
Setelah kepergian Charles yang di bawa oleh anak buah Black dragon, Ikram langsung menatap ke arah bang Jack yang lengan nya masih mengeluarkan darah segar..
"Seperti nya sayatan ini sedikit dalam bang" ucap Ikram panik
"Ini sudah biasa Ikram, bahkan aku pernah mendapatkan tusukan yang sangat dalam, dan aku bisa menahan nya Ikram, " jawab bang Jack tersenyum
"Iya, kau sangat hebat dan kuat bang, sebaiknya kita segera pergi dari sini...
Ajak Ikram kepada bang Jack, dan saat mereka mau melangkah ke arah luar markas tampa sengaja Jack mendengar suara teriakan wanita yang meminta tolong
" Tunggu Ikram "
"Ada apa bang? apa kau melupakan sesuatu? "
"Tidak, aku seperti mendengar suara wanita yang meminta tolong" ucap Jack serius
"Apa kau yakin bang, aku rasa tidak ada orang lain lagi selain kita disini bang"
"Ayo kita cari Ikram, aku yakin jika aku tidak salah mendengar nya" ajak Jack
Dan mereka pun mulai menyusuri setiap ruangan yang ada di vila itu, tak berselang lama, mereka kembali mendengar suara wanita yang terdengar sangat jelas, sambil memukuk mukul pintu dengan lemah..
"Tolong lah, buka pintu nya..kami tidak bersalah apa pun, tolong lepaskan kami" teriak wanita tersebut
Dengan cepat, Ikram dan bang Jack langsung mendobrak pintu dengan kasar..
2 kali dobrakan, akhirnya pintu pun terbuka dengan paksa, dan mereka langsung masuk melihat ke dalam
Ikram terkejut saat menatap wanita yang sedang menangis memprihatinkan , ternyata tebakan nya benar benar terjadi, jika ibu guru muda itu terlibat dengan penculikan terhadap anak nya Cinta...
__ADS_1
"Kau....? kenapa kau ada disini, apa kau terlibat dengan peristiwa penculikan anak ku.. iya..? " teriak Ikram marah
"maaf .... maafkan saya pak, saya memang bersalah terhadap peristiwa ini, saya lah yang membantu mereka untuk menculik putri anda, saya yang menjebak mereka tuan.. hiks... hiks.. sungguh saya sangat menyesal"
Ucap Ayu langsung berlutut..
"Guru macam kau ini hah, seharus nya kau melaporkan kepada ku jika ada orang yang telah mengancam mu bukan malah membantu mereka dalam melakukan penculikan ini, apa kau tidak punya hati hah...? aku rasa kau hanya berpura-pura menyukai putri ku iya kan.. "
"Tidak.... aku... aku benar-benar menyayangi Cinta, tapi aku juga menyayangi nyawa ibu ku, maaf jika aku telah melakukan hal yang salah, aku benar-benar kalut saat itu"
"Tolong maafkan putri ku tuan, aku sangat yakin jika dia terpaksa melakukan ini semua" ucap Kepala sekolah
"Maaf, aku tetap tidak bisa mentoleransi perbuatan guru muda ini, aku akan tetap melaporkan nya ke pihak yang berwajib"
"Jangan...., aku mohon, dia masih sangat muda tuan... ? aku mohon maafkan lah dia"
"Ikram, sebaiknya kita beri hukuman yang lain untuk guru itu, aku tahu dia terpaksa melakukan kejahatan ini, " ucap Bang Jack memberi saran
"Tolong, aku mohon jangan laporkan aku ke polisi, aku berjanji akan pergi dari kota ini dan berhenti mengajar" ucap Ayu menangis
"Terserah, tapi jangan pernah kau menampakkan batang hidung mu lagi di depan putri ku, jika kau melanggar nya, maka aku sendiri yang akan memberikan pelajaran untuk mu"
"Baiklah Tuan, aku akan membawa putri ku pergi dari kota ini, tapi bagaimana dengan sekolah milik ku, "
"Aku yang akan membeli nya, kalian siap kan berkas sekolah itu, dan cepat pergi dari kota ini"
"Iya, terimakasih tuan"
Dan setelah kesepakatan selesai, Ikram langsung keluar dari markas itu bersama anak buah nya yang masih tersisa,
__ADS_1
Sedangkan Ayu dan ibu nya, akan di antar pulang dengan menggunakan mobil milik bang Jack....
*****
Tidak terasa, hari telah berganti sore, saat ini Ikram sudah tiba di rumah sedehana milik nya,
Dia bergegas untuk membersihkan diri dan segera berangkat menuju kerumah sakit..
Satu jam kemudian, Ikram sudah menyelesaikan kegiatan nya, Ikram memilih memakai baju biasa yang semakin membuat nya terlihat tampan,
Dia segera keluar dari rumah sambil membawa bekal yang sudah di masak oleh pembantu yang ada dirumah nya,
Ikram sangat yakin, jika Sinta pasti melupakan makan siang nya karena sedang menjaga ibu Aisyah, dan dia berinisiatif untuk menyuruh Art yang bekerja paruh waktu untuk memasak makanan kesukaan Sinta.
Setelah berkendara beberapa menit, Ikram pun langsung memarkirkan mobil nya di basement rumah sakit,
Dan dia langsung turun dari mobil sambil menenteng bekal untuk Sinta, dan saat di telah tiba di lorong rumah sakit,
Tampa sengaja ternyata ada seorang wanita paruh baya yang menatap nya dengan tatapan penuh kebencian, dia berteriak dengan sangat keras, membuat Ikram langsung berhenti dan berbalik badan
"Pembunuh...!!! laki laki pembawa Sial, aku sangat membenci mu Ikram sialan? " teriak wanita paruh baya yang tak lain adalah ibu Ningsih....
Bersambung....
Selamat pagi untuk para pembaca ku semuanya, terimakasih karena sudah mampir ke karya ku yang masih remahan ini ya,
oya, jika para readers mempunyai waktu luang, jangan lupa mampir juga yuk ke karya ketiga aku yang enggak kalah seru,
__ADS_1
terimakasih..... 🙏🙏🙏😄😄😘😘😘😘🥰