
Lain hal nya di dalam mobil, setelah mendapat pelukkan secara tiba tiba dari Sinta,
Ikram pun merasakan keterkejutan di jantung nya, sungguh Sinta bersikap sangat aneh setiap hari nya, selain berani menatap nya dengan terang terangan, Sinta sekarang sudah berani memeluk nya dengan tiba. tiba.., membuat Ikram menjadi salah tingkah...
"Benar benar gila wanita itu... apa dia sengaja ingin membuat aku jantungan.. kenapa dia selalu membuat ku seperti ini..? selain suka menatap ku dengan waktu yang lama sambil terus tersenyum, dia juga sudah berani memeluk tubuh ku.., apa jangan jangan nanti dia akan berani mencium ku juga.., huh..benar benar wanita yang agresif.."
Ucap Ikram sendiri, dan tampa sadar, dia sudah tersenyum karena membayangkan tingkah Sinta yang mulai Agresif dengan dirinya
Tak lama kemudian, dia pun menghidupkan kembali mobil nya meninggal kan perkarangan kantor Baskara Group..
Saat ini Ikram sedang menuju ke arah markas besar, karena dia akan melakukan rapat dadakan untuk membahas masalah penyerangan yang di alami oleh Sinta, sudah saat nya untuk dia membawa geng Black Dragon keluar dari dunia haram, dan saat ini dia akan membawa geng nya itu untuk menolong orang-orang yang memang membutuh kan pertolongan, dan semua dia lakukan atas Izin dari abang nya Bang Jack..,
Selama satu jam menempuh perjalanan, akhirnya Ikram sudah sampai di depan gerbang markas, dan mereka yang berjaga di depan gerbang pun langsung membuka nya untuk mempersilakan Ikram masuk, sungguh mereka adalah orang-orang yang dapat di percaya dan penurut, pantas saja bang Jack sangat menyayangi mereka semua,
karena bagi mereka, kesetiaan adalah hal utama, tampa ada kata takut atas ancaman apa pun.. dan Ikram yang sudah lebih mengenal mereka kini memiliki rasa persaudaraan yang sangat erat, dia berjanji akan rela bertaruh nyawa jika menyangkut geng Black Dragon...
"Selamat pagi bos.. " sapa mereka hormat
"Pagi.., ayo kita berkumpul di ruang rapat, ada hal penting yang akan saya sampaikan.. " ajak Ikram berjalan masuk
"Baik bos.. " jawab mereka hormat...
Tak lama kemudian, mereka semua sudah duduk di ruang rapat yang tersedia di dalam markas, sungguh ini adalah rapat yang ke dua kali nya Ikram lakukan, dan Ikram berusaha agar terlihat tegas dan berwibawa di depan anak buah nya yang berwajah sangar dan menyeramkan, serta berbadan tinggi besar melebihi diri nya...
"Bagaimana hasil interogasi yang kalian lakukan..? apa sudah mendapatkan hasil..? tanya Ikram
" Belum bos.. mereka bersikeras menutup mulut mereka bos.., bahkan mereka rela bertaruh nyawa sekalipun.. jawab Mark menjelaskan
__ADS_1
"Wah... ternyata mereka benar-benar setia dengan junjungan nya.. "
"Bos..., itu adalah jati diri kami sebagai anggota geng bos, jika kami dalam ke adaan seperti mereka, maka kami juga akan melakukan hal yang sama seperti yang mereka lakukan, lebih baik mati dari pada berkhianat bos.. " jawab Mark menimpali...
