Bangkitnya Pria Terhina

Bangkitnya Pria Terhina
Sinta terpesona dengan Ikram


__ADS_3

Dengan perasaan sesak dan tak nyaman, Sinta terpaksa mengikuti langkah ibu Aisyah yang sudah memanggil nya,


Dan setiba nya di dalam kamar, ibu Aisyah memberi kan baju ganti untuk Sinta, setelah itu dia langsung meninggal kan Sinta agar lebih leluasa untuk membersihkan diri nya..


Tinggal lah Sinta seorang diri yang sedang merasa kalut dan mondar mandir kesana kemari,karena dia benar benar masih terganggu dengan ucapan Cinta dan Ikram yang sempat dia dengar sekilas...


"masak iya aku ada saingan..? apa guru itu lebih cantik dari pada aku..? dan Ikram... kenapa sampai sekarang dia belum juga memberi respon yang baik sama aku..sikap nya selalu dingin dan cuek, apa jangan jangan dia udah mati rasa akibat di selingkuhi istri nya..tapi mana mungkin Ikram kayak begitu, seperti nya aku harus lebih berusaha lagi.. " ujar Sinta berbicara sendiri


Setelah berperang dengan fikiran nya, Sinta pun memutuskan untuk masuk ke kamar mandi guna membersihkan tubuh nya...


Sedangkan di ruang tamu, saat ini Cinta masih betah membahas tentang ibu guru cantiknya kepada sang ayah, dan Ikram yang mendengar cerita dari anak nya itu pun mulai menanggapi dengan tersenyum...


"Ayah... boleh gak kalau Cinta main kerumah ibu guru..? " tanya Cinta dengan wajah memohon


"Memang nya Cinta tau di mana rumah ibu Guru..? "


"Tau dong yah.. rumah nya ada di samping TK Cinta yah.. tadi Cinta di ajak ke rumah nya sama ibu Guru.." jawab Cinta tersenyum bahagia


"Oh..., buat apa Cinta kerumah ibu guru..? "


"Buat Liat Archi dan Mely yah.."


"Siapa mereka Cinta..? apa temen baru kamu..? " tanya Ikram penasaran


"Iya yah..., mereka temen baru Cinta yah, imut banget yah, kalau ayah lihat, pasti ayah juga bakalan sukak..?"


Dan Ikram pun hanya menanggapi nya dengan menjawab "iya", karena Ikram mulai merasa pusing dengan perkataan anak nya itu yang selalu memuji ke cantik kan dan membahas tentang guru muda yang menurut Ikram hanya biasa biasa saja, dan saat Ibu Aisyah mendatangi mereka, dia pun mencoba untuk melarikan diri dari Cinta..


"Cinta..., ayah mau mandi dulu ya..Cinta sama nenek Aisyah ya.. " bujuk Ikram


"Iya.., tapi ayah janji dulu sama Cinta, nanti kita bakal main kerumah ibu guru.. "

__ADS_1


"Okey sayang..., hari libur kita main kerumah ibu guru.. "


"Yea... makasih ayah... Cinta sayang ayah.. "teriak Cinta memeluk Ikram


" Ayah juga sayang Cinta.. ya sudah ayah mandi sekarang ya..."


"Okey yah.. "


"Titip Cinta buk... " ucap Ikram meninggal kan mereka berdua..


Dan dia pun langsung menuju ke arah kamar nya untuk membersihkan diri,....


****


Saat ini Cinta sedang membantu Ibu Aisyah menyiapkan makan malam, Cinta berdiri di atas bangku sambil menyusun makanan itu dengan rapi, dia senang melakukan hal seperti itu, karena Cinta memang lah anak yang sangat aktif dan pintar,


Tak lama kemudian, terdengar suara langkah kaki yang mendekat ke arah meja makan, membuat Cinta dan Ibu Aisyah langsung menatap ke arah asal suara...


"Ini...., tante yang serem tadi ya...?" tanya Cinta heran


"Iya Cinta.., sekarang tante udah mandi dan wangi lo, tante cantik kan..."


