
Tepat pukul 19.00 malam, Ikram telah menginjakkan kaki nya di rumah yang baru dua minggu ini dia tempati bersama keluarga kecil nya tersebut
Dengan senyum yang terus menyungging, Ikram mulai membuka pintu rumah yang kebetulan tidak terkunci,
Saat pintu terbuka, Tiba-tiba Ikram merasa terkejut karena ke adaan rumah yang gelap gulita, Ikram dengan cepat langsung masuk. kedalam guna mencari keberadaan dua wanita yang sangat dia sayangi
"Sinta...., Cinta...., dimana kalian nak? " teriak Ikram panik
Ikram baru sadar jika memang tidak ada orang sedari tadi yang berjaga di rumah nya, bahkan pintu gerbang rumah yang biasa tertutup rapat pun tadi sudah terbuka dengan lebar membuat Ikram dengan mudah memasukkan mobil nya ke dalam perkarangan rumah.
"Kemana mereka semua, kenapa tidak ada orang sama sekali"
Ucap Ikram merasa panik, dengan cepat dia langsung mengambil handphone nya dan menghubungi para anak buah yang biasa berjaga di depan gerbang
"Nomor yang Anda tujuan sedang tidak aktif, silahkan tinggal kan pesan suara"
Terdengar suara operator dari nomor yang Ikram hubungi, lalu dia pun mulai menghubungi nomor sang istri, tapi tetap tidak ada jawaban membuat Ikram semakin panik
"Kemana mereka semua pergi? jangan bilang jika ini adalah salah satu ulah dari para musuh ku, baiklah lebih baik aku memeriksa listrik di rumah ini terlebih dahulu, agar memudahkan ku untuk mencari mereka di setiap sudut ruangan" ucap Ikram sendiri
Dengan langkah cepat Ikram mulai memutar tubuhnya untuk keluar dari pintu rumah, tapi baru beberapa langkah dia melangkah kan kaki nya Tiba-tiba Ikram di kejutkan dengan sinar lampu yang mulai menyala dengan terang..
Dan di susul dengan suara jeritan dari banyak orang yang membuat Ikram langsung kembali membalikkan tubuh nya.
"Surprise............ "
Ucap semua orang kompak, Ikram langsung terkejut dan tersenyum bahagia saat melihat banyak nya orang orang yang dia sayangi ternyata telah berkumpul di dalam ruangan tersebut..
Dengan lucu, Ikram mulai mengusap wajah nya dengan tangan saat melihat seorang wanita yang dia cintai itu mulai berjalan mendekat ke arah diri nya..
"Surprise sayang.... " ujar Sinta tersenyum
"Sayang, kau benar benar membuat ku hampir jantungan " kata Ikram langsung memeluk tubuh Sinta erat
Sinta yang mendapat pelukkan dari suami nya itu pun mulai membalas dengan tak kalah erat, dia membenamkan wajah nya di dada bidang milik Ikram,
__ADS_1
"Maaf jika membuat mu terkejut mas, aku hanya ingin memberikan mu kejutan"
"Terimakasih sayang, karena kau telah berhasil membuat suami mu ini merasa sangat terkejut" ucap Ikram membelai rambut Sinta sambil mengecup nya dengan sayang
Mereka yang melihat pemandangan tersebut pun mulai berdehem menyadarkan kedua sejoli yang sedang di mabuk asmara..
"Ehm....,udah dong jangan lama lama pelukkan nya, memang nya kita patung apa" ejek Tio
"Haha...., kau benar Tio, sepertinya hanya Sinta saja yang di lihat oleh Ikram saat ini, sedangkan kita, hilang tertutup kabut" ujar Bang Jack menimpali
"Om... om...., dua dua nya, jangan ledeki ayah cinta mulu ya, ayah kan lagi peluk mama Sinta karena lagi bahagia, soal nya di dalam perut mama sudah ada adik nya Cinta" ucap Cinta dengan polos
Ikram yang mendengar perkataan dari putri nya tersebut pun langsung melepaskan pelukkan nya dan menatap wajah Sinta dengan intens
"Apa benar yang dikatakan oleh Cinta sayang? " tanya Ikram penasaran
"Emmm......., iya mas,dan ini dia kejutan penting nya yang ingin aku beritahu sama kamu, aku hamil mas..., ada garis dua di strip ini mas" kata Sinta tersenyum senang
Ikram yang melihat strip kecil yang di pegang oleh Sinta pun langsung mengambil nya dan menatap nya dengan lama..