"Iya, aku sangat bangga dengan kalian semua, tapi kalian juga harus tahu, jika aku juga sama seperti kalian, apapun yang terjadi, aku akan tetap melindungi anggota ku walau nyawa taruhan nya.., Mark nanti kau antar aku ke penjara, karena aku yang akan berbicara kepada mereka.. "
"Baik bos... " jawab Mark hormat
"Baiklah, seperti yang kalian tahu jika aku akan memberikan misi penting untuk kalian semua, kita harus melindungi putri dari keluarga Baskara, saat ini nyawa mereka sedang terancam, karena ada yang ingin membunuh mereka, aku ingin kalian memantau dari kejauhan setiap yang di lakukan oleh keluarga Baskara, jangan sampai lengah sedikit pun, karena aku yakin, saat ini orang yang mau membunuh keluarga Baskara, pasti sedang gencarnya melakukan aksi penyerangan, jika kalian melihat hal yang mencurigakan, langsung bergerak cepat, kita harus menangkap otak di balik kejahatan ini.. apa kalian mengerti? "
"Kami mengerti bos..jawab mereka kompak
" Bagus, Mark, kau utus 2 orang untuk memasuki perusahaan Baskara, lakukan perbaikan CCTV dan pantau pergerakan di sana, lalu selanjutnya utus sebagian anak buah untuk memantau putri Baskara dari kejauhan, karena dia sering berpergian untuk memantau proyek, dan terakhir, apakah kita mempunyai kelompok yang tersebar di Korea.. "
"Ada bos... bos besar sudah membuka lebar geng kita sampai ke luar negeri bos.. "
" Laksanakan bos.." jawab Mark
"Okey, rapat kita akhiri sampai disini, aku tunggu kabar baik dari kalian semua sekarang bubar lah, akau akan menelfon bang Jack... "
"Baik bos.."
Setelah para anggota keluar dari ruangan, Ikram pun langsung menghubungi nomor telfon abang nya yang sudah 6 bulan pergi menjalan kan misi ke luar negeri....
Tut.... tut... tut....
Suara telpon tersambung. dan langsung di angkat oleh pemilik nya..
__ADS_1
"Hallo Ikram... " jawab bang Jack
"Hallo bang.. apa kau Baik baik saja di sana bang..? " tanya Ikram panik
"Iya, aku baik di sini, bagaimana dengan ke adaan disana.. aman terkendali bukan...? "
"Aman bang.. kapan kau kembali bang..? "
"Haha... kau ini seperti anak yang merindukan bapak nya..aku belum tau kapan kembali, misi ku sangat banyak Ikram..kau lakukan lah misi pertama mu itu, jangan sampai gagal Ikram.., jika ke adaan mendesak, kau wajib untuk membunuh penjahat itu, jangan takut Ikram.. kau harus tegas dan berani,, "
"Baiklah bang., aku akan mengingat perkataan mu ini, bang aku menyuruh geng yang ada di Korea untuk melindungi Baskara. bagaimana menurut mu bang? "
"Lakukan Ikram, mereka pasti akan mengikuti perintah mu.. kau adalah bos kedua bagi merekajawab bang Jack
" Terimakasih bang, oya, apa kau memerlukan bantuan ku untuk menyelesaikan misi mu yang ada disana bang.."
"Tidak Ikram, aku masih sanggup mengatasi nya, jika aku sudah tak mampu, pasti aku akan meminta bantuan mu, kau fokus lah dengan misi mu, jika ada apa apa langsung hubungi aku.. oya satu lagi, pakai trik halus Ikram.. jika kau ingin mendapatkan induk nya, maka kau harus mendapatkan anak nya terlebih dahulu..apa kau paham maksud ku..? "
"Aku paham bang.. dan aku akan melakukan trik mu ini, untuk menjebak musuh ke lubang nya sendiri.. "
" Bagus..., aku sangat yakin dengan kemampuan mu Ikram, jika begitu aku sudahi telfon nya.."
"Iya.. bang..! "
Dan setelah telfon itu mati, Ikram pun langsung menyusun rencana nya dengan matang,
Dia berusaha sebisa mungkin, agar misi dan juga tanggung jawab nya di proyek dan usaha yang dia jalani, bisa berjalan dengan beriringan,
__ADS_1
Bahkan dia ingin membuat usaha nya lebih maju pesat lagi, dengan membuka cabang di setiap daerah, untuk saat ini dia akan merasa lelah dan letih, tapi untuk kedepan nya, dia akan menikmati hasil jerih payah nya tersebut dengan bahagia...