
Saat ini Ikram sedang fokus mendesain gambar proyek yang akan dia bangun,
Semua gambar yang akan di gunakan untuk pembangunan gedung,semua menggunakan desain dari hasil karya Ikram sendiri, karena itulah daya tarik dari seorang Ikram, dia selalu menggunakan hasil karya nya, tampa memerintah arsitektur lain nya, dan setelah itu, baru lah pengerjaan nya dia serahkan kepada pusat pembangunan yang terdiri dari beberapa perusahaan yang sudah bergabung dengan perusahaan milik nya,
Tepat pukul tiga sore, Tio mengetuk pintu dan masuk ke dalam ruang kerja milik Ikram, dia ingin memberitahu jika Kenzo beserta sekretaris nya akan mengajak nya bertemu di cafe terkenal yang ada di jakarta,
"Bagaimana, apakah kau bersedia menemui nya? " tanya Tio menatap Ikram
"Baiklah, ayo kita temui dia Tio, dimana dia akan mengajak kita bertemu? "
"Di cafe terkenal milik istri mu sendiri Ikram" Jawab Tio tersenyum
Ikram langsung menatap Tio dengan lama,
"Okey, aku menghubungi istri ku terlebih dahulu, dan kau bisa keluar untuk menyiapkan segala berkas yang perlu kita bawa"
"Baik bos, aku akan segera kembali"
Jawab Tio hormat, sambil berlalu pergi dari ruangan Ikram...
Setelah melihat Tio keluar dari ruangan milik nya, Ikram pun langsung menghubungi sang istri tercinta, untuk memberi tahu jika dia akan pulang sedikit telat karena harus bertemu kline,
Tut..... tut..... tut.....
Suara handphone mulai tersambung, tak lama kemudian, terdengar suara anak kecil yang mengangkat telfon dan menyapa Ikram
"Halllo ayah..... "
"Hallo juga sayang ayah, nak apakah kamu berada di rumah sekarang? "
"Iya ayah, Cinta dirumah bersama mama, Ada juga nenek Aisyah sama tante Winda yang baru tiba ayah, mereka berkunjung ke rumah oma karena kangen sama Cinta ayah" jawab Cinta dengan pintar
"Benarkah sayang, jadi saat ini dimana mereka semua? "
"Mereka sedang berada di dapur ayah, mama dan tante Winda sedang membuat kue yang sangat enak, ayah, sebentar lagi pulang kan? "
"Iya, ayah mungkin agak telat pulang nya sayang, karena ayah masih harus bertemu dengan teman kerja ayah, Cinta, tolong panggilkan mama ya, ayah ingin bicara dengan mama"
__ADS_1
"Siap ayah, tunggu sebentar ya ayah, Cinta panggil mama dulu"
Ucap Cinta ditelfon, beberapa menit menunggu, akhirnya Sinta menyapa Ikram dari telfon.
"Hallo mas... maaf ya aku lagi sibuk tadi," ucap Sinta tak enak
"Iya, tidak apa sayang, oya mas mau pamit sama kamu, mungkin malam ini aku akan pulang sedikit telat, karena aku akan bertemu dengan kline untuk membahas pekerjaan"
"Oh, sama kline dari mana mas, terus bertemu nya dimana? " tanya Sinta penasaran
"Aku akan bertemu dengan Kenzo, pemilik perusahaan Megathica Architects, kamu ingat kan sayang dengan nama perusahaan tersebut? "
"Iya aku ingat kok mas, kalau gak salah perusahaan papa pernah menjalin kerja sama sama dia,"
"Iya sayang, dan dia berencana akan mengajukan kerja sama dengan perusahaan ku, bagaimana menurut mu sayang? "
"Emm..... mas bukan nya dia adalah salah satu pesaing dari perusahaan mu mas, kalian kan memiliki usaha dan juga potensi yang sama, menurut ku, sedikit aneh jika dia ingin mengajukan kerja sama dengan pesaing nya sendiri" jelas Sinta
"Kamu benar sayang, mas juga sempat berfikir demikian, tapi setelah di kaji ulang, tidak ada salah nya memberikan kesempatan, tapi jika dia berani bermain curang dan berkhianat, maka aku tidak akan mengampuni nya"
"Baiklah, aku akan selalu mendukung apa pun keputusan mas Ikram, oya kalian akan bertemu nya dimana mas? "
"Benarkah..! apakah dia tahu jika itu adalah cafe milik ku mas? "
" Mungkin tidak, karena selama ini kan cafe tersebut menutupi dengan rapat siapa pemilik nya,mereka semua mana tahu jika pemilik cafe itu adalah seorang wanita yang sangat cantik dan baik" puji Ikram menggoda
Sinta yang mendengar gombalan receh dari suami nya tersebut pun mulai tersenyum malu..
