
"Bang Jack...... "
Panggil Ikram yang sudah berada di depan pintu kamar bersama dengan Sinta...
Membuat kedua insan yang berada di dalam kamar tersebut mulai terkejut saat melihat kedatangan kedua orang yang tak di undang,
Bang Jack, saat ini sedang berdiri sambil menggendong wanita yang bernama Ayu, yang mereka kenal sebagai guru Cinta dan juga pelayan di dalam markas..
"Kau...... " teriak Bang Jack terkejut
"Kenapa kalian kemari malam malam begini? bukan nya aku mengajak mu bertemu besok" ucap Bang Jack sambil meletakkan Ayu perlahan di atas ranjang...
Ikram dan Sinta mulai menatap ke arah dua manusia tersebut, bagaimana bisa seorang pelayanan di markas , kini berada di satu kamar dengan sang majikan dan tidur dalam satu ranjang,
"Jangan menatap kami seperti itu" ucap bang Jack tersenyum
Ikram langsung mengerti dengan senyuman yang di tampilkan oleh abang nya tersebut, seperti nya mereka berdua memang sudah melewatkan sesuatu yang sangat penting
"Bang..., apa kau sedang merahasiakan sesuatu dari ku? " tanya Ikram
"Menurut mu bagaimana? "
"Jawab pertanyaan ku bang, jangan malah kembali bertanya" ucap Ikram kesal
"Baiklah, aku akan memberikan mu kabar gembira, maaf karena sebelumnya aku sempat menyembunyikan nya dari mu Ikram, tapi sungguh aku juga tidak pernah menyangka jika ini akan terjadi"
"Jangan memutar mutar perkataan bang, ayo cepat jelas kan secara rinci" ucap Ikram
"Iya..., aku dan Ayu, kami sudah resmi menjadi suami istri"
Ucap bang Jack membuat Ikram dan Sinta merasa terkejut
"Apa.....!! sejak kapan bang, kenapa abang tidak memberi tahu ku? "
"Sejak aku menelfon mu saat malam itu, apa kau tidak ingat? "
"Oh..., maksud mu saat aku berada di Korea, dan saat aku akan melakukan malam pertama ku yang tertunda karena mu ya? " tanya Ikram,
Sinta yang mendengar pertanyaan sari suami nya itu pun langsung memijak kaki suami nya tersebut, bisa bisa nya suami nya itu menyebut malam pertama mereka berdua..
__ADS_1
"Sakit sayang... " kata Ikram menjerit menatap Sinta
"Siapa suruh mulut nya gak bisa di rem" jawab Sinta kesal,
"Iya maaf sayang, "
Jawab Ikram langsung menatap kembali ke arah dua Insan yang sedang menatap mereka juga.
"Bang, aku sangat ingat, malam itu kau menelfon ku hanya untuk menanyakan ciri ciri wanita hamil, jangan bilang jika kau.... "
"Hehe...., iya Ikram,sebentar lagi aku memang akan menjadi ayah, karena Ayu sedang mengandung anak ku.. "
"Apa......!!!! ucap mereka kompak
" Bang Jack beneran hamilin Ayu? " tanya Sinta
"Iya Sinta,.. dan kejadian itu, terjadi tampa di duga dan di rencana kan" jawab Bang Jack tersenyum
"Tidak....., tentu saja bang Jack sudah merencana kan nya, iya kan? " tanya Ayu yang tiba tiba bangkit dari berbaring nya..
"Sayang.... " panggil bang Jack lembut
"Benarkah begitu bang? " tanya Ikram dan Sinta kompak
"Iya...., itu karena dia tidak selesai selesai membersihkan kamar ku, padalhan aku sudah memperingatkan jangan pernah memasuki kamar ku ini, tapi dia tetap bandel, jadi.. bukan salah ku jika aku melakukan hal yang lebih bukan" jelas Bang Jack tersenyum
"Dasar bujang lapuk, kau pun kenapa memasuki kamar Bang Jack, apa kau tidak tahu jika dia ini tidak pernah pacaran ataupun melihat wanita dengan jarak dekat..., haduh... kau benar-benar salah Ayu" ucap Ikram menimpali
Sinta yang melihat Ayu menundukkan kepala nya pun langsung mendatangi nya..
