
"Bu Aisyah...??? " panggil Wulan teriak
Sambil memegang pundak buk Aisyah, dan orang yang di panggil pun langsung berbalik menatap ke asal suara.
"Wulan.....!!!! " ucap Ibu Aisyah terkejut
Dan Wulan langsung tersenyum sinis saat menatap ekspresi ibu Aisyah yang sangat berlebihan itu
"Kenapa anda sangat terkejut buk Aisyah... " Sindir Wulan
"Ka... kamu kenapa kamu bisa di sini Wulan..? a.. pa kamu mempunyai kepentingan..? " tanya ibu Aisyah khawatir
"Menurut mu, untuk apa aku kesini?tanya nya sambil melipat kedua tangan Wulan
" Heh....., aku tidak menyangka, jika ibu Aisyah yang terkenal soleha dan jujur ternyata bisa berbohong juga... "
"Apa maksud mu Wulan...? "
"Jangan sok bodoh bu Aisyah, bukan nya kau sendiri yang mengatakan kepada orang kampung di kontrakan jika kau akan pulang ke kampung mu, tapi kenapa sekarang kau berada di sini.." teriak Wulan
"Wulan....., seperti nya kamu sudah melebihi batasan mu"
"Apa maksud mu, aku berhak tahu kenapa kau ada di sekolah putri ku... "
"Putri mu yang mana Wulan.., apa kau lupa jika kamu sudah meninggal kan nya tepat 1 tahun yang lalu,bahkan kamu tidak pernah melihat dan menemui nya"
"Kau salah buk Aisyah, aku melakukan itu semua karena demi kebaikan Cinta, "
"Kebaikan apa yang kamu maksud Wulan, sudah lah, aku harap kamu sebaik nya pergi dari sini, tolong jangan membuat anak mu kembali membuka rasa kecewa nya terhadap mu Wulan, "
"Tidak...., jangan mengatur ku bu Aisyah, kau tidak ber hak melarang ku untuk menemui anak ku sendiri, dimana dia sekarang, aku akan menjemput nya.. "
"Wulan..., kau harus meminta izin kepada Ikram terlebih dahulu, baru kau bisa menemui nya.. " ucap Ibu Aisyah mencekal tangan Wulan
"Lepas bu Aisyah... " teriak Wulan marah...
"Tidak, aku tidak akan melepaskan mu...? " jawab Ibu Aisyah
Membuat semua orang yang sedang berada di sekolah Tk itu langsung menatap ke arah mereka..
Dengan cepat, Wulan mendorong tubuh Ibu Aisyah menyebabkan pegangan tangan nya terlepas, dan ibu Aisyah hampir terjungkal ke belakang,
Untung saja dengan sigap guru yang berada di dekat ibu Aisyah menahan tubuh nya..
__ADS_1
"Maaf anda siapa..? kenapa membuat keributan di sekolah ini.. ? " tanya guru itu
Tapi Wulan tidak menghiraukan nya dan langsung berlari ke arah ruang kelas untuk mencari keberadaan Cinta...
"Cinta...., ini bunda nak...., bunda kangen sama kamu sayang.... " teriak Wulan menyusuri kelas yang ada di depan nya..
"maaf nyonya siapa? tolong jangan membuat keributa di sini.. " teriak Ayu sang guru muda
"Diam kau, aku ingin menjemput anak ku yang bernama Cinta, pasti dia berada di kelas ini kan..., minggir jangan halangi jalan ku..! " teriak Wulan marah
"Tidak... aku tidak akan mengizinkan mu untuk menemui Cinta.., "
"Heh... kau itu hanya guru di sini, dan aku adalah ibu kandung nya.., jadi kau tidak ada hak untuk melarang ku menemui anak ku sendiri... "
"Saya tahu nyonya, tapi mungkin anda lupa, jika saat ini masih jam pelajaran sekolah, jadi siapa pun itu, tetap harus mengikuti peraturan yang ada di sekolah.. "
"Diam kau guru sialan..., jangan sok mengajari ku tentang peraturan, jika aku mau aku bisa membeli sekolah Tk mu ini sekarang juga.. " ucap Wulan emosi
Perdebatan antara Wulan dan guru muda pun terus berlanjut,
Dan dengan cepat, ibu Aisyah langsung menghubungi Sinta agar bisa menghalangi Wulan untuk mengambil anak nya Ikram.
