Bangkitnya Pria Terhina

Bangkitnya Pria Terhina
Hancur nya Ikram


__ADS_3

Bukkk......


Suara pukulan yang sangat keras mendarat di pipi Indra,


"Akkh.... " jerit Indra yang menahan sakit,


Dia sempat terkecoh dengan gaya Ikram yang ingin menumbuk perut nya, tapi ternyata malah menyerang wajah nya,


"Brengsek kau pria Hina." jerit Indra marah


dan perkelahian itu mulai kembali terjadi, saat ini Indra pun gantian meninju perut Ikram dengan sangat kuat, membuat Ikram meringis menahan sakit, setelah nya dia pun langsung kembali bangkit dan menyerang Indra dengan membabi buta, dia benar benar mengeluarkan seluruh kemampuan yang dia milikki, membuat Indra mulai tidak mampu mengimbangi nya,


Dan Indra pun terjatuh ke rerumputan setelah menerima tendangan dari kaki Ikram, dan saat itu lah Ikram kembali menyerang Indra dengan tinju yang sudah terkepal


"Hiattt.........!!!" jerit Ikram dengan sangat emosi


"Berhenti... " teriak seorang wanita paruh baya yang menghentikan tinju Ikram yang sudah berada tepat di depan wajah Indra..


Ikram pun langsung menatap ke arah wanita tersebut, seorang ibu tua yang selalu menghina dan mengatai nya sampah, Ikram menatap nya dengan sangat tajam


"Berani sekali kau datang kemari dan membuat keributan di rumah calon menantu ku.. " teriak nya marah


Dan dia pun langsung membantu Indra untuk berdiri, dan kembali. menatap tajam ke arah wajah Ikram


"Kau... benar benar pria yang tidak tau malu.. apa kau sudah menjadi dungu sehingga kau tidak bisa mengerti dengan ucapan ku yang tempo hari aku katakan? untuk apa kau datang kemari dan membuat keributan hah? "


"Tentu saja aku kesini untuk membawa pulang istri ku kembali" Jawab Ikram tegas

__ADS_1


"Dasar manusia keras kepala, apa kau tidak bisa membaca surat yang aku berikan kemarin, apa sekarang kau sudah buta huruf, aku ucap kan sekali lagi pada mu, jika anak ku Wulan sudah mengajukan perceraian ke pengadilan, dan 1 minggu lagi kalian akan resmi bercerai, jadi kau jangan pernah berharap apa pun lagi, lebih baik kau pergi dan nikmati hidup miskin mu itu " ucap Ibu Ningsih marah


"Tidak..., aku tidak akan percaya dengan ucapan mu itu, aku tahu pasti kalian berdua yang sudah memaksa Wulan, dan sebelum aku mendengar sendiri dari mulut Wulan, maka aku tidak akan pergi dari sini.. "


"Dasar pembangkang.. baiklah aku akan memanggil Wulan, bersiap lah kau hancur pria miskin., pengawal... cepat kau bawa anak ku kemari. " ucap Ibu Ningsih


"Baik nyonya..."


Dan pengawal itu pun langsung masuk untuk membawa Wulan..,


Tidak butuh waktu lama saat ini Wulan sudah keluar dari rumah dengan mengenakan baju gaun yang sangat modis, dia juga memakai bedak dan lipstik, membuat tampilan nya sangat berbeda dari biasa nya, Wulan terlihat sangat cantik dan berkelas. membuat semua mata yang melihat nya, mulai pangling dan terpesona..


Termasuk Ikram dan Indra, mereka sama sama menatap Wulan dengan perasaan mendamba..


"Dek... " panggil Ikram lembut


"Apa kau tidak tahu jika ini sudah larut malam Mas... " ucap Wulan mengejutkan Ikram dan bang Jack


"Maaf jika mas terlambat menyelamatkan mu dek..tolong jangan marah, dan saat ini mas sudah datang.., ayo kita pulang dek.. kasihan Cinta sudah menanti kedatangan mu.." ucap Ikram sedih


Wulan yang mendengar ucapan itu pun, mulai menahan kesedihan nya, jujur dia juga sangat merindukan putri kecil nya itu, tapi semua sudah terlambat untuk nya, karena dia sudah memilih jalan yang salah ini, dan terpaksa mau tidak mau, Wulan tetap melakukan rencana awal...