Dengan cepat, Ikram langsung mengangkat tubuh Sinta dan sedikit memutar nya..
"Terimakasih sayang..., kau benar benar membuat ku sangat bahagia" kata Ikram tersenyum senang
"Terimakasih juga mas, karena kamu memiliki bibit yang sangat unggul, aku juga merasa sangat bahagia mas Ikram" ucap Sinta tak kalah tersenyum
Mereka semua yang berada di ruangan itu ikut tersenyum senang dengan kebahagiaan yang Sinta dan Ikram dapat kan...
Akhirnya lengkap sudah rejeki yang Ikram miliki, bukan hanya harta dan pendamping yang setia, tapi juga dia diberi tambahan anak dengan waktu yang sangat cepat...
Ibu Aisyah yang melihat kebahagiaan dari kehidupan Ikram saat ini pun tampa sadar sudah menjatuhkan air mata nya di pipi,
Sungguh tidak pernah terbayang kan jika pria yang dulu nya miskin dan selalu dihina kini telah bangkit berubah menjadi seorang pria yang sukses dan memiliki kehidupan sempurna,
Dia berdoa semoga Ikram selalu bahagia dan tidak pernah berubah, tetap menjadi Ikram yang tidak sombong serta berhati baik budi dan akhlak nya,
__ADS_1
"Ibu bahagia melihat kehidupan kamu saat ini nak, semoga kamu selalu seperti ini dan tidak pernah berubah, doa ibu akan selalu mengiringi mu nak Ikram" ucap Ibu Aisyah pelan
Winda yang mendengar perkataan ibu nya itu pun, langsung memeluk tubuh ibu Aisyah dari samping...
"Alhamdulillah ya buk, bang Ikram, bisa menemukan kebahagiaan dan kejayaannya, Winda gak nyangka sama semua yang terjadi buk, ternyata Tuhan itu memang maha adil untuk hamba nya yang sabar dan tambah, ini adalah balasan dari kesabaran bang Ikram di masa lalu nya buk" ujar Winda tersenyum
"Iya nak, dan berkat Ikram juga, kamu sekarang sudah lulus kuliah dan bisa bekerja di perusahaan terkenal yang ada dijakarta, ibu harap, jadi lah adik, ipar dan bibi yang baik untuk mereka bertiga Winda, karena tampa mereka, kita bukan lah siapa siapa saat ini"
"Pasti buk, aku janji akan menghormati mereka seperti keluarga kandung ku sendiri, " Jawab Winda tersenyum
Tak lama kemudian, terdengar suara pria paruh baya yang mulai berjalan mendekati Ikram dan Sinta,
Pak Bagas, langsung memeluk menantu nya itu dengan perasaan bangga, sambil sekali kali menepuk pundak Ikram dengan pelan
"Selamat mantu ku, aku akui ternyata kau benar benar perkasa dan hebat, karena bisa menghasilkan bibit yang sangat unggul, oya pertahan kan kehebatan mu ini ya Ikram, karena aku akan meminta banyak cucu dari kamu dan Sinta"
ucap Pak Baskara membuat kedua pasangan suami istri tersebut langsung membulat kan mata nya...
"Tapi pa......
" Tidak ada tapi tapi, papa ingin kalian memberi kan papa 6 cucu, agar keturunan Baskara semakin kuat dan hebat
"Apa........,
" Papa......, memang nya Sinta induk kucing apa...? " tanya Sinta cemberut..
Mereka semua yang mendengar pertanyaan dari Sinta pun mulai tertawa dengan lucu....
Hay semua para readers setia aku, jangan lupa ya kalau sempat mampir juga ke novel aku yang tidak kalah seru dan menarik,
Menceritakan tentang seorang pria yang membalas dendam dengan seorang mafia terhebat dan terkaya di negara A, dan cerita nya benar-benar halu, karena pria tersebut memiliki layanan sistem yang membuat nya menjadi kaya dan juga kuat,
jika penasaran langsung mampir ya kak, makasih Kak🙏🙏🙏🙏 🥰🥰🥰😄
__ADS_1