Bangkitnya Pria Terhina

Bangkitnya Pria Terhina
Mulai ketagihan


__ADS_3

Tidak terasa seminggu sudah berlalu dengan sangat cepat, dan pasangan suami istri itu saat ini sedang berkemas karena akan segera kembali ke negara asal mereka,


Ikram dan Sinta sudah menghabiskan waktu menjelajahi seluruh tempat wisata yang ada di Korea, Ikram yang baru pertama kali nya melakukan Jalan jalan keluar negeri, sungguh merasa sangat bahagia


Sepertinya dia akan sering sering meluangkan waktu nya untuk membawa keluarga milik nya berlibur keluar negeri kembali,


Dan tak lupa mereka membeli banyak oleh oleh untuk di bawa pulang ke Indonesia,


"Sayang..., koper ini sangat berat" ucap Sinta yang akan menurun kan koper tersebut dari atas ranjang


dengan cepat Ikram langsung mendatangi istri nya tersebut dan mencium bibir merah sang istri dengan sedikit *******, membuat Sinta terkejut dan terdiam di tempat


Cupp........


"Tidak ada yang menyuruh mu untuk mengangkat nya sayang, biarkan aku yang melakukan nya"


Ucap Ikram sambil menurunkan koper yang sudah di tutup dengan rapat..


Sinta mulai membersihkan saliva yang masih menempel di bibir merah nya..


Untung saja dia memakai lipstik waterproof, jadi tidak akan belepotan bila di cium.


"Selalu mencium ku dengan tiba-tiba! kenapa tidak memberi kan aba aba terlebih dahulu"


Protes Sinta yang tak Terima dengan perlakuan suaminya, Ikram langsung membalikkan tubuh nya menatap ke arah Sinta..


"Apa kau marah sayang? " tanya Ikram kepada sang istri


"Tentu saja aku marah" jawab Sinta mulai berjalan mendekat Ikram,


Ikram dibuat terkejut dengan jawaban dari sang istri, kenapa istri nya tiba-tiba berubah menjadi sangat sensitif..


Dan detik kemudian.......


Cupppp....


Sinta langsung mencium suami nya tersebut, dengan sangat bergairah, membuat Ikram terkejut dengan tingkah nya tersebut, dan detik kemudian, terdengar suara bisikan yang membuat Ikram langsung merasa panas


"Aku tidak suka jika mas memberikan ku kecupan yang tiba tiba dan langsung menyudahi nya begitu saja, sekarang ayo mas bertanggungjawab dengan apa yang mas Ikram lakukan barusan"


Otak Ikram langsung traveling mengingat kegiatan yang sudah seminggu mereka lakukan secara rutin,


Sepertinya sangat mudah untuk memancing istri nya itu, dengan tersenyum miring, Ikram langsung memeluk tubuh Sinta dan kembali mencium nya tak kalah bergairah

__ADS_1


Sepertinya kepulangan mereka akan di tunda untuk beberapa jam kedepan, untung saja mereka menaiki pesawat milik papa Baskara, jika tidak pasti Ikram sudah sangat rugi dengan tiket yang hangus tidak bisa terpakai


Ikram mulai kembali menguasainya tubuh sang Istri, kini mereka sudah sama sama lihai di atas ranjang, tampa belajar, dan hanya menonton tutorial video, Ikram yang lugu kini menjadi sangat pintar dalam urusan memuaskan pasangan, begitupun dengan Sinta, dia selalu bisa membuat Ikram menjadi tidak terkendali, membuat sang anaconda sangat candu kepada diri nya, bahkan mereka melakukkan nya hingga berkali kali, setiap ada waktu dan momen yang pas,... bayangkan saja jika kebiasaan itu sampai terjadi di rumah Ikram, sepertinya Cinta harus sesering mungkin di ungsikan kerumah sang mertua,


"Ah..... kau sangat pintar sayang" rancau Ikram yang sudah berada di atas awang awang


Sinta dengan lihai meliuk kan tubuh nya yang sempurna bak model papan atas, membuat Ikram tidak bisa berpaling menatap intens ke arah sang Istri


"Apa kau menikmati nya sayang? "


"Tentu saja, kau benar-benar membuat ku gila sayang"


Jawab Ikram langsung memeluk tubuh Sinta, kini Sinta sudah berada di bawah kukungan tubuh Ikram, dan dia mulai memacu nya kembali dengan cepat dan penuh semangat


Membuat sang Istri mulai menjerit menyebut nama nya,


Sungguh mereka benar-benar gila sekarang, setelah beberapa jam memacu, akhirnya kenikmatan yang hakiki pun berhasil mereka dapat kan...


