Bangkitnya Pria Terhina

Bangkitnya Pria Terhina
Cinta yang malang


__ADS_3

"Sayang... apa kamu sudah siap nak..? "


Tanya Ikram yang sedang berdiri di depan pintu kamar sambil menatap putri kecil nya yang sedang berkaca


"Sudah ayah..., Apakah Cinta terlihat cantik yah..? ini adalah gaun favorit yang di belikan bunda untuk Cinta lo yah.. "


"Kamu sangat cantik nak..karena wajah mu persis seperti bunda mu" jawab Ikram sedih


Setelah itu, mereka pun mulai keluar dari rumah kontrakan, Ikram berencana akan mengajak Cinta untuk menemui Wulan, karena walau mereka sudah tidak mempunyai hubungan apa pun, tapi tetap saja, tidak ada mantan anak di dunia ini...dan Ikram sangat mengerti dengan perasaan Cinta yang sangat merindukan bunda nya..


Setelah satu jam mengendarai motor butut nya itu, akhir nya mereka pun telah tiba di depan gerbang yang mewah, yang di jaga oleh 2 orang pengawal berbadan tegap.


Saat menatap wajah Ikram, 2 orang pengawal itu pun mulai terkejut dan langsung mengeluarkan senjata tajam,


Ikram yang melihat gerakan mereka yang sangat membahayakan pun, mulai menutup mata Cinta agar tidak bisa melihat dan merasa takut..


"Aku kesini bukan untuk mencari keributan.. tolong simpan senjata kalian, apa kalian tidak melihat jika aku membawa anak kecil " ucap Ikram tak takut


"Lalu untuk apa kau kemari..? kau sudah tidak punya urusan dengan bos kami. " kata salah satu pengawal tersebut


"Tentu saja masih ada..., tapi bukan aku, melain kan gadis kecil ini.,dia ingin menemui ibu nya.. cepat kau buka pintu gerbang nya.. "


"Tidak bisa.... karena bos melarang kami menerima kalian berdua untuk menemui calon istri nya "


"Cih.... brengsek sekali manusia itu, benar benar tidak mempunyai hati..., apa dia belum puas merebut istri ku, dan sekarang dia ingin membuat seorang anak menjauh dari ibu nya" ucap Ikram marah


Sambil menutup kedua kuping Cinta agar tidak mendengar pembicaraan mereka yang mulai memanas.


"Itu adalah perintah, dan kami hanya mengikuti nya saja.. " jawab 2 pengawal tersebut tak kalah lantang"


Saat mereka sedang beradu mulut, tiba tiba terdengar suara mobil yang berhenti tepat di depan gerbang, di dekat Ikram berdiri, dan tak lama pintu mobil itu mulai terbuka di susul oleh keluar nya pria ber jas lengkap dengan wajah yang tampan dan macho,


Dia tersenyum mengejek saat melihat ke arah Ikram dan putri kecil nya..


"Untuk apa kau kemari? apa kau akan membuat keributan lagi seperti bulan lalu? " tanya nya tersenyum smirk


"Aku kesini tidak ingin membuat keributan, tapi aku ingin mempertemukan anak ku dengan ibu nya.., jawab Ikram kesal

__ADS_1


" Hahaha.....!!!!! apa kau kira aku akan mengizinkan nya.." ucap Indra tertawa


"Kau...., ingat kau berurusan hanya dengan ku, bukan dengan putri ku, jadi jangan libatkan dia dengan masalah kita..."


"Itu kan menurut pemikiran mu. tapi tidak dengan pemikiran ku.., kau dengar Baik baik pria miskin tidak berguna. aku tidak akan membiarkan kalian berdua menemui Wulan... apa. pun alasan nya.. jadi lebih baik kau pergi dari sini, sebelum aku melukai putri mu ini.. "


"Apa yang kau ucap kan? apa kau mengancam ku..? " tanya Ikram marah


"Iya...., bisa di bilang begitu, sudah lebih baik kau pergi sekarang, jangan membuat orang mengira jika kau itu adalah pengemis dan aku telah meladeni pengemis seperti mu.. kau benar-benar akan merusak harga diri ku pria miskin"


"Cuih....!!, kau benar-benar sangat menjijikan, di sini bukan aku yang seperti pengemis, tapi kau lah yang pengemis dan pemulung, suka nya mengambil milik. orang lain yang sudah menjadi bekas.. aku rasa kau sangat menyedihkan Indra... karena lebih menyukai barang bekas.." ejek Ikram


