
"Kau.......!!! "
Ucap Ikram terkejut saat membalikkan tubuh nya dan menatap ke arah wanita yang telah lancang memeluk diri nya dari belakang...
"Mas...... " ucap Wulan dengan air mata yang sudah membanjiri pipi nya
"Kenapa kau bisa ada di sini, tolong pergi lah dan jangan ganggu aku.. " ucap Ikram menghindari Wulan
Tapi sedetik kemudian, Wulan pun langsung mencekal tangan Ikram dan menubruk tubuh Ikram dengan cepat..
Wulan menenggelam kan wajah nya ke arah bidang dada Ikram, membuat Ikram terkejut setengah mati...
"Apa yang kau lakukan Wulan...? " tanya Ikram marah
Membuat semua mata para undangan langsung menatap ke arah mereka.. Anton dan Tio mulai panik dan berusaha untuk memisahkan Wulan dari tubuh Ikram yang sudah dia peluk dengan erat
"Hiks..... hiks.... maafin aku mas.., maafin aku, aku benar-benar menyesal mas Ikram, aku sangat menderita saat ini, aku hancur mas... " ucap Wulan menangis dengan sangat pilu
Sungguh Ikram sangat terkejut dengan apa yang di lakukan mantan istri nya itu, dengan sekuat tenaga dia mencoba melepaskan pelukkan Wulan yang terasa sangat erat,
Ikram pun menatap sekeliling nya yang mulai berbisik membicarakan nya, membuat Ikram bertambah kesal karena dia tidak ingin jika sampai merusak acara Ryan teman bisnis nya itu..
"Wulan.....? ayo kita bicarakan Baik baik, tolong jangan seperti ini? aku tidak mau membuat kehebohan yang akan menghancurkan acara teman bisnis ku.. " ucap Ikram berusaha menahan emosi nya..
"Tidak...., aku takut kamu pergi lagi mas... " jawab Wulan menggeleng kan kepala nya
"Aku janji tidak akan pergi, ayo lepas kan Wulan.. ! " Ikram mencoba berbicara lembut..
"Baiklah, tapi kamu harus mendengarkan semua yang aku katakan pada mu mas" jawab Wulan yang sudah melerai pelukku nya..
Dan dengan cepat, Ikram melangkah menjauhi Wulan untu mengambil jarak, tapi detik kemudian tiba-tiba ada yang menumbuk wajah Ikram dengan sangat kuat membuat Ikram terdorong kebelakang...
Bukkk.......
__ADS_1
"Bangsat kau pria hina...! apa kau tidak punya malu hah.." teriak Indra setelah memberi bogem mentah ke wajah Ikram
Ikram yang mendapat kan serangan tiba-tiba pun tidak bisa menghindar, dia langsung berdiri dan menatap siapa yang sudah berani menyerang nya
"Brengsek kau manusia laknak... " teriak Ikram marah
Buukk.........
Ikram gantian memberi tunjangan ke wajah Indra hingga berkali kali, rasa marah sudah memenuhi otak dan hati nya, membuat semua para tamu menatap ke arah mereka..
"Mas... udah mas...... " teriak Wulan panik
Tapi adu jotos masih terus terjadi, sampai beberapa menit kemudian, datang lah 6 orang pengawal yang di bawa oleh Ryan
"Hentikan..!! " teriak Ryan marah
"Kalian benar-benar sudah merusak acara ku..., bagaimana aku bisa kecolongan, padalhan aku sudah berusaha menghindari nya...,aaakh..,.." jerit Ryan meraup wajah nya frustasi.
Dan tak lama kemudian Ryan pun menatap ke arah wajah Indra......