"aaaa........ hhh............


Rancau mereka berdua meng akhiri permainan,


Bersamaan dengan rasa hangat yang merasuki milik Sinta,di dalam hati mereka berdoa jika, akan tumbuh benih di dalam perut Sinta yang akan menyempurnakan cinta mereka,


"Terimakasih istri ku" ucap ikram tersenyum


"Terimakasih juga suami ku,ucap Sinta tersenyum bahagia


"Kau benar benar wanita bar bar Sinta, aku sangat mencintaimu sayang"


"Aku juga sangat mencintai mu mas Ikram"


Dan mereka saling berpelukan, menumpahkan rasa cinta dan sayang di hati mereka berdua


Beberapa menit kemudian, Ikram menggendong Sinta ke arah kamar mandi, mereka akan segera membersihkan diri untuk segera mengunjungi Wulan di rumah sakit,


***


Sedangkan di rumah sakit, saat ini Wulan sedang melakukan pengobatan kemoterapi yang sangat menyakitkan tubuh nya,


Dengan sisa semangat yang dia punya, Wulan bertekad agar bisa sembuh kembali seperti dahulu,


Dokter Imran benar-benar memberikan nya motifasi yang bisa membuat dirinya bangkit kembali, dengan tujuan untuk orang orang yang menyayangi nya..

__ADS_1


Beberapa jam kemudian, Wulan sudah selesai dengan pengobatan nya, dan saat ini dia sudah duduk kembali di kursi roda milik nya..


"Apakah terasa sangat menyakitkan Wulan? " tanya dokter Imran


"Iya Dokter, rasa nya masih tetap sama seperti biasa nya, dokter apakah aku bisa sembuh kembali seperti dulu? "


"Tentu saja bisa, asalkan kita yakin dan semangat, pasti kesembuhan akan bisa kamu dapat kan kembali"


"Iya, dokter benar, mulai sekarang aku akan semangat untuk sembuh"


Tak lama kemudian, suster yang menjaga Wulan masuk ke dalam ruangan pengobatan, dia ingin memberi tahu Wulan jika ada kerabat nya yang ingin menjenguk diri nya..


"Nona kerabat anda sudah menunggu anda di dalam ruangan perawatan"


"Siapa..... suster? " tanya Wulan penasaran


"Nyonya Sinta dan tuan Ikram Nona"


"Oh..., baiklah, ayo kita temui mereka" jawab Wulan tersenyum


Setelah berpamitan dengan dokter Imran, Wulan pun langsung meninggal kan nya menuju ke ruang rawat inap, kini Wulan sudah di pindah kan dari ruang ICU karena masa kritis nya sudah terlewati


Begitu sampai di dalam ruangan, Wulan langsung melihat ke akraban yang terjadi kepada pasangan baru tersebut,


Ikram sedang tertawa bahagia Karena kerecehan yang Sinta lakukan, hal sederhana yang sangat jarang terjadi mereka perbuat dahulu saat masih menjadi pasangan suami istri,


Tampa sadar Wulan mulai menitikkan air mata nya, antara bahagia dan sesak menjadi satu di relung hati nya yang terdalam,


Dengan cepat, Wulan mulai menghapus air mata tersebut, dia kembali bersikap sewajar nya seperti biasa...


"Ehm...... " ucap Wulan


"Wulan... " Sinta mulai menatap ke arah Wulan dan bangkit dari kursi yang dia duduki.


"Sinta, apakah kalian akan segera pulang ke Indonesia? " tanya Wulan


"Iya, kami akan segera pulang, apakah kau sudah merasa lebih baik sekarang? "


"Iya, aku sudah lebih baik Sinta, dan aku akan berusaha agar bisa kembali sembuh seperti dulu" jawab Wulan yakin


"Bagus Wulan, akhirnya kamu semangat kembali, aku yakin kamu pasti sembuh Wulan"


"Terimakasih Sinta"

__ADS_1


ucap Wulan langsung memeluk tubuh Sinta...


__ADS_2