Bangkitnya Pria Terhina

Bangkitnya Pria Terhina
Sinta Bertemu Cinta


__ADS_3

Dooorrrr............


Terdengar suara tembakan yang sangat nyaring di dalam ruangan tersebut dan Ikram yang sudah berhasil melumpuhkan penjahat yang menyerang nya mulai menatap Ke arah Sinta berdiri.....


"Sinta......!! kamu tidak apa apa kan...? " tanya Ikram mendatangi Sinta dengan wajah khawatir


Sedangkan Sinta saat ini masih diam mematung karena rasa syok yang mulai menyerang otak nya...


"Sinta.... sadar lah... hey, kamu Baik baik aja sekarang" ucap Ikram menyentuh pipi Sinta..


"Cepat kalian urus mereka semua..bawa mereka ke penjara bawah tanah, dan paksa mereka mengaku siapa dalang di balik semua ini... dan ingat, jangan ada yang menghabisi mereka" teriak Ikram memerintah kan Anggota Black Dragon


"Baik bos..., laksanakan... " jawab 10 orang tersebut...


Setelah memberi perintah kepada anak buah nya, Ikram pun langsung mengajak Sinta untuk keluar dari pabrik itu, dan Sinta yang masih merasa syok itu pun hanya bisa mengikuti langkah kaki Ikram yang sedang memapah nya...


Sesampainya di luar pabrik, Sinta pun kembali sadar dan langsung memeluk Ikram dengan sangat erat, dia menelungkup kan wajah nya di dada bidang Ikram yang kekar...


"Ikram......!! jujur aku sangat takut...aku kira aku sudah mati tertembak tadi... dia, penjahat itu, dia menodong kan pistol nya tepat di depan wajah ku... aku.... aku benar-benar takut Ikram... "' ucap Sinta menangis


Dan Ikram yang mendapat pelukan dari Sinta tiba tiba merasa terkejut... dan dengan terpaksa dia membiarkan Sinta memeluk tubuh nya dengan erat


" Tenangkan diri mu Sinta... saat ini kau sudah aman dan selamat, aku janji akan menyuruh anak buah ku untuk menjaga mu dari kejauhan.. agar kejadian ini tidak terulang lagi... "


"Benarkah yang kau ucap kan Ikram...??? aku... aku tidak tahu jika kau ternyata bukan orang sembarangan, terimakasih sekali lagi karena kau sudah menolong ku Ikram... "


Ucap Sinta melerai pelukkan nya dan menatap wajah Ikram dengan tersenyum senang...


Dan Ikram yang merasa risih dengan tingkah Sinta untuk diri nya itu pun mulai mengubah topik pembicaraan..


"Ayo... sekarang aku antar kamu pulang... " ajak Ikram


Dan bukan nya menjawab pertanyaan Ikram, ternyata Sinta malah menarik tangan Ikram yang sudah mulai berjalan...


"Kenapa....?? " tanya Ikram sabar


"Ikram....aku.. aku tidak mau pulang kerumah ku... "

__ADS_1


"maksud mu bagaimana...? jika tidak pulang kerumah lalu kamu mau kemana...? "


"Di rumah ku sedang tidak ada papa dan mama, hanya ada pengawal yang berjaga... aku... aku sungguh takut jika ternyata di antara mereka juga salah satu mata mata paman ku...aku mohon, jangan antar aku pulang..." ucap Sinta menangis


"Lalu... kau mau kemana sekarang...? "


"Aku... tidak tahu..." jawab Sinta menunduk


Dan Ikram yang melihat wajah Sinta yang mulai menangis sedih mulai tidak tega dan langsung menenangkan nya...


" Tenang lah...aku mengerti pasti kamu sangat syok dan trauma dengan teror ini, oya kalau aku mengajak mu untuk pulang ke rumah ku, apa kamu mau...? " tanya Ikram


"Mak... maksud mu..., aku menginap di rumah mu..... Ikram...?"


" Iya...., tenang saja, kita tidak berdua, ada anak ku Cinta dan ibu angkat ku disana... apa kamu tidak mau...? "


"Tentu saja aku sangat mau Ikram...., ayo kita pulang sekarang, aku sudah sangat ingin bertemu dengan anak mu... " ajak Sinta semangat


"Iya.. ayo..." jawab Ikram heran


"Dasar wanita..., benar benar aneh, bukan nya tadi dia menangis dengan sangat menyedihkan, mengapa dia sekarang berubah tersenyum bahagia.., Ikram.... kau benar benar kurang peka jika menyangkut wanita, pantas saja istri mu pergi meninggalkan mu.." ucap Ikram dalam hati


Tepat pukul 17.00 sore, mobil Ikram telah sampai di depan halaman rumah nya.., setelah itu dia pun langsung mengajak Sinta untuk turun..