"Siapa yang kau maksud tamu spesial mu...? aku kan.. " tanya Indra balik
"Cih...., dasar bodoh, apa kau tidak mengenal dia, dia adalah tamu spesial ku, pembisnis paling sukses di bidang interior, Desain dan juga dia adalah arsitektur terkenal di negara Indonesia yang sedang naik daun, bahkan saat ini dia sedang membangun perusahaan raksasa ku..., jadi tentu saja Ikram Pratama lah tamu spesial ku malam ini.. dan kau sudah lancang kepada tamu ku.. "jelas Indra marah
Tapi tidak dengan kedua orang berlain jenis kelamin itu, Indra merasa terkejut setengah mati, saat mendengar ucapan yang di lontarkan oleh teman kuliah nya dulu, sedangkan Wulan... merasa bahagia dan menyesal
" Tidak...., kau pasti bohong, mana mungkin dia adalah orang kaya raya.. kau.. kau telah di tipu oleh nya Ryan! "
"Apa maksud perkataan mu Indra...? " tanya Ryan penasaran
"Asal kau tahu Ryan, sebelum kau mengenal nya, aku lah yang sudah mengenal pria hina ini, dia ini hanya lah pekerja buruh bangunan yang mengemis ngemis dengan kepala proyek, kalian dengar semua yang ada di sini agar kalian tidak tertipu oleh laki-laki bajingan seperti dia, pria ini tu miskin, dia hina dan tak punya apa-apa,bahkan untuk menghidupi istri dan anak nya saja dia tidak sanggup, karena dia bodoh, tidak mempunyai ke ahlian dan tidak mempunyai tamatan yang tinggi, dia hanya pesuruh dan pekerja serabutan, bagaimana bisa kau mengatakan jika dia adalah pembisnis sukses dan arsitektur terkenal hah... hahahha........ kau sudah di tipu oleh tampang nya Ryan, oya aku juga baru tahu jika ternyata sekarang dia memiliki pekerjaan sampingan sekarang, yaitu menjadi seorang gigolo...., dasar Hina..... "
Ucap Indra tepat di depan wajah Ikram, dan semua orang saat ini sedang memperhatikan ke arah Indra dan Ikram,
__ADS_1
Wulan hanya bisa menangis sedih, saat mendengar sendiri pria yang sangat dia cintai itu, telah di hina habis habissan dengan suami nya sendiri
Pllakkkk............
Sebuah tamparan terdengar nyaring di ruangan itu, membuat semua mata terkejut menatap nya...
"Kenapa kau menampar ku hah..! seharusnya pria penipu ini yang kau tampar... " teriak Indra marah
Dan Ikram hanya tersenyum tipis melihat tingkah Indra yang tampa sadar sudah menghancurkan harga diri nya sendiri
"Jika perlu, aku ingin sekali membunuh mu saat ini Indra....! ( teriak seseorang) aku tidak menyangka, ternyata sifat jelek mu sedari kuliah dulu tidak pernah berubah dan semakin menjadi, kau persis seperti teman mu Charles, yang suka merendah kan orang lain dan berlagak sok kuasa...! lebih baik kau keluar sekarang juga, bawa sekalian istri mu ini dan jangan pernah menampakkan batang hidung mu di depan mata ku lagi Indra...., selama nya...! " teriak Ryan sangat marah
"Ryan... seharusnya kau mengusir penipu ini, kenapa kau malah mengusir ku bodoh... "
"Apa.... bodoh, kau mengatai aku bodoh bangsat, apa kau kira aku tidak tahu jika sekarang kau itu sudah hampir miskin karena bangkrut, usaha mu sudah bangkrut dan jatuh kan, berarti itu tanda nya kau yang bodoh, pengawal.....!! cepat kalian seret mereka berdua keluar dari hotel ku... " teriak Ryan
"Baik tuan muda.. "
Dan mereka langsung memegang tangan Inda dan Wulan dengan paksa, membuat mereka tidak bisa berkutik..
Indra benar-benar marah dan mengamuk, sedangkan Wulan dia menangis pilu sambil menatap ke arah wajah Ikram...
"Mas Ikram......, " panggil Wulan pelan
Ikram pun langsung memalingkan wajah nya, agar tidak menatap wajah Wulan yang sangat memprihatinkan....
Setelah mereka berdua tak nampak dari jangkauan, Ryan pun langsung membubarkan kerumunan dan mendatangi Ikram..
"Maaf teman, maaf karena aku kau jadi di permalukan seperti tadi... "
"Kau tidak salah, dia memang tidak tahu jika aku sudah sukses dan berhasil, karena dia terlalu menyepelekan ku dan merendahkan kemampuan ku, jadi walaupun dia sering mendengar nama ku disebut oleh para pembisnis, tetap saja dia akan menutup sebelah telinga dan mata nya, untuk berpura-pura tidak mengetahui... karena rasa memandang ku rendah sudah mendarah daging di dalam darah nya.. "
"Kau benar teman, dan kita tidak perlu susah susah menjelaskan apa pun untuk orang seperti Indra, ayo kita lanjutkan acara nya....
__ADS_1
Ucap Ryan melanjutkan acara pesta