Bangkitnya Pria Terhina

Bangkitnya Pria Terhina
Wanita di sekeliling Ikram


__ADS_3

Setiba nya di rumah Indra, Wulan langsung menuju ke kamar tamu yang ada di ujung lorong rumah nya, dia berencana akan meluap kan amarah dan kesedihan nya di kamar itu, agar suami nya Indra tidak bisa mendengar ulah nya itu...


"Tar..... tar.,...... brak........ "


"Aaaa aaa........... ini semua gara gara kamu mas Indra..! kamu yang udah bikin aku kehilangan jejak mereka ber dua... hiks... hiks.... aku benar-benar merindu kan kalian berdua sayang... "


Ucap Wulan membanting semua barang yang ada di kamar itu, setelah puas dengan yang dia lakukan, Wulan pun langsung luruh ke lantai kamar nya


"Maafin aku mas...., maaf jika perbuatan aku sudah menyakiti hati kamu, aku benar-benar tidak pernah memikirkan nya mas, aku sangat egois dan jahat, aku hanya memikirkan kesembuhan ku saja saat itu mas Ikram..., pantas lah jika kamu sangat marah dan membenci ku mas.... hiks.... hiks.... aku minta maaf mas Ikram.... "


Wulan mulai menelungkup kan tubuh nya di lantai, sungguh dia benar-benar merasa bersalah kepada mantan suami dan putri kecil nya...


Setelah merasa sedikit lega, dia pun langsung mengambil handphone nya dan menghubungi orang kepercayaan nya itu...


Tut..... tut..... tut....


"Hallo nyonya...? " jawab pria di sana


"Bob, kau cari pria yang bernama Ikram Pratama, aku tidak mau tahu, besok harus sudah ada informasi tentang dia, aku akan mengirim kan foto nya untuk mu.. "


"Baik bos..., tapi kali ini bayaran nya harus 2 kali lipat bos.. "


"Tidak masalah..., akan aku transfer jika kau besok berhasil.. "


"Baiklah bos, perintah di laksanakan segera.. "


Setelah telfon itu mati, Wulan pun kembali duduk di atas ranjang sambil menghapus air mata nya yang ada di pipi cantik nya


"Aku akan menemukan mu mas Ikram, dan aku akan bertemu dengan putri ku.. aku yakin, pasti sekarang dia sudah tumbuh besar dan sangat cantik..., maaf jika bunda melupakan mu sayang.... "


Ucap Wulan meratapi kesedihan nya...


******


Sedangkan di rumah Ikram pratama, saat ini Sinta sedang menyiapkan kan makan siang di rumah itu,


Kebetulan dia tidak bisa memasak, jadi dia menyuruh pembantu untuk memasak kan menu dan dia yang bertugas menyusun nya di meja makan..


Setelah selesai dengan kegiatan nya itu, Sinta pun mulai tersenyum sendiri..


"Aku seperti seorang ibu rumah tangga.., apa begini rasa nya memiliki keluarga.., sangat membuat hati ku bahagia.. " ucap Sinta sendiri


Dan tak lama, terdengar suara langkah sepatu yang mendekati ke arah meja makan..


Dan Sinta pun langsung menatap ke asal suara tersebut,dia melihat jika pria yang dia cintai sedang berjalan dengan sangat gagah dan berwibawa, sungguh lagi lagi Sinta terpesona dengan ke macho an Ikram yang semakin hari semakin bertambah..

__ADS_1


"Sinta...., jangan menatap ku seperti itu..? " ucap Ikram menyadarkan Sinta..


"Eh...., maaf, aku seperti nya selalu terpesona jika melihat mu.. " ucap Sinta malu


"Sinta, maaf ya jika aku sudah melakukan hal yang tak seharusnya aku lakukan, tapi sungguh aku benar-benar khilaf, dan aku berjanji jika mulai dari sekarang aku tidak akan mencium mu lagi" ucap Ikram tulus


"Hah...eh..., e.. baiklah, maaf juga jika aku sudah menerima perlakuan mu itu,, " jawab Sinta menahan malu dan kecewa


"Ikram... apa aku boleh bertanya sesuatu pada mu..? " tanya Sinta


"Silahkan Sinta. "


"Apa.. sampai detik ini pun kamu belum mempunyai perasaan apa apa kepada ku..? " tanya Sinta serius


"Aku tidak tahu Sinta, aku belum bisa mendapatkan getaran yang hebat di dalam hati ku, tapi aku merasa nyaman jika kita bersama, bagaimana jika kita jalani saja seperti biasa nya" jawab Ikram tak enak


