Bangkitnya Pria Terhina

Bangkitnya Pria Terhina
Malam pertama gol


__ADS_3

Terdengar suara handphone milik Ikram yang terus berdering berkali kali, membuat Ikram terpaksa harus menghentikan aksi nya tersebut


Dengan wajah kesal, Ikram mulai menatap handphone milik nya dan melihat ke layar handphone, tertera nama bang Jack memanggil membuat Ikram mendengus dengan kesal


"Siapa sayang? " tanya Sinta tersenyum lucu


"Bang Jack, ayo kita lanjut lagi"


Ajak Ikram yang kini sudah menaruh handphone nya di meja dan kembali menyentuh dua gundukan indah tersebut,


Sinta dengan cepat langsung menahan kepala suami nya yang sedikit lagi hampir menyentuh dada nya yang sangat menggoda,


"Eits......., handphone mu kembali berdering sayang, cepat angkat lah dahulu, mungkin saja penting" jelas Sinta menahan Ikram


"Tapi sayang......!!!! "


"Kita lanjut dikamar, sekarang selesai kan dulu urusan mu bersama bang Jack"


Ucap Sinta sambil bangkit dari pangkuan Ikram, kini Sinta sudah berdiri di atas lantai, dia langsung membenahi kembali baju tidur transparan milik nya..


Ikram hanya diam menatap seakan tidak rela jika mainan baru nya yang beberapa detik dia nikmati kini sudah kembali di tutup oleh sang pemilik


"Sayang....!! "


"No......., cepat angkat telfon itu, aku akan menunggu kamu di dalam kamar mas Ikram"


Jawab Sinta langsung berlari pergi menuju ke lantai atas, sungguh Ikram seperti orang bodoh, yang hanya bisa melihat tampa bisa mengejar


Tak lama kemudian, Ikram kembali tersadar setelah mendengar kembali panggilan dari bang Jack,


Sumpah serapah mulai keluar dari mulut Ikram untuk sang lajang lapuk tersebut, awas saja jika tidak penting, aku berjanji akan mengganti nomor telfon ku fikir Ikram di benak nya..


"Hallo bang.....! " Sapa Ikram dengan nada kesal


"Hallo Ikram, kau dari mana saja hah...! kenapa tidak mengangkat telfon ku,sudah berkali kali aku menelfon mu Ikram, kau sengaja ya mengabaikan nya? "


Ucap bang Jack mulai mengomel, membuat Ikram langsung menjauh kan handphone dari telinga nya...


"Hallo....... hallo........ "


"Iya..., aku masih di sini bang, ada apa abang menelfon ku malam malam begini? " tanya Ikram penasaran


"ikram, aku ingin menanyakan mu hal yang sangat penting"

__ADS_1


"Iya, katakan lah bang, aku akan mendengar dan menjawab nya"


"Baiklah, begini..., Ikram aku sungguh ingin mengetahui nya? kau kan sudah pernah menjadj seorang suami sebelum nya, jadi pasti kau tahu, ciri ciri wanita yang sedang hamil, cepat kau beritahu aku, bagaimana ciri ciri nya Ikram? " tanya bang Jack penasaran


Ikram mulai mengeryitkan keningnya dengan perasaan heran, setan apa yang merasuki ketua gengster tersebut, kenapa malah menanyakan ciri ciri wanita hamil


"Aku sedikit lupa bang, karena kejadian itu kan sudah sangat lama terjadi, "


"Iya, tapi kau pasti mengingatnya walaupun hanya sedikit, ayo cepat beritahu aku Ikram! " teriak bang Jack kesal


"Baiklah, yang aku ingat, wanita hamil memiliki ciri ciri, suka muntah dan juga suka makan makanan asam, ya.... seperti nya seperti itu bang"


"Apa.......!!!!!! "


"Kenapa bang? apa terjadi sesuatu di sana? kenapa aku merasa kau menjadi sangat aneh bang? " tanya Ikram curiga


"Tidak, aku tidak apa apa..., baiklah, terimakasih untuk info nya, oya kapan kau pulang Ikram?"