"Iya.., tante cantik" jawab Cinta tersenyum


"Makasih sayang.., ya sudah, tante bantu ya susun makanan nya.. "


"Iya tante..sini tante deket Cinta.." panggil Cinta senang


"Eh..., tidak usah nak Sinta, biar ibu saja yang menyusun makanan nya, kan nak Sinta tamu di sini.. " ucap ibu Aisyah menimpali


"gak apa apa kok buk, Sinta senang melakukan nya.." jawab Sinta tersenyum manis

__ADS_1


Setelah mendengar jawaban Sinta, mereka pun mulai menyusun makanan itu bersama sama, Sinta benar-benar bisa mendekati Cinta dengan cepat, membuat anak itu sudah tidak takut lagi terhadap nya, dan memilih duduk di samping bangku Sinta, setelah semua selesai, mereka langsung duduk di bangku untuk menunggu kedatangan Ikram..


Tak lama kemudian, Ikram pun sudah datang, menuju keruang makan, dia memakai setelan baju kaos hitam yang sangat pas di tubuh nya dan juga celana ponggol kain, yang membuat penampilan nya terlihat sangat macho..


Dan Sinta yang menatap ke arah nya pun mulai menelan ludah kasar, dengan teliti, Sinta memperhatikan otot yang ada di tangan Ikram, yang terlihat sangat kekar dan menggoda iman, dan selanjutnya nya mata nya menelusuri ke perut Ikram yang sangat six pack, membuat Sinta mulai terbengong melihat ke indahan makhluk Tuhan yang sangat sempurna, di tambah kulit eksotik nya yang benar benar menggoda, bagaimana jika kulit itu mengeluarkan keringat yang membasahi tubuh nya..., pasti akan membuat semua wanita menetes kan air liur nya...


Wah..... seperti nya Sinta mulai membayangkan kan hal yang di luar ke wajaran..., dia benar-benar sudah jatuh ke lubang pesona Ikram yang paling dalam, andai saja mereka saat ini memiliki hubungan khusus, pasti tampa basa basi Sinta langsung memeluk Ikram erat, sambil memegang otot otot yang ada di tubuh Ikram..., sungguh Sinta merasa panas saat ini..


"Tante Sinta.... "


Teriak Cinta membuyarkan lamunan Sinta yang sudah entah kemana mana...,


Dan saat tersadar, Sinta pun merasa sangat malu, karena ketiga pasang mata itu sedang menatap nya dengan wajah bingung...


Sinta yang merasa Seperti maling yang ketahuan mencuri itu pun, mulai salah tingkah sendiri,


"Kamu kenapa Sinta...? wajah mu memerah..? " tanya Ikram yang berdiri mendatangi Sinta


"Eh..., aku.. aku gak apa apa kok,,, cuma agak syok aja.. " jawab Sinta malu


"Apa kamu masih merasa syok dengan kejadian tadi siang...? " tanya Ikram khawatir..


"Iya.... seperti nya begitu, Cinta maaf ya karena tante gak dengar saat kamu panggil.. "


"Iya..gak apa kok tante, sekarang ayo kita makan, Cinta laper tante.."


"Okay.., ayok buk, Ikram..., kita mulai makan sekarang... " ajak Sinta malu malu..


Dan mereka bertiga pun mulai menyantap hidangan makan malam itu dengan lahap, tapi tidak dengan Sinta,


Karena saat ini, dia masih merasa malu dengan pemikiran liar nya terhadap Ikram..

__ADS_1


"ya Tuhan... seperti nya aku benar-benar sudah gila..bagaimana bisa aku membayangkan jika aku sedang memeluk Ikram sambil menyentuh otot otot tubuh nya yang sangat kekar itu..untung aku tidak beneran berjalan memeluk Ikram..jika sampai itu terjadi, pasti aku akan sangat malu... tapi... Ikram memang benar benar sangat macho.., lihat itu kulit nya yang eksotik, pasti jika basah terken keringat akan semakin mempesona...wah... aku benar-benar sudah gila dengan Ikram..." Sinta merutuki diri nya sendiri di dalam hati sambil menatap wajah Ikram...


__ADS_2