Bangkitnya Pria Terhina

Bangkitnya Pria Terhina
Dukungan ibu Aisyah


__ADS_3

Satu jam menempuh perjalanan, akhirnya mereka pun telah sampai di kediaman rumah Ikram..


Dan setelah nya mereka langsung turun menuju masuk ke dalam rumah, kebetulan saat ini ibu Aisyah sudah membuka pintu dan menanti mereka di atas teras..


"Malam buk..


Sapa Ikram dan Sinta langsung mencium tangan ibu Aisyah


"kenapa ibuk belum tidur..? " tanya Ikram


"Iya, bagaimana ibu bisa tidur, sedangkan anak ibu belum pulang kerumah nya.. Ikram ada apa dengan lengan mu nak..? kenapa bisa di perban? " tanya ibu Aisyah panik


"Ikram tidak kenapa kenapa bu.. ayo kita masuk ke dalam, ada yang ingin kami bicarakan dengan ibu.. " ajak Ikram


"Baiklah..."


Dan mereka pun langsung masuk kedalam ruang tamu setelah menutup rapat pintu rumah.


Saat ini ibu Aisyah sudah duduk mendengar kan setiap hal yang di ucap kan oleh Ikram, Ikram sedang menceritakan tentang percobaan pembunuhan yang terjadi oleh Sinta dan keluarga nya, dan Ikram meminta kepada Ibu Aisyah agar mau mengizinkan Sinta untuk tinggal lama di rumah milik nya bersama mereka..


Ibu Aisyah merasa sedih dan khawatir setelah mengetahui jika nyawa Sinta ternyata sedang dalam bahaya, dan dia pun setuju dengan permintaan Ikram tersebut, bahkan ibu Aisyah akan membantu Ikram untuk menjaga keselamatan Sinta selama di rumah mereka..


"Terimakasih banyak buk, karena sudah mengizinkan Sinta untuk tinggal di rumah ini " ucap Sinta menatap ibu Aisyah


"Sama sama nak Sinta, sekarang yang terpenting kamu aman berada di sini nak.. biarkan Ikram menyelesaikan misi nya, dan doa kan dia agar dia selamat dan berhasil menangkap paman mu yang jahat itu.. "


"Iya buk..., pasti aku akan berdoa untuk Ikram.." jawab Sinta menatap ke arah Ikram


Ikram yang di tatap oleh Sinta pun mulai memalingkan wajah nya., dan Sinta langsung tersenyum melihat tingkah Ikram yang terlihat sangat malu malu..


Dan ternyata ibu Aisyah memperhatikan tingkah mereka berdua yang terlihat seperti anak ABG itu, ibu Aisyah sempat terkejut tapi detik kemudian dia pun tersenyum bahagia


"Sinta kamu istirahat lah, ini sudah larut malam.. " ucap Ikram memecahkan ketegangan


"Baiklah, kamu juga ya.. "


"Iya..ya sudah aku duluan.." jawab Ikram langsung pergi meninggalkan kan Sinta dan ibu Aisyah


Sinta pun menatap punggung pria itu yang sudah mulai menjauh dan tak terlihat, selanjutnya dia mulai tersenyum getir


"Apa kamu menyukai nya..? tanya ibu Aisyah mengagetkan Sinta


" Eh.... a.. apa sangat kelihatan buk "


"Iya nak.. dari mata mu saja semua orang bisa menerka jika kamu sangat menyukai nya.. "

__ADS_1


Dan Sinta langsung menunduk kan wajah nya


"Jangan putus asa nak.. kejar dia jika kamu memang tulus terhadap nya.. mungkin memang agak sulit, karena dia pernah merasakan terluka di masa lalu nya, tapi jika kamu terus berusaha, ibu yakin pasti dia akan membuka hati nya untuk mu.."


"Benar kah bu.. "


"Percaya kepada ibu.."


"Baiklah.. tapi....bagaimana jika dia masih mencintai mantan istri nya..? seperti nya sangat sulit untuk menghapus wanita itu dari hati Ikram.. "


"Berusaha lah Sinta..ibu akan mendukung mu.. "


Ucap Ibu Aisyah serius, dan Sinta langsung tersenyum saat menatap wajah ibu Aisyah yang sudah memberikan dukungan untuk nya..