"Mas.., jangan menggoda ku sekarang"
"Loh.. memang nya kenapa sayang"
"Gak boleh, soal nya lagi jauh, aku kan jadi gak bisa cium kamu mas hehe" jelas Sinta tertawa
"Haha.... baiklah, nanti kita sambung lagi ya acara gombalin nya, setelah mas sampai dirumah, sekarang mas akan pergi dulu, bay sayang"
"Okey, bay juga sayang ku.. "
__ADS_1
Jawab Sinta memberikan ciuman di akhir pembicaraan nya, setelah telfon mati, Ikram pun langsung bangkit untuk menemui sang asisten yang sudah menunggu nya di luar pintu ruangan..
"Ayo kita pergi sekarang" ajak Ikram
"Baik bos"
Jawab Tio mengikuti langkah sahabat nya tersebut..
Saat ini mereka sudah berada di dalam mobil, Tio mengemudi stir mobil sambil mengajak Ikram membahas tentang proyek yang sedang mereka tangani, terbukti jika semua desain dan juga bahan yang Ikram pilih semua terlihat sangat bagus dan indah, bahkan semua para pemilik proyek merasa kagum dan puas dengan apa yang Ikram lakukan tersebut,
"Kau sangat beruntung Ikram, karena semua klien kita merasa sangat puas dengan hasil dari desain dan juga bahan bangunan yang kau pilih, " puji Tio membuat Ikram tersenyum
"Iya, aku bersyukur karena usaha ku di mudahkan dengan yang maha kuasa, oya, apakah perusahaan Singapore sudah menghubungi mu Tio, mereka seperti nya juga akan menjadi kline kita selanjut nya" tanya Ikram
"Sudah, dah pertemuan akan di adakan seminggu lagi, seperti nya kau akan membangun proyek besar di luar negeri kali ini, jadi persiapkan otak mu agar bisa menciptakan desain yang membuat mereka langsung tertarik sekali melihat nya" jelas Tio
" Baiklah, aku akan mendesain dengan hasil yang sangat memuaskan Tio, dan kali ini, jangan sampai siapa pun melihat hasil desain ku ini, karena aku ingin memperlihatkan kepada pengusaha Singapore itu secara perdana, "
"Siap bos, aku akan menjaga hasil desain mu nanti, dan tidak akan membiarkan nya sampai bocor, "
"Bagus, kau memang lah asisten ku yang berbakti" goda Ikram..
Beberapa menit kemudian, mereka kini sudah tiba di cafe milik Sinta, Setiba nya di dalam cafe, Ikram dan Tio langsung di sambut ramah oleh sang pelayan..
"Selamat datang tuan Ikram "
"Iya, selamat datang juga, oya apakah tamu yang bernama Kenzo sudah tiba pelayan? " yang Ikram
"Sudah tuan, mereka sudah menunggu tuan di ruangan VIP ,mari saya antar tuan"
Ajak pelayan tersebut, dengan cepat Ikram dan Tio mulai mengikuti langkah sang pelayan..
Kini mereka bertiga telah memasuki ruangan VIP yang ada di cafe tersebut, terlihat jika Kenzo sedang menunggu nya bersama seorang wanita yang sangat cantik dan berpenampilan seksy, yang mungkin adalah sekretaris nya..
"Silahkan tuan" ucap pelayan membuat Kenzo dan wanita tersebut langsung melihat ke arah Ikram dan Tio..
"Terimakasih" jawab Tio
__ADS_1
Mereka mulai mendekati kursi yang duduki oleh Kenzo, dan detik kemudian, Kenzo serta wanita tersebut langsung berdiri menyambut kedatangan Ikram..
"Hay bro,...