"Tutup mulut mu sialan.. "teriak Indra marah


" Apa kau mau, aku menghabisi mu sekarang juga..? "


"Aku tidak takut Indra.., ingat perkataan ku Baik baik, suatu saat kau yang akan memohon di atas kaki ku Indra..,setiap yang kau tanam pasti akan membuahkan hasil, tunggu lah kehancuran mu Indra, dan saat itu tiba, aku akan menertawakan mu dengan sangat bahagia, sayang ayo kita pergi, bunda mu tidak ada di rumah itu nak.., kita akan mencari bunda di lain waktu " ajak Ikram meninggal kan Indra


Dia pun mulai menyala kan motor butut nya, dan pergi dari tempat itu...,


"Kalau saja kau tidak di lindungi oleh Black Dragon, sudah dari kemarin aku membunuh mu pria miskin.. "


Teriak nya kesal dan kembali masuk kembali ke mobil menuju ke dalam rumah nya...


***


Setelah menghabiskan waktu berjalan jalan guna menghibur Cinta yang sedang bersedih,akhirnya Ikram memutuskan untuk kembali kerumah...


Saat tiba di perkarangan rumah, Cinta pun langsung berlari masuk kerumah ibu Aisyah, dia memamerkan boneka dan mainan alat masak yang Ikram belikan untuk nya,


Dan Ikram yang melihat kebahagiaan anak nya itu pun, mulai merasa sedih, karena ini kali pertama nya dia bisa membahagiakan anak nya itu dengan membelikan sebuah mainan.


"Wah....,cantik sekali boneka nya nak.. ayo ucapin terimakasih sama ayah.. " kata ibu Aisyah


Cinta pun langsung mendekati Ikram dan menyuruh Ikram berjongkok,


"cup.... "

__ADS_1


"Terimakasih ayah.., Cinta sayang ayah.. ucap Cinta tersenyum


Ikram yang melihat tingkah anak nya pun mulai terharu dan langsung memeluk tubuh kecil itu dengan erat...


" Ayah juga sayang kamu nak, Ayah janji... akan membahagiakan kamu selalu sayang, ayah akan berusaha untuk menjadi orang kaya raya agar kau tidak kekurangan apa pun dan selalu hidup tercukupi.. " ucap Ikram sedih menciumi pucuk kepala Cinta


Dan Cinta yang mendengar ucapan ayah nya itu langsung melerai pelukan ayah nya


"Orang kaya raya itu apa yah..? " tanya Cinta polos


"Orang kaya raya itu, arti nya ayah mempunyai banyak uang, dan Cinta bisa membeli apa saja dengan uang Ayah itu.. "


"Oh..., Cinta pengen beli es krim yang banyak boleh kan yah.. "


"Iya boleh nak.., maka dari itu, Cinta doakan ayah ya, agar ayah bisa menjadi orang kaya raya..? "


"Iya yah..., Ya Tuhan jadikan lah ayah Cinta orang kaya raya ya tuhan, supaya Cinta bisa beli es krim yang banyak amiin" Doa Cinta tulus


Dan Ikram kembali memeluk anak nya karena merasa gemas kepada tingkah putri kecil nya yang sudah memasuki usia 3 tahun..


*******


Setelah puas bercanda dengan anak nya cinta di rumah ibu Aisyah, tepat pukul 20.00 malam, Ikram mulai pamit kepada anak nya dan ibu Aisyah untuk keluar sebentar...


Dan saat ini dia sudah menjalan kan motor butut nya menuju ke arah markas besar, karena ada hal penting yang akan dia kerjakan disana,


Saat dia melewati jalanan yang lumayan sepi,, tiba tiba, ada yang menghalangi jalan motor nya dari kejauhan, orang itu melambaikan tangan nya ke atas seperti meminta pertolongan,


Dan Ikram yang mulai mendekati orang tersebut pun mulai menginjak rem motor nya dengan kuat agar tidak sampai ke bablasan menabrak orang tersebut...


Cciiitttttt............


"Aaaaakkkkhhhhh.............."


Suara rem motor Ikram terdengar sangat kencang, berbarengan dengan suara jeritan seorang wanita..


Tepat di depan orang tersebut, motor Ikram pun bisa berhenti dengan tepat...

__ADS_1


__ADS_2