"Aku akan pulang setelah menyelesaikan misi ku menembus gawang bang, sudah lah, kau benar-benar sudah mengganggu ku bang" ucap Ikram kesal


"Wah...., sepertinya kau kalah cepat dengan ku Ikram, hahahah............. "


"Apa.....! apa maksud mu kalah cepat bang! " teriak Ikram terkejut


"Tidak, aku hanya bercanda, oya soal mantan mertua mu, aku sudah menjebloskan dia ke penjara, dan aku menuntut nya dengan pasal pembunuhan berencana, mungkin 2 minggu kedepan akan di lakukan sidang putusan nya" jelas bang Jack


"Kenapa terburu buru Ikram? oh, apakah kau ingin menerobos gawang mu sekarang juga? " tanya bang Jack tertawa


"Jangan meledek ku bang, kau benar benar sudah mengganggu kesenangan ku"


"Hahaha....., baiklah, maaf jika aku sudah mengganggu mu Ikram, jujur aku tidak tahu, tapi aku ucapkan selamat berbuka puasa Ikram, jika kau lupa dengan cara nya, kau bisa meminta bantuan ku"


"Huh, untuk apa aku meminta bantuan dengan bujang lapuk seperti mu bang"


"Waw...., kau benar benar sudah menghina ku ya Ikram, baiklah, kita buktikan sekarang, siapa yang paling top cer di antara kita berdua, semoga kau berhasil adik ku yang lugu"


Ucap bang Jack langsung memutuskan panggilan nya,


Ikram yang mendengar ucapan dari abang nya itu pun, mulai merasa heran dan penasaran.


"Kenapa dia menantangku...? memang nya dia mempunyai seorang istri sekarang, dasar bang Jack" ucap Ikram sendiri


Setelah itu, dia pun langsung berjalan menuju menaiki lantai atas,

__ADS_1


Setiba nya di depan pintu, Ikram langsung membuka pintu tersebut, dan masuk kedalam nya..


Cklek......


Dengan cepat Ikram menutup pintu kamar dan mengunci nya, saat dia membalikkan tubuh nya ke arah ranjang,


Tiba-tiba Ikram langsung diam seperti patung, sungguh Ikram tidak pernah menyangka, jika istri nya tersebut benar benar melakukan apa yang dia janjikan kepada Ikram


Sinta sudah berbaring di atas ranjang dengan mengenakan Lingerie berwarna merah cerah, membuat kulit nya yang putih semakin bersinar dengan sangat terang dan menggoda


Selanjutnya Sinta mulai bangkit dan berjalan menuju ke arah Ikram berdiri, dengan gaya sensual Sinta menyentuh tubuh Ikram yang sudah merasa panas dan ingin beledak


"Ayo kita mulai pertempuran nya sayang, aku akan membuat malam pertama kita menjadi sangat berkesan" bisik Sinta sambil mencium kuping Ikram


Dengan cepat Ikram langsung menyerang Sinta dengan sangat menggebu,dia menikmati tubuh sang Istri tampa ada yang terlewat kan,


Setelah sama sama polos, Ikram langsung menggiring Sinta menuju ke atas ranjang, dan ciuman bergairah pun kembali terjadi, mereka saling menyesap dan berperang lidah, tangan Ikram sudah bermain kesana kemari, membuat Sinta mulai menggelinjang dengan hebat karena perasaan yang asing mulai menyerang nya,


Setelah puas menikmati tubuh sang istri, saat nya menyantap hidangan istimewa, Ikram memberi ransangan tepat di gawang yang akan di bobol,


"Apakah kau siap istri ku? " tanya Ikram dengan wajah penuh gairah


"Iya,lakukan sekarang sayang, aku sudah tidak tahan"


"Baiklah, jika sakit, kau bisa menggigit punggung ku sayang"


"Hemmm.. " ucap Sinta mengangguk


Dengan perlahan, ikram mulai mengarahkan Anaconda nya ke sarang yang masih tertutup rapat, sedikit menekan nya sambil memberikan rileksasi kepada sang Istri


"Ahhkkkk".... teriak Sinta


" Tahan sayang, sedikit lagi" ucap Ikram sambil terus menekan nya dengan cepat,


"Akhhhh.......... "


Jleeebbbbb....... , masuk dengan sempurna, bersamaan dengan jeritan Sinta yang ada di bawah kukungan tubuh Ikram


"Bagaimana rasa nya, apa menyakitkan? " tanya Ikram pelan


"Sakit, tapi...aku ingin lebih sayang, cepat kau gerakkan dengan perlahan " ucap Sinta bergairah


"Baiklah, sesuai permintaan mu permaisuri ku"

__ADS_1


Dan pertempuran pun kembali terjadi, Sinta sangat menikmati permainan yang di lakukan oleh Ikram, seperti nya Anaconda benar benar memuaskan rasa lapar nya yang sudah satu tahun lebih berpuasa


Terdengar suara erangan dan lenguhan di kamar tersebut saling bersahutan, akhirnya, Ikram dan Sinta sudah berhasil menyatukan jiwa dan raga mereka... dengan Cinta yang semakin kuat dan abadi


__ADS_2