
"Indra wiguna? untuk apa dia menelfon ku. ? " tanya Charles tersenyum smirk
Dan dia pun langsung mengangkat panggilan itu..
"Hallo... " ucap Charles
"Hallo Charles? , apa kau sudah berada di indonesia saat ini..? " tanya Indra panik
"Iya, kenapa memang nya? "
"Charles, apa kah kau mau membantu ku, aku.. sedang dalam masalah besar saat ini"
"Masalah apa.. ? " tanya Charles
"Iya, ada orang yang menusuk ku dari belakang Charles,dan membuat usaha ku bangkrut semua, tolong, kau bantu aku untuk menemui orang itu, bukan kah kau mempunyai anak buah yang sangat hebat" ucap Indra
"Memang nya kau tidak punya anak buah, kenapa menyuruh anak buah ku? " tanya Charles heran
"Anak buah ku hilang satu persatu Charles, aku juga tidak tahu kenapa mereka bisa hilang tiba-tiba, tolong bantu aku Charles.."
"Baiklah, tapi aku harus menyelesaikan misi ku terlebih dahulu, baru aku akan membantu mu,"
"Iya, tidak masalah Charles, aku... aku akan menunggu mu.. dan membantu mu jika kau mau.."
"Ya sudah, sekarang kau bersiap siap lah dengan istri mu, kita akan pergi ke pesta yang di adakan oleh oleh Ryan, karena aku akan menemui mantan kekasih ku.. " ucap Charles tersenyum
"Baiklah, aku pasti akan tiba di sana dengan tepat waktu, terimakasih teman.. "
"Hemm.... "
Setelah panggilan itu mati, Indra pun langsung bangkit dan tersenyum senang,
"Akhirnya, sebentar lagi aku akan mengetahui siapa dalang di balik kehancuran usaha ku, kekuatan Charles dan gangster nya sudah tidak diragukan lagi, pasti sangat mudah untuk mereka mencari penyusup itu.. "
Ucap Indra sendiri, setelah itu dia langsung keluar dari ruang kerja nya menuju masuk ke dalam kamar..
Saat tiba di dalam kamar, Dia menatap ke arah Wulan yang masih duduk betah di atas ranjang nya, dengan perasaan marah, Indra pun langsung mendatangi dan membentak Wulan..
__ADS_1
"Wulan....?? ada apa sebenarnya dengan mu hah, tolong jangan membuat kesabaran ku habis..? " tanya Indra marah
Sedangkan Wulan masih diam tak memperdulikan pertanyaan yang di lontarkan suami nya itu..
Indra yang merasa tidak di perdulikkan pun langsung mencengkram kedua bahu Wulan dengan geram..
"Cepat kau katakan kepada ku..? jangan membuat aku lebih emosi lagi Wulan.. "
Ucap Indra dengan wajah memerah, Wulan yang mendapat cengkraman dari Suami nya pun mulai menangis dengan sangat pilu..
Membuat Indra semakin marah dan melepaskan cengkraman nya,
"Brengsek....., kau benar-benar membuat ku kesal Wulan...?? aku sangat tidak menyukai sikap mu ini, seharusnya saat ini kau bisa menghibur ku, tapi apa yang kau lakukan, kau hanya diam seperti orang stress dan menambah beban ku Wulan...? " teriak Indra marah
Setelah itu, Indra langsung merogoh handphone nya untuk menelfon seseorang..
"Cepat kau datang ke kamar ku, jangan banyak bertanya, ayo cepat datang.. " teriak
"Baik tuan"
Indra menatap wajah pengawal nya itu dengan tatapan tajam, sedangkan Wulan menatap pria itu dengan wajah gugup
"Cepat kau katakan, kemana kau mengantar istri ku selama aku pergi kemarin? " tanya Indra marah
"Sa.... saya hanya mengantar nyonya ke mall untuk berbelanja dan bertemu dengan teman teman nya tuan..? " ucap pengawal berlutut di depan Indra
Tiba-tiba Indra langsung mengeluarkan pistol di balik baju nya dan menodongkan nya ke arah pengawal.
"Apa kau kira aku bodoh hah? aku tidak bisa kau tipu pengawal penghianat..? teriak Indra marah
Pengawal itu pun langsung mengeluarkan keringat dingin, dia menatap wajah Wulan dengan memohon
"cepat katakan dengan jujur, atau aku akan menembak kan pistol ku tepat di kepala mu"
"Ba..... baik tuan, sa... ya mengantar nyonya untuk menemui anak nya tuan, dia bersekolah di tk. permata bunda, dan saya hanya menunggu nya di depan gerbang tuan.. " jawab pengawal takut
"Kurang ajar !!! jadi kau melanggar janji mu Wulan..? " teriak Indra marah
__ADS_1
"Baiklah, kali ini aku akan memaafkan mu, karena kita harus pergi ke pesta malam ini, kau utus MUA untuk datang kesini dan suruh bibik Ijah untuk memandikan nyonya muda, cepat,lakukan sekarang juga"
"Baik tuan, terimakasih tuan, sama permisi"
Pengawal itu langsung keluar kamar untuk melakukan perintah yang Indra ucap kan..
Sedangkan Indra, saat ini dia menatap wajah Wulan dengan tatapan tajam..
"Sepertinya kau mulai membangkang ku Wulan.. , dan aku akan memberi kan mu pelajaran setelah kita selesai mengahadiri acara pesta itu, "
Tak lama kemudian terdengar suara ketukan pintu dari luar, dan masuk lah bibi Ijah yang bekerja dirumah Indra
"Kau urus dia, buat dia sewangi mungkin, aku ingin malam ini dia terlihat cantik dan memukau.. "
"Baik tuan.. " ucap nya hormat..
*****
Tidak terasa malam pun telah tiba, dan saat ini Ikram dan Sinta sudah siap dengan setelan mereka,
Ikram terlihat sangat tampan dan gagah, sedangkan Sinta terlihat sangat cantik dan anggun, setelah berpamitan kepada Cinta dan Ibu Aisyah, mereka pun langsung masuk ke dalam mobil
"Bagaimana penampilan ku sayang...? " tanya Sinta
"Sangat cantik, rasanya aku tidak rela jika disana nanti kau akan ditatap oleh banyak mata pria"
"Haha... memang nya kenapa..? kan mereka punya mata masing masing, itu hak mereka sayang.. "
"Ya, kalau bisa aku akan menutup mata mereka dengan kain, "
"Jangan berlebihan Ikram, ayo kita pergi sekarang, "
"Baiklah tuan Putri,ingat ya sayang, , kamu harus menggenggam tangan ku terus menerus, jangan melepas nya okey,,? '
" Siap bos"
Jawab Sinta hormat, dan mereka pun mulai melakukan kendaraan nya menuju ke arah hotel bintang lima, tempat di adakan nya acara pesta perusahaan" Ryan Prima"....
__ADS_1