
Dengan sesegukan Wulan memeluk Tubuh Cinta dengan erat, akhirnya waktu yang sudah lama dia nantikan bisa menjadi nyata..
Dimana dia bisa kembali menyentuh tubuh putri kecil nya yang dia lahir kan 4 tahun yang lalu, sangat banyak pengorbanan yang Wulan perjuangkan untuk anak nya Cinta..
Karena dulu, tidak mudah untuk nya menjalan kan masa kehamilan dalam keadaan keuangan yang sangat kritis, saat itu Ikram sedang tidak mempunyai pekerjaan, dan Wulan mengalami gejala morning sickness yang sangat parah, dan mengharuskan Wulan agar masuk ke ruang perawatan rumah sakit,
Hidup diperantauan tampa tempat tinggal yang jelas, membuat mereka tidak mempunyai kartu gratis berobat, ditambah lagi, dengan tidak mempunyai keluarga atau pun kenalan yang mapan, membuat mereka harus benar benar menjadi sepasang suami istri yang saling menguatkan.
Dan akhirnya Dengan perjuangan yang Wulan lakukan,, Wulan pun bisa mendapatkan pertolongan dari dokter dan juga menjaga buah cinta mereka sampai terlahir ke dunia dengan selamat...
Setelah puas memeluk tubuh Cinta,Wulan mulai melerai pelukkan nya dan menyentuh wajah Cinta yang ternyata ikut menangis..
"Anak bunda..., maafin bunda ya karena bunda sudah jahat sama kamu, bunda sudah tega meninggalkan kan kamu begitu saja, demi menuruti ego bunda sendiri.. "
"Iya, bunda jahat, Bunda gak sayang cinta, bunda kerja gak pulang pulang, Cinta panggil bunda setiap hari, tapi bunda gak dateng juga"
Cinta mulai meluapkan semua perasaan yang dia pendam selama satu tahun lama nya, membuat Wulan semakin merasa bersalah,
" Maafin bunda Cinta, bunda ngaku salah, bunda mohon jangan benci bunda nak..! kamu adalah harta satu satu nya yang bunda miliki saat ini, bunda janji akan menebus kesalahan bunda dan waktu yang satu tahun bunda lewatkan sama kamu, kamu mau kan nak maafin bunda..? " tanya Wulan menangis
"Iya bunda.., Cinta mau, cinta kangen bunda.. cinta gak benci bunda, cinta cuma takut sama bunda" jawab Cinta polos
Sebenci benci nya anak kecil, tetap saja dia lebih memilih bunda nya dan lebih menyayangi wanita yang sudah melahirkan nya kedunia, karena memang sudah kodrat nya, jika anak dan ibu mempunyai batin yang sangat kuat, bahkan tidak bisa dipisahkan oleh apapun
Entah mengapa saat ini Sinta merasa kan sesak didalam dada nya, , jujur saja dia sangat bahagia melihat Cinta bisa kembali menyayangi ibu kandung nya, tapi tak dapat di pungkiri juga, jika saat ini ada rasa takut yang mulai menyerang perasaan nya tersebut,
Bagaimana pun, hubungan antara dia dan Ikram belum terjalin terlalu kuat, sedangkan Wulan Dan Ikram, mereka sudah mengenal satu sama lain dan pernah menjalani biduk rumah tangga yang bahagia, bagaimana jika Suatu saat nanti, Cinta meminta ayah nya itu, untuk kembali lagi dengan bunda nya..
Sekuat tenaga, Sinta menepis semua pemikiran yang mulai menggangu hati dan perasaan nya saat ini..
"Mama Sinta..." panggil Cinta membuyarkan lamunan Sinta
__ADS_1
"Eh,iya... ada apa sayang" tanya Sinta terkejut
"Ma, ternyata Cinta masih punya kakek lo, ini adalah kakek Cinta ma, nama nya kakek Adam.. " ucap Cinta dengan tersenyum bahagia
Seperti nya fikiran Sinta benar-benar terganggu saat ini, bagaimana bisa dia tidak memperhatikan momen dimana Cinta bisa berkenalan dengan pria paruh baya tersebut
Dengan tersenyum, Sinta mencoba bersikap sewajar nya..
