Bangkitnya Pria Terhina

Bangkitnya Pria Terhina
Membuka hati kembali


__ADS_3

Tidak terasa pagi pun menyapa, membuat para manusia kembali bangun melakukan aktivitas nya kembali,,


Sama hal nya dengan Sinta yang saat ini sedang membantu ibu Aisyah melaksanakan kegiatan di dapur, dia menyempatkan diri nya untuk belajar memasak di sela sela waktu senggang nya,


Dengan telaten dan sabar, dia mendengar kan semua hal yang ibu Aisyah ajarkan, walaupun sulit, tapi dia tetap ingin mencoba nya,...


"Ini bener gak buk...? " tanya Sinta yang sedang menggoreng telur dadar


"Iya nak, ya sudah di tunggu sebentar saja, nanti langsung di balik ya nak Sinta, ibu mau menyiap kan yang lain juga, kamu bisa kan Sinta? "


"Oh.... okey buk, Sinta bisa kok buk,," jawab Sinta percaya diri


Dan kini, tinggal lah Sinta sendiri yang berada di dapur, dengan sabar dia menunggu telur dadar itu matang sempurna, dan begitu tercium aroma wangi nya, Sinta langsung membalik telur itu, tapi sayang, sudah berkali-kali dia lakukan tetap saja Sinta tidak bisa...


"Kenapa sangat susah membalik telur saja, padalhan sedari tadi aku sudah membayangkan cara nya,.. " ucap Sinta kesal


"Kalau aku paksa, pasti akan hancur, tapi kalau tidak di balik pasti akan gosong, bagaimana ini.. "


Dengan terus berusaha Sinta mencoba untuk segera membalik telur itu agar tetap matang sempurna, tapi lagi lagi gagal


Dan tampa di sangka, Tiba-tiba ada yang memeluk nya dari belakang, dan langsung memegang tangan Sinta untuk membalik telur dadar itu dengan hasil yang sempurna...


Sinta sangat terkejut saat ada yang memeluk nya, dan detik kemudian, Orang itu pun mulai membisikkan sesuatu tepat di telinga kanan Sinta..


"Kalau tidak bisa itu ngomong, jangan diem aja, kan malu sama Cinta kalau sampai telur dadar nya gosong... "


Bisik Ikram tepat di telinga Sinta, membuat Sinta langsung meremang merasakan hal lain..


Setelah selesai meletakkan nya di dalam piring, Ikram pun langsung melerai pelukkan nya, dan menyadarkan Sinta yang masih melamun...


"udah selesai, ayo mandi, sudah pukul 05.30 pagi ini! "


"Eh...., iya Ikram, kalau gitu aku mandi dulu..! "


Sinta pun langsung berlari memasuki kamar tamu, saat tiba di dalam kamar