"Apa yang kau katakan mas..., mungkin kau salah sangka dengan ucapan ku barusan, aku sudah tidak ingin kembali kerumah kumuh mu itu, karena aku sudah sangat nyaman berada disini.., lebih baik kau pulang lah sekarang juga, kasihan Cinta menanti mu, oya katakan juga pada nya jika aku sudah tidak mau menjadi ibu nya lagi, karena sebentar lagi kita akan resmi bercerai, dan kau bisa mencari ibu sambung untuk Cinta... " ucap Wulan menatap Ikram


Deggg.........


Sungguh Ikram benar-benar sangat terkejut, dengan perkataan yang istri nya ucapkan

__ADS_1


"Apa maksud perkataan mu Wulan...? apa kau sudah gila... tega sekali kau mengucap kan perkataan itu kepada ku dan anak mu sendiri, di mana hati nurani mu Wulan..? " tanya Ikram meneteskan air mata


Wulan yang melihat wajah Ikram pun mulai mencoba tenang dan kuat


"Bukan kah sudah jelas jika aku telah memberikan mu surat cerai mas.., itu artinya aku sudah tidak ingin menjadi istri mu lagi, aku sudah sangat bosan hidup miskin dengan mu, dan sekarang aku akan merubah nasib ku dengan menikah dengan mas Indra..., dengan begitu aku akan menjadi wanita kaya raya yang tidak kekurangan uang seperti sebelum nya.." jawab Wulan tersenyum


"Brengsek... kau benar-benar sudah menipu ku Wulan... sejak kapan kau selingkuh dengan pria bajingan itu hah...? jawab aku Wulan..? " teriak Ikram


"Sejak 1 tahun yang lalu mas Ikram...seperti nya aku memang sangat lah pintar, sehingga kau tidak bisa mencium perselingkuhan ku itu mas... " jawab Wulan mengejek


"Aaakhhh........, perempuan laknat kau Wulan.. brengsek.., aku bersumpah sangat membenci mu Wulan.., kau sungguh tega menghianati aku dan Cinta... dimana fikiran mu Wulan..? "


"sudah lah mas..., ini sudah sangat larut malam, lebih baik kau pulang sekarang juga, karena aku akan beristirahat bersama kekasih ku,, saran ku, rubah lah nasib mu itu mas, agar ada wanita yang mau menikah dengan mu lagi. bang Jack, bawalah Ikram pulang..., jangan biarkan dia kembali kesini lagi, karena seminggu lagi aku sudah resmi bercerai dengan nya.. " ucap Wulan menggandeng tangan Indra


Setelah itu, mereka ber tiga pun mulai masuk ke dalam rumah, dengan wajah Indra yang tersenyum mengejek ke arah Ikram. seakan dia mengatakan jika dia lah pemenangnya


****


Sedangkan Ikram, saat ini dia sudah luruh di atas rerumputan itu, dia menangis dengan sangat pilu, meluapkan rasa sakit dan rasa emosi di hati nya...


"Aaakkhh........., wanita keparat, wanita tidak berhati kamu Wulan..., aku sudah salah menilai mu selama ini.., kau penipu, kau sangat jahat dan tega, kau tidak punya hati sedikit pun Wulan..., hiks.. hiks..., kau benar-benar menghancurkan kehidupan ku Wulan..., kau menghancurkan hati anak ku..., apa yang harus aku jelas kan dengan anak ku yang masih terlalu kecil itu.., brengsek kau Wulan.. " teriak Ikram dengan sangat pilu


Bang Jack yang sudah tidak tahan menyaksikan kehancuran Ikram itu pun, mulai memapah tubuh Ikram untuk berdiri


"Bangun kram....., sudah cukup kau menghabiskan tenaga mu untuk wanita sial seperti dia... , lebih baik kita pulang sekarang, kasihan anak mu kram..., dia pasti sangat membutuhkan mu saat ini.. " ucap bang Jack mengingatkan


Setelah itu, mereka pun mulai keluar dari gerbang rumah itu dan menaiki mobil masing-masing, dengan perasaan hancur berkeping-keping, Ikram meninggalkan istri tercinta nya untuk selama lama nya..... 😭😭😭

__ADS_1


.


__ADS_2