"Apa ini rumah mu Ikram...? tanya Sinta kagum


" Iya.. ini rumah ku, yang baru beberapa bulan aku buat, tidak mewah dan sangat sederhana kan.. "


"Tidak..., ini terasa sangat nyaman Ikram... seperti nya aku menyukai daerah komplek rumah mu ini..., apa desain rumah nya kamu juga yang membuat nya..? "


"Iya..., ini desain yang sangat sederhana bagi kalangan atas, tapi kalau bagi kalangan menengah ini sudah mewah.. "


"Ikram... aku benar-benar menyukai desain mu ini... dan aku.....!!


" Stop Sinta.... jangan meminta ku lagi untuk membuat kan kamu rumah seperti ini juga, karena pekerjaan ku yang lain nya masih banyak yang belum aku selesai kan.."


"Hihihi.... baiklah, aku janji tidak akan meminta mu lagi, tapi tolong izinkan aku untuk main kerumah mu ya... " rayu Sinta

__ADS_1


"Baiklah... "


Setelah itu mereka pun langsung masuk kedalam rumah itu,


Saat tiba di ruang tamu, ternyata ada Cinta dan Ibu Aisyah yang sedang bersenda gurau.. dan mereka langsung menatap ke arah Ikram yang sedang berjalan sambil mengucap kan salam


..


"Assalamu'alaikum putri ayah... " ucap Ikram


"Walaikumsalam....., ayah... yea ayah sudah pulang..."


Cinta pun langsung berlari ke arah Ikram dan Ikram langsung menggendong tubuh anak nya itu, dia menciumi pipi Cinta dengan gemas, membuat wanita yang ada di samping Ikram mulai tersenyum karena merasa terharu


"Ayah... kok tumben cepet pulang nya....? " tanya Cinta penasaran


"Iya, karena pekerjaan Ayah sudah selesai nak.. " jawab nya menurunkan Cinta


"Oh..., ayah tante ini siapa...? kenapa wajah nya sangat menyeramkan..? Cinta takut yah.. "


Ucap Cinta memeluk kaki Ikram, dan Sinta yang mendengar ucapan Cinta itu pun mulai merasa malu sendiri..


"Oh..., ini temen ayah, dia habis main lari lari tadi sayang, makan nya penampilan nya jadi berantakan.. nanti kalau sudah mandi pasti bakal terlihat cantik kok..? " jawab Ikram sedikit berbohong


Dan Sinta yang mendengar ucapan Ikram jika dia Cantik, mulai tersenyum senang, hilang sudah rasa kesal nya terhadap Cinta yang mengatai nya seram...


"Buk..., tolong antar teman saya ke kamar ibu ya, sekalian pinjamkan baju Winda untuk nya.. agar dia bisa bersih bersih.."


"Baik nak.., ayo nak,, biar ibu antar ke kamar.. Ajak Ibu Aisyah


Dan saat Sinta akan melangkahi kaki nya mengikuti ibu Aisyah, tiba tiba dia mendengar kembali perkataan Cinta yang membuat nya merasa tidak tenang..


" Ayah..., ayah tadi udah kenal kan sama guru Cinta, nama nya miss Ayu... , ayah dia baik banget yah, terus cantik juga kan yah.. Cinta sukak sama miss Ayu yah...kalau ayah gimana..? " tanya Cinta polos


"Iya..., ayah juga sukak kalau Cinta sukak... "


Jlebb.........

__ADS_1


Bagai ada batu yang menindih hati nya, entah mengapa, tiba tiba Sinta merasakan sesak di dalam dada dan perasaan nya...


"Apa maksud Ikram...? siapa itu miss Ayu, apa guru TK di sekolah Cinta yang baru dia masuki..ya Tuhan..., seperti nya aku mempunyai saingan sekarang..semoga saja aku bisa mendapatkan kamu Ikram dan Untuk Cinta..., tante yakin kamu pasti bisa menyukai tante..ucap Sinta dalam hati....


__ADS_2