"Baik bu.. aku berjanji akan berusaha untuk membuat Ikram lupa kepada mantan istri nya dan membuka hati nya untuk ku.. " Jawab Sinta yakin


"Bagus Sinta, ayo sekarang kita istirahat.. "


Ajak ibu Aisyah, dan mereka pun pergi meninggalkan ruang tamu menuju ke kamar masing-masing..


Di dalam kamar yang redup dan kurang pencahayaan, saat ini Ikram sedang membolak balikkan badan nya karena merasa tidak bisa tidur..


"Aww.......... " jerit nya meringis menahan sakit


"Sialan, kenapa aku bisa lupa jika lengan otot ku sedang terluka.. "


*****


Tidak terasa pagi pun sudah datang menyapa, dan saat ini Ikram sudah bangkit dari tidur nya dan langsung bersiap siap melakukan kewajiban nya setiap subuh..


Setelah selesai, dia pun langsung memakai baju kantor nya, karena hari ini dia akan mengunjungi tempat usaha milik nya setelah itu baru pergi menuju ke markas besar..


Saat keluar dari kamar nya, tampa sengaja dia mendengar suara tertawa yang berasal dari kamar putri kecil nya Cinta..


Dengan cepat Ikram pun langsung membuka kamar itu, dan mengintip anak nya dari luar, dia penasaran, sedang apa anak nya itu pagi pagi seperti ini...



Dan saat tiba di dalam kamar, Ikram pun di buat terkejut dengan ke akraban yang di lakukan oleh Sinta bersama anak nya itu..


Tampa sadar, Ikram sudah bersender di dinding kamar dan melihat mereka dengan tersenyum, sungguh seperti ada kupu kupu yang menghinggapi hati nya, dia sangat merasa bahagia melihat putri kecil nya yang selalu murung kini bisa tertawa kembali..


"Ayah..." panggil Cinta mengejutkan Ikram


"Eh..., sayang ayo kita sarapan pagi..?" jawab Ikram gugup

__ADS_1


"Hay Ikram...apa kamu tidak mau mengajak ku juga..? " tanya Sinta menggoda


"Iya.., tentu saja, ayo kita keluar, ayah akan berangkat kerja sebentar lagi.. " jawab Ikram langsung keluar kamar..


Dan mereka berdua yang melihat tingkah konyol Ikram pun mulai tertawa senang


"Ayah Cinta lucu kan tante..? "


" Iya sayang,ayo kita keluar..? "


Saat ini mereka sudah selesai melakukan sarapan pagi, dan Cinta bersama ibu Aisyah sudah pindah ke ruang TV, kebetulan hari ini hari libur, jadi Cinta tidak pergi ke sekolah


Tinggal lah Ikram dan Sinta yang masih berada di meja makan..


"Sinta..., nanti malam aku akan melakukan misi ku.." ucap Ikram mengejutkan Sinta


"Maksudnya.. kamu mau menyerang markas paman ku begitu..? "


"Iya Sinta.., aku dan anak buah ku sudah mengatur strategi yang sangat bagus, aku yakin akan berhasil.. "


"Tapi Ikram..., lengan mu masih terluka.. kenapa tidak menunggu sampai lengan mu sembuh dahulu Ikram.. "


"Itu terlalu lama Sinta...aku akan menjebak dia dengan alibi membawa mu ke dalam markas nya... "


"Baiklah, aku siap Ikram..."


Jawab Sinta semangat, dan Ikram langsung menatap Sinta sambil mengembuskan nafas nya kasar..


" Huh.... aku tidak bilang akan membawa mu Sinta.. "


"Lalu....??


" Aku akan memakai wanita lain untuk menjebak nya.., kelompok Black Dragon juga, dia sudah ahli nya dalam menyamar.."


"Oh..., aku kira...tapi aku takut terjadi apa apa dengan mu lagi Ikram.."


"Percaya dengan kemampuan ku Sinta, aku pasti bisa menangkap paman mu itu"


"Hati hati Ikram.. paman ku adalah orang yang sangat licik.. "


"Pasti Sinta.. " Jawab Ikram tersenyum


Dan Sinta kembali menatap Wajah Ikram dengan lama, membuat Ikram salah tingkah dan memalingkan wajah nya..


"Selalu aku yang kalah, kenapa aku tidak bisa membalas menatap nya juga, wanita ini benar benar membuat ku jantungan" ucap Ikram di dalam hati nya

__ADS_1


"


__ADS_2