Bangkitnya Pria Terhina

Bangkitnya Pria Terhina
Menerima informasi


__ADS_3

Saat ini, keadaan di dalam dapur itu benar-benar berubah menjadi dingin, Ikram masih terus menatap ibu mertua nya itu dengan mata yang tajam seakan memperingatkan jika dia sangat dendam dengan wanita tua tersebut


Begitu pun dengan ibu Ningsih, yang dengan berani membalas tatapan Ikram dengan wajah penuh kebencian


"Untuk apa kau kemari..?" tanya nya mulai tak sopan


"Cuih...., dasar berandal, dari dulu sampai sekarang ternyata kau tidak ada perubahan, masih tidak mau menghormati ku, apa kau lupa aku ini sekarang siapa?.. " tanya ibu Ningsih marah


"Oh.., apa sekarang kau sangat ingin jika aku hormati mu ibu mertua.. " jawab Ikram mengejek


"Dasar anak tidak tahu diri.., aku benar-benar membenci mu sampai tujuh turunan" jerit nya marah


"Ya.. aku sudah tahu itu, karena sudah bertahun tahun kau selalu mengucapkan nya berulang kali"


"Bagus lah jika kau masih mengingat nya, sekarang kau boleh sok terhadap ku, tapi nanti saat permainan sudah aku mulai, aku yakin kau akan menangis darah mencium kaki ku.."


"Terserah kau mau berkata apa.., sebaik nya kau pulang lah ibu mertua, karena aku tidak ingin, ada parasit di rumah ku.. "


"Ha... ha... ha..., rumah yang mana yang kau maksud, apa ini,,... tempat yang sedang aku pijak ini.., ini bukan rumah Ikram, tapi ini tempat pembuangan sampah, baiklah aku akan pergi sekarang,.. karena aku sudah berhasil mengambil sesuatu milik ku yang paling berharga.."


"Apa maksud perkataan mu itu..?" tanya Ikram penasaran


"Nanti kau juga akan tahu, setelah kau merasakan kehilangan.. " jawab ibu Ningsih langsung pergi keluar dari rumah itu..


Setelah kepergian ibu mertua nya, Ikram pun mulai meneliti setiap sudut di dalam rumah nya, berantakan dan hancur, itu lah yang terjadi sekarang, bahkan piring dan gelas yang ada di rak nya pun sudah habis pecah berserak di lantai..


Dia pun mulai meremas kepala nya karena merasa sangat frustasi..


"Aaaaaahh"....... jerit Ikram kesal


" Apa mau dia sebenarnya.., kenapa dia tiba tiba muncul setelah 3 tahun lama nya tidak pernah mengganggu kehidupan ku... "


"Oya..., dimana Wulan..?, kenapa dia membiarkan ibu nya masuk kedalam rumah, aku harus mencari nya.." kata Ikram berlalu pergi keluar rumah


Saat ini, Ikram langsung mendatangi kediaman ibu Aisyah untuk menanyakan keberadaan Wulan


"Assalamu'alaikum buk..."


"Walaikumsalam nak Ikram..., nak maaf ya jika tadi ibu sudah berkata kasar sama mertua kamu, tapi jujur ibu benaran gak tau kalau dia itu ibu nya Wulan.." ucap ibu Aisyah tak enak

__ADS_1


"Iya... gak apa apa kok buk, Ikram ngerti sama perasaan ibu.., oya, ibu tahu gak Wulan kemana?, saya sudah mencari nya dirumah, tapi dia tidak ada buk..? " tanya Ikram cemas


"Oh,, tadi pagi kata Cinta, bunda nya pergi sebentar dengan teman nya.., tapi ibu gak tau dengan teman nya yang mana.. "


"Baiklah jika begitu, saya pamit mencari Wulan ya buk.., saya titip Cinta lagi ya buk.. "


"Iya nak... pergi lah.. " jawab ibu Aisyah


Setelah keluar dari rumah buk Aisyah, Ikram pun langsung menyalakan motor nya kembali, entah kemana dia harus mencari istri nya tersebut, karena Wulan tidak mempunyai teman di jakarta,


Hari semakin sore, dan Ikram yang sudah lelah kesana kemari, dia pun mulai duduk mengistirahatkan tubuh nya di tempat tongkrongan yang biasa bang Jack datangi..


