya ya? "
"Tentu saja, jika mempunyai keluhan apa pun kau bisa menanyakan nya kepada dokter kandungan yang menangani istri mu bang, dari pada kau pusing sendiri" jelas Ikram
"Baiklah, jika begitu, besok aku akan membawa nya ke dokter obigyn kembali,oya ada lagi hal penting yang ingin aku sampai kan pada mu Ikram" ucap bang Jack
"Apa bang..? "
" Tapi apa bang...? "
"Ikram, luka tembak yang ada di paha nya, ternyata menjadi infeksi yang parah Ikram, karena ibu Ningsih tidak menjaga kebersihan nya, awal nya luka itu sudah mengering, tapi karena dia terus mengamuk dan teriak teriak, menyebabkan penghuni sel yang satu ruangan dengan nya, menyiksa diri nya Ikram, mereka membuat luka ibu Ningsih kembali berdarah, dan sekarang luka itu sudah menjalar karena membusuk, dan kemarin pihak dokter polisi terpaksa mengaputasi kaki nya Ikram " jelas bang Jack membuat Ikram terkejut
"Apa.....!!! aku tidak menyangka jika akan seperti ini jadi nya bang"
"Ikram, mungkin itu adalah karma untuk diri nya, karena dia selalu berbuat jahat dan berhati dengki"
"Kau benar bang, lalu apakah aku harus memberitahu pak Adam tentang kondisi ibu Ningsih sekarang bang? "
__ADS_1
"Tidak perlu Ikram, lagian dia hanya kehilangan satu kaki, dan masa hukuman pun akan tetap terus berlanjut, biarkan saja pak Adam fokus dengan pengobatan putri nya"
"Baiklah, jika itu yang kau inginkan bang, aku akan menuruti nya"
"Oya, satu lagi Ikram, tentang Charles, dia sudah mati karena melakukan bunuh diri,"
"Bagaimana cara nya bang? bukan kah tidak ada senjata tajam di tempat nya di kurung? " tanya Ikram penasaran
"Iya, tapi dia melakukan bunuh diri dengan cara membenturkan kepala nya ke dinding Ikram, seperti nya dia sudah mulai lelah berada di dalam kurungan" jelas bang Jack
Ikram yang mendengar ucapan dari abang nya itu pun, mulai menghembuskan nafas nya
"Huh......, aku rasa semua penjahat nya sudah mendapatkan karma masing-masing bang"
"Kau benar Ikram, jangan berkecil hati dengan menyalahkan diri mu sendiri Ikram, karena sesungguhnya kejahatan yang mereka lakukan bukan lah hanya kepada diri mu, mereka pernah melakukan kepada banyak orang dengan cara yang lebih kejam lagi, mungkin kau hanya menjadi pelantara agar orang orang seperti mereka bisa musnah di muka bumi ini" ujar bang Jack memberi semangat untuk Ikram
"Iya kau benar bang, oya sepertinya musuh ku belum habis bang"
"Apa maksud mu Ikram? apakah masih ada yang berani mengganggu ketua geng Black Dragon? katakan siapa orang itu Ikram? aku pasti akan menghancurkan nya" kata bang Jack emosi
Ikram yang melihat tingkah abang nya tersebut pun mulai tersenyum lucu
"Tenang lah bang, aku sudah membereskan nya, tinggal menggiring nya untuk masuk ke lubang penjara saja, lagian ini urusan bisnis bang, aku tidak mau memakai kekuatan geng kita"
"Oh, baiklah, sepertinya ini ada hubungannya dengan kepergian Mark ke Singapura kan, aku percaya jika kau mampu menuntaskan para musuh mu sendiri Ikram,
" Terimakasih bang"
__ADS_1
Jawab Ikram tersenyum, tak lama kemudian bang Jack pun langsung pamit untuk segera kembali ke markas, sedangkan Ikram mulai melanjutkan pekerjaan nya kembali,
Karena Ikram sudah tidak sabar ingin segera pulang dan mendapatkan kejutan yang akan di berikan oleh sang istri tercinta...