Bangkitnya Pria Terhina

Bangkitnya Pria Terhina
Memasuki perusahan Baskara Group


__ADS_3

Dua hari semenjak kejadian yang menyedihkan itu, akhir nya saat ini Ikram benar-benar bangkit dari keterpurukan nya, dia akan berusaha untuk melupakan sekejab rasa sakit yang menimpa jiwa dan hati , menutup luka nya serapat mungkin, agar tidak kembali menganga dan terasa perih,


Dengan kemampuan dan potensi yang dia miliki, Ikram mencoba untuk mencari peruntungan yang lebih baik, yang bisa membawa kehidupan nya keluar dari kemiskinan yang selama ini dia jalani dan yang menjadi penyebab istri nya pergi memilih pria kaya raya...


"Bagaimana penampilan ku? aku merasa tidak pantas memakai pakaian ini... "


Ucap Ikram di depan pintu kamar nya, Dan Tio pun langsung menatap Ikram dari atas sampai bawah..


"Hahaha........., kau sangat keren Ikram... tapi kau bukan seperti pekerja kantoran melainkan seperti mafia kelas kakap hihi... " jawab Tio tertawa


"Jangan mengejek ku Tio, ini kali pertama nya aku memakai pakaian jas lengkap seperti ini " ucap ikram kesal


"Iya..., jujur bro tampang mu sangat menyeramkan,aku rasa jika kau melamar pekerjaan menjadi ajudan para pejabat, kau pasti akan di Terima..." ejek Tio


"Heh...,jangan suka mengada ngada Tio, ayo keluar, aku akan menemui anak ku terlebih dahulu ke rumah Ibu Aisyah "


Ajak Ikram keluar dari rumah nya dan menuju kerumah Ibu Aisyah, saat tiba di sana terlihat Ibu Aisyah yang sedang menyuapi Cinta sarapan pagi,


"Assalamu'alaikum buk.. " sapa Ikram menyalami tangan nya


"Walaikumsalam nak..., wah kamu sangat gagah nak, beda dari biasa nya apa kamu akan bekerja di kantoran nak..? " tanya Ibu penasaran


"Iya..., aku tidak bekerja di kantoran buk, tapi aku akan bersaing untuk mendapatkan sebuah proyek yang di selenggarakan di perusahaan itu bu.. aku mohon doa kan aku agar bisa memenangkan nya ya buk. "


"Pasti nak..., oya nak Tio, terimakasih ya karena sudah membawa Ikram untuk keluar dari masa gelap nya.. "


"Iya..., itu sudah tugas saya sebagai teman buk. jawab Tio


" Ayah... ayah tampan.. " ucap Cinta menatap ayah nya


Dan Ikram langsung menggendong Cinta dan menciumi pipi putri satu satu nya itu

__ADS_1


"Sayang..., kamu baik baik ya di rumah, jangan nakal sama nenek, tunggu ayah Pulang ya.. ucap Ikram


" Iya ayah..., jangan lupa cari bunda ya yah.. Cinta kangen sama bunda.. " jawab Cinta sedih


"Iya sayang, ya sudah ayah pergi sekarang ya... " ucap Ikram pamit dan menuruni Cinta dengan perasaan bersalah


"Mari buk..." Tio pamit


Setelah itu, mereka berdua pun mulai menjalankan motor nya ke arah perusahaan Baskara Group,


****


Sesampainya di depan gerbang, mereka pun langsung memasuki dan memarkirkan motor nya di tempat parkiran, dan langsung berjalan menuju ke depan gedung yang sangat tinggi dan mewah


Ikram merasa gugup saat akan masuk ke dalam gedung itu, dia pun menghentikan jalan Tio dan menyekal tangan nya


"Tio... apa kau yakin jika aku akan diterima untuk mengikuti persaingan itu...? tanya Ikram gugup


Setelah bertemu dengan Manajer HRD yang membantu Ikram, Ikram pun langsung menuju ke arah ruangan yang mewah dan lebar, dia melangkah masuk dengan penuh percaya diri, dengan tampang serius menutupi ke gugupan nya.