Karena merasa lapar, Ikram langsung memesan nasi bungkus untuk mengganjal perut nya, dia berniat jika setelah ini akan melanjutkan perjalanan nya mencari Wulan kembali..


Dan setelah selesai mengisi perut nya itu, Ikram langsung berjalan menuju ke arah motor nya, tapi tak lama kemudian, dia mendengar ada yang memanggil manggil nama nya, dan Ikram langsung menoleh ke asal suara..


"Ada apa bang Dio..? " tanya Ikram ke anak buah Jack


"Aduh.... lelah aku mengejar mu.." ucap nya sambil ngos ngos an


"Kata nya preman masak gitu saja sudah lelah bang.. " ejek Ikram


" Iya.., aku hanya bercanda, apa ada keperluan yang penting bang.. ? " tanya Ikram penasaran


"Iya Kram... ada yang ingin bang Jack sampai kan kepadamu.. ayo ikut aku.. "


"Tapi... aku harus mencari istri ku bang..."


" Ini juga menyangkut istri mu..., cepat ikut aku.. "


"Baiklah."


.Dan Ikram pun langsung mengikuti langkah kaki Dio, yang membawa nya memasuki perumahan kumuh itu,


Setelah tiba di rumah itu, Ikram pun dapat melihat jika Bang Jack dan anak buah nya, sedang menatap ke arah nya dengan wajah yang sangat serius..


"Apa abang memanggil ku..? " tanya Ikram membuka pembicaraan


"Aku sudah melacak orang yang memukuli mu tempo hari.." jawab bang Jack

__ADS_1


"Apa.... jadi abang melacak mereka.., untuk apa bang, mungkin itu hanya kebetulan saja mereka memukuli ku.."


"Kau salah Ikram..., ada yang menyuruh mereka agar menghabisi mu..


Degg.....


Ikram pun langsung terkejut, setelah mendengar perkataan bang Jack


" Siapa bang..., siapa yang mau menghabisi ku..?, aku merasa tidak mempunyai musuh saat ini..? " tanya Ikram heran


"Ada Ikram,.. ada orang yang memiliki dendam dengan mu.., tapi kami tidak tahu siapa orang nya.., karena mereka tetap tidak mau membuka mulut.. "


"Aku sungguh terkejut dengan apa yang abang katakan,, untuk apa mereka mau membunuh ku, sedangkan aku ini hanya pria miskin yang tidak mempunyai apa apa..."


"Itu lah yang sedang kami cari tahu.., aku juga berfikir seperti itu, kau itu hanya sampah remahan.., untuk apa orang itu membayar mahal agar bisa menghabisi mu.."


"Jangan terlalu mengejek ku bang... " ucap Ikram kesal


"Hahaha......, itu salah satu kesukaan ku Ikram.. , oya apa kau sedang mencari istri mu.. " tanya serius


"Iya bang,, aku tidak tahu istri ku itu pergi kemana.., saat aku pulang, dia sudah tidak ada di rumah."


"Kram... seperti nya mulai sekarang kau harus lebih kuat lagi menerima cobaan hidup mu yang sangat berat.. "


"Apa maksud perkataan mu bang...? "


"Iya..., kami mendengar, jika tadi pagi, istri mu itu pergi dengan seorang pria kaya, dan pria itu membawa lari istri mu dengan menggendong nya.."


"Apa.....????


" Mana mungkin itu istri ku bang, aku sangat yakin, jika dia tidak akan pernah melakukan hal itu, dia sangat setia dan menjaga kehormatan nya bang.." jawab Ikram marah


"Ya sudah, kau cari lah istri mu itu sampai ketemu, jika butuh bantuan, kami akan selalu siap membantu mu.."


"Baiklah, kau pergi sekarang bang.. " ucap Ikram keluar dari rumah itu


Tak mau membuang banyak waktu, Ikram langsung menaiki motor butut nya melalui jalan raya yang sudah berubah gelap menjadi petang,


Dengan perasaan gelisah, dia terus berjalan tampa tahu arah tujuan nya itu...

__ADS_1


__ADS_2