"Hehe..., baiklah, itu tidak masalah Ikram..., aku juga tidak akan memaksa... " ucap Sinta menahan sesak di dada


"Baiklah, ayo kita duduk, sebentar lagi pasti Cinta dan ibu pulang.. "


"Baiklah... "


Dan mereka pun langsung duduk di kursi ruang makan, sungguh Sinta merasa sangat kecewa berat, tapi dia tetap optimistis jika perjuangan nya tidak akan sia-sia sia


"Sabar Sinta..., mungkin jalan percintaan mu memang lah tidak semulus jalan tol, banyak liku liku dan jurang yang akan kau tempuh, tapi jika dia merasa nyaman dengan ku, bukan tidak mungkin, jika cinta akan tumbuh dengan sendirinya, aku akan berusaha Ikram... , tapi jika kau sudah menemukan orang lain, maka saat itu lah aku akan mundur.. " ucap Sinta di dalam hati nya


"Assalamu'alaikum ayah.... " ucap Cinta memberi salam


Di ikuti dengan suara dua orang wanita yang ikut masuk ke dalam..


"Walaikumsalam nak" ucap Ikram dan Sinta bersama an


Mereka ber dua pun mulai bangkit menuju ke arah ruang tamu,


Saat tiba di sana, Ikram pun langsung berjongkok memeluk putri kecil nya itu,


"Ayah....., kenapa tadi pagi sudah pergi bekerja, Cinta carik ayah ke kamar tidak ada ayah.. " ucap Cinta cemberut


"Maaf ya sayang..., ayah ada pekerjaan yang sangat penting,dan hari ini ayah akan meluangkan waktu ayah untuk kamu sayang,tapi ayah nanti akan pergi ke kantor sebentar ya.... "


"iya, tapi janji ayah akan pulang cepat kan yah..?... "


"Iya sayang ayah.. " ucap nya mencium Cinta


Sinta pun tersenyum senang saat menatap ke akraban anak dan ayah itu, tapi detik kemudian, senyum nya pun langsung hilang dan redup saat tak sengaja mata nya menatap ke arah wanita di samping ibu Aisyah berdiri...

__ADS_1


Degg..........


Jantung Sinta berdetak kencang..., Tiba-tiba dia merasa takut dan kalut...


"Dia kan guru muda itu, kenapa dia ada di sini..? apa.. apa keperluan nya sehingga ikut mengantarkan Cinta pulang..? " tanya Sinta dalam hati


Dan lamunan Sinta pun langsung buyar saat mendengar ucapan Cinta yang membuat hati nya semakin bergemuruh


"Ayah..., Cinta bawa miss Ayu kerumah kita,karena Cinta ingin di ajarkan les sama miss Ayu, boleh kan yah...? " rayu Cinta


Dan Ikram langsung melihat ke arah guru muda itu dan tersenyum menyambut nya..


"Boleh kok sayang...,


" Makasih ayah, ayo miss kita masuk.. " ajak Cinta berlari memegang tangan guru itu


"Permisi pak.., saya akan mengajar les tambahan untuk anak bapak.. " ucap nya tersenyum


"Iya, terimakasih karena ibu mau meluangkan waktu nya untuk anak saya.., oya ayo kita makan siang terlebih dahulu, kebetulan kami akan memulai makan siang.. " ajak Ikram bersama sama


"yea.... dirumah Cinta rame.., tante Sinta, Cinta seneng banget karena rumah Cinta jadi rame sekarang.. " ucap Cinta polos


"Iya sayang" jawab Sinta tak semangat


dan saat ini mereka semua mulai menyantap makan siang itu dengan lahap, tapi tidak dengan Sinta, sungguh dia tidak bersemangat saat menatap guru muda itu yang terlihat sangat dekat dengan Cinta..


Tak lama kemudian, Sinta pun di kejutkan dengan sebuah tangan yang menyentuh tangan nya yang ada di bawah meja..


Dia menggenggam tangan itu dengan erat, membuat Sinta tersenyum senang...


🌹🌹🌹🌹


Saingan Sinta berat kan raiders......


hayo buat kalian, dukung Sinta atau Ayu si guru muda,


Atau juga ada yang masih dukung Wulan,


jujur author masih bingung kasih jodoh ikram..


wakwakwak



Visual Sinta vs Ayu🥰🥰🥰

__ADS_1



Visual Wulan vs Sinta🥰🥰🥰


__ADS_2