Tut., tut..... tut.....
"Hallo, assalamu'alaikum buk" jawab Sinta
"Walaikumsalam nak Sinta, nak kamu ada di mana sekarang, apa sedang berada di kantor..? " tanya bu Aisyah
"Tidak bu, aku sedang dalam perjalanan keluar dari kantor untuk meninjau proyek ku, ini aku akan melewati Tk nya Cinta bu, apa ada yang ibu perlukan... ? " tanya Sinta
"Sinta, ibu.... ingin meminta bantuan mu nak... "
"Bantuan apa buk, ayo katakan saja..? "
"Nak Sinta, ibu nya Cinta yang bernama Wulan, dia datang kesekolah Cinta untuk mengambil Cinta nak, dan saat ini dia sedang membuat keributan, tolong bantu ibu untuk mengusir nya nak Sinta.... "
"Apa......, !!!! baiklah buk, aku akan segera menuju ke sana... "
Setelah mematikan telfon nya, Sinta pun langsung menyuruh Haris untuk menuju ke arah Tk permata Bunda...
"Lebih cepat lagi Haris... "
"Baik nona muda.. "
__ADS_1
Tak lama kemudian, Sinta pun sudah tiba di depan pelataran sekolah, dan dengan cepat dia langsung berlari menuju ke arah kelas Cinta..
Saat tiba di sana ke adaan sangat ramai dan kacau, terdengar suara tangisan anak kecil yang meraung raung akibat di tarik paksa oleh Ibu nya....
"Cinta gak mau sama bunda...., bunda jahat, Cinta benci bunda... " teriak anak kecil itu
Wulan yang mendengar ucapan anak nya itu pun mulai marah dan meradang....
"Siapa yang mengajarkan mu berkata seperti itu Cinta...?? pasti nenek tua ini kan yang sudah mengajari mu untuk membenci ku..., ayo ikut bunda sekarang, kamu adalah anak bunda Cinta, maka kamu harus menuruti apa kata bunda...? " teriak Wulan marah
"Enggak, Cinta gak mau...., Cinta mau sama ayah dan nenek.... "
"Cinta....!! " teriak Wulan,
Dan dia pun langsung melepaskan tarikkan nya dan menatap wajah Ibu Aisyah dengan tajam...
"Ini semua pasti rencana mu kan, kau yang sudah meracuni fikiran anak ku nenek tua... "
Teriak Wulan sambil mengayunkan sebelah tangan nya ke arah wajah Ibu Aisyah...
Plakkk..............
Terdengar suara tamparan yang sangat nyaring, dan mereka semua yang menonton kejadian itu sungguh terkejut, saat menatap seorang wanita yang menampar wajah Wulan dengan keras..
"Jangan sentuh Ibu dan anak ku.... " teriak Sinta tegas
"Siapa kau..., berani sekali kau menampar wajah ku hah...?
" Bukan hanya menampar, bahkan aku tega menghabisi mu jika kau tetap menganggu keluarga ku.. "
"Cih....., jangan sok mengaku ngaku kau wanita asing, kau tidak mengenal aku dan anak ku, pergi kau dari sini, atau aku yang akan menghancurkan mu... "
"Lakukan jika kau bisa Wulan, aku menantang mu..., jika kau mencari ku, datang lah ke kantor ku " Baskara Grup...aku akan menunggu kedatangan mu. , ayo Ibu, Cinta, ikut tante... " ucap Sinta menarik tangan Cinta dan Ibu Aisyah..
Setelah itu, mereka pun langsung pergi menaiki mobil Sinta menuju ke kediaman Ikram
Dan kerumunan orang yang melihat mereka mulai membubarkan diri untuk pulang kerumah masing masing,
Tinggal lah Wulan sendiri, yang saat ini benar benar merasa marah dan emosi...
"Aaaaaa............,
" Penghianat kalian semua, kau tega membuat anak kita membenci ku mas Ikram dan sekarang kau sudah menjadikan wanita lain sebagai bunda nya Cinta.... tidak, aku tidak akan tinggal diam mas Ikram...., ini sangat tidak adil untuk ku..., " teriak Wulan
__ADS_1