Dan saat tiba di dalam, semua mata orang-orang yang ada di ruangan itu, mulai menatap Ikram dengan tatapan tajam,, disana sudah berkumpul setiap pesaing yang akan memperebutkan proyek tersebut, dengan membawa berkas dan laptop masing-masing yang akan di presentasi kan di depan para petinggi perusahaan.


"Kau dari perusahaan mana..? " tanya pria berjas lengkap yang duduk di samping Ikram


Ikram pun langsung membenahi duduk nya dengan tegap dan menjawab pertanyaan pria itu dengan tegas


"Aku.... dari perusahaan "Desain Interior Dragon" " jawab Ikram


"Hahaha.... perusahaan apa itu? seperti nya aku tidak pernah mendengar nya, apa kau baru di dunia arsitek ini..? "


"Iya.., perusahaan ku memang masih baru aku buat, dan belum terkenal di pasaran, tapi kalau soal kemampuan ku di dunia arsitektur, aku sudah menjalani nya sangat lama..., bahkan sudah mendarah daging " jawab Ikram berbohong

__ADS_1


"Wah..., kau sangat percaya diri ternyata, aku jadi tidak sabar ingin melihat desain yang kau buat, apa karya mu itu akan lebih bagus dari karya punya ku.. "


"Kita lihat saja nanti.." jawab Ikram


"Apa itu laptop mu...? kau memakai laptop tahun berapa..? kenapa sangat zaman sekali.. "


"Jangan menyakan hal yang tidak penting..., karena kita tidak saling mengenal.. "


"Hahaha...., kau kesal ya.., aku hanya heran saja, lihat lah di meja ini, mereka semua memakai laptop keluaran terbaru semua, agar dapat menghasilkan karya yang bagus, saat di presentasi kan,, tapi kau satu satu nya orang yang menggunakan laptop busuk seperti itu,apa kau sebenarnya hanya arsitek abal abal.." ucap nya mengejek


"Jaga mulut mu... apa kau lupa, jika untuk presentasi kita hanya akan memakai Flashdisk yang di sambungkan ke laptop perusahaan.. kenapa kau sangat perduli dengan barang milik ku" jawab Ikram kesal


Dan pria itu pun mulai terdiam tidak berani menjawab saat menatap wajah Ikram yang sudah berubah merah padam...


Tidak lama kemudian, ke adaan ruangan mulai hening karena para petinggi perusahaan mulai memasuki ruangan tersebut,


Semua orang berdiri dengan hormat saat wanita muda yang sangat cantik dan anggun mulai memasuki ruangan dan langsung duduk di bangku milik nya..


Wanita itu mulai menatap ke arah para Arsitek yang akan bersaing memperebutkan proyek yang ber nilai ratusan miliar tersebut.


"Mulai sekarang " ucap nya kepada asisten nya


"Baik lah, sebelum memulai persentasi kalian satu persatu, kalian harus mengenal siapa wanita yang duduk di bangku ini, dia adalah anak kandung dari CEO kami yang tidak dapat hadir saat ini, dan dia mengutus anak nya yang bernama Sinta Baskara sebagai direktur di perusahaan ini, untuk menilai langsung hasil karya kalian para arsitektur muda..


"Dan dengan ini sanya menyatakan persaingan arsitektur muda untuk proyek pembangunan apartemen mewah di jakarta timur di mulai dengan melihat persentasi karya masing-masing arsitek" ucap asisten itu


Dan setelah asisten direktur itu memberi pemberitahuan, mereka para arsitek muda mulai maju kedepan satu persatu untuk mem persentasi kan hasil karya mereka..


Ikram yang menatap setiap hasil desain dari pesaing nya itu pun, mulai merasa panas dingin, karena mereka mempunyai bakat dan karya yang sangat bagus..


Tapi dia tetap optimistis dan percaya diri, akan kemampuan dan hasil desain yang dia buat, sampai akhir nya, giliran Ikram untuk maju kedepan pun tiba..

__ADS_1


Dan mereka semua para petinggi perusahaan dan para pesaing mulai menatap ke arah nya.. termasuk wanita yang bernama Sinta menatap Ikram dengan Intens..........


__ADS_2