"Ayu, aku tahu jika semua kejadian yang menimpa mu adalah kesalahan Bang Jack yang sudah mempekosa mu dengan paksa, tapi... karena kejadian itu juga kalian kini menjadi pasangan suami istri yang sah di mata agama, apa lagi sudah ada janin yang hadir di dalam perut mu ini, aku rasa itu semua adalah proses dari perjalanan takdir kalian, jadi aku harapn, cobalah kau untuk menerima Bang Jack mulai dari sekarang " ucap Sinta menjelaskan
Ayu langsung mengangkat kepala nya dan menatap wajah Sinta dengan tersenyum,
"Terimakasih untuk saran mu ini Sinta, jujur sebenarnya aku juga sudah menerima keberadaan Bang Jack di hati ku, karena selama sebulan aku mengenal nya, ternyata dai adalah pribadi laki-laki yang baik dan sabar" Jawab Ayu tersenyum menatap Bang Jack
"Apa.......!! apa aku tidak salah mendengar nya?? " tanya Bang Jack meyakinkan
"Tidak Bang..., aku berkata yang sebenarnya" jawab Ayu malu malu
__ADS_1
"Oh my god..., kau dengar itu Ikram..., akhirnya aku mendapatkan wanita yang mau menerima aku apa ada nya juga, haha... "
"Terimakasih sayang..., aku sangat mencintaimu.. " ucap Bang Jack memeluk Ayu..
Ikram dan Sinta langsung menggeser badan mereka untuk memberi ruang kepada kedua manusia yang sedang di mabuk cinta tersebut..
Ikram menatap Bang Jack dengan bahagia, akhirnya abang nya yang sudah berumur seperti bujangan lapuk tersebut bisa mendapatkan wanita yang mau menemani masa hidup nya yang sangat membosankan..
Sinta yang memperhatikan ekspresi wajah dari suami nya tersebut pun langsung menggenggam tangan Ikram dengan erat, membuat Ikram melihat kesamping menatap Sinta..
"Apa kamu sangat bahagia mas Ikram? " tanya Sinta tersenyum
"Iya sayang, akhirnya Bang Jack bisa menemukan jodoh nya juga, aku sangat bahagia rasa nya" jawab Ikram tersenyum,
"Iya..., walaupun mereka berbeda umur sangat jauh, tapi tetap saja mereka tampak serasi"
"Sayang..., sepertinya kita harus berkerja keras lagi mulai dari sekarang" ucap Ikram sambil memeluk bahu Sinta
"Bekerja keras untuk apa.. ? bukan kah selama ini. kita memang sudah bekerja keras, sampai menghasilkan usaha yang sukses dan berkembang pesat" jawab Sinta sok polos
"Bukan itu maksud ku, tapi bekerja keras di atas ranjang, pokok nya bulan ini juga kamu harus sudah hamil, agar aku tidak kalah dari sang bujang lapuk"
"Haha....., aku kira apa..., kalau soal itu, aku siap kok kapan pun mas mengajak nya, aku juga pengen mempunyai Ikram junior, yang bisa memimpin perusahaan papa Baskara dan perusahaan mas nanti nya.. "
"Yasudah, ayo kita pulang sekarang, ngapain juga kita jadi obat nyamuk untuk mereka" ajak Ikram mulai menggandeng bahu Sinta.
"Eits........., kau mau kemana Ikram.... ? balik kesini" panggil Bang Jack
"Apa sih Bang... "
"Huek..... huek.... huek.....
Ayu mulai memuntahkan isi perut nya kembali di dalam kamar mandi, untung saja Bang Jack dengan cepat langsung menggendong Ayu, jika tidak pasti akan habis ranjang Bang Jack terkena muntahan Ayu..
" Lihat ini istri ku, sedari tadi muntah terus, tolong kau pergi kedapur dan buatkan aku minyak bawang,"
"Apa....!!!
" Jangan membantah Ikram, "
__ADS_1
"Baiklah..., ayo sayang" ajak Ikram