"Kenalin, saya pak Adam,bapak nya Wulan"
Ucap pak Adam mengulurkan sebelah tangan nya, dengan sopan, Sinta pun menyambut tangan pak Adam dan bergantian mengenal kan diri
"Saya Sinta pak, calon Istri ayah nya Cinta.. " ucap Sinta tersenyum
Tampa dia tahu, jika Wulan yang mendengar ucapan dari Sinta pun mulai terdiam membeku..
"Apa....????...jadi benar tebakan ku, jika wanita ini adalah kekasih mas Ikram, seperti nya aku benar-benar tidak mempunyai harapan lagi, tapi apa mungkin mas Ikram dengan mudah bisa melupakan aku, dan menggantikan hati nya dengan wanita lain, sedangkan yang aku tahu, mas ikram sangat mencintai aku dengan sangat dalam, seperti nya aku harus mengajak berbicara wanita ini secara hati ke hati" ucap Wulan di dalam hati
"Maaf ya...., jika beberapa bulan yang lalu, aku pernah memperlakukan mu dengan sangat tidak baik" ucap Wulan menyesal
"Hah..., ya tidak apa, aku mengerti keadaan mu saat itu, "
"Oya, siapa nama kamu, seperti nya kita belum pernah berkenalan"
"Panggil saja saya Sinta"
"Baiklah,Sinta, jika kamu besedia, saya ingin mengajak kamu berbicara empat mata, apa kamu mau? "
"Okey, " jawab Sinta terpaksa
"Pak, tolong bawa Cinta jalan jalan sebentar ya" Ucap Wulan kepada pak Adam
__ADS_1
"Iya nak, ayo jalan jalan sama kakek, Cinta mau kan? " tanya pak Adam
"Mau kek, mama Cinta pergi jalan jalan sama kakek ya ma" ucap Cinta meminta izin"
Dengan cepat, Sinta pun langsung menganggukan kepala nya, membuat Cinta merasa senang dan langsung memeluk pinggang Sinta dengan manja
"Makasih ma.. " ucap Cinta tersenyum
Dan semua itu tak luput dari penglihatan Wulan yang sedari tadi memperhatikan kedekatan mereka berdua..
Terasa tercubit dan sakit, melihat pemandangan itu, layak nya seorang ibu kandung, yang merasa iri karena putri kecil nya lebih dekat dengan orang lain yang di panggil mama, dari pada dengan dia ibu kandung nya...
Setelah melihat kepergian Cinta dan pak Adam, Wulan pun mulai mengajak Sinta untuk duduk bangku yang ada di taman..
Saat ini, mereka sudah duduk ditempat nya masing-masing, sebelum Wulan membahas hal penting yang dia maksud, Wulan mencoba mengucap kan rasa terimakasih nya karena sudah mau menjaga Cinta selama dia pergi menjauh
"Sinta, sebelum aku memulai pembicaraan kita, aku ingin mengucapkan banyak terimakasih terhadap diri mu karena selama ini sudah mau menemani anak ku dan menyayangi nya dengan sangat tulus, "
Ucap Wulan membuat Sinta terkejut dan mencoba untuk menangkan diri nya..
"Oh, jangan seperti itu, aku sangat tulus menyayangi anak kamu Wulan, "
"Iya, Sinta aku tahu kamu adalah wanita yang baik tapi aku juga tahu, jika kamu ingin memiliki mantan suami ku serta anak ku juga, sebagai seorang wanita aku dapat merasakan nya,maaf bukan nya aku tidak sadar dengan kesalahan yang pernah aku perbuat, tapi..... jika aku ingin memperbaiki semuanya, apa kamu mau memberikan waktu untuk aku bisa memulai nya kembali????....
Degghg.........
Sinta merasakan debaran jantung yang sangat kuat, apa maksud dari perkataan wanita ini, jangan bilang jika dia ingin kembali lagi dengan mantan suami dan juga anak nya...
"Apa maksud mu sebenarnya, bicaralah yang jelas dan to the poin"....
" Aku...........!!!!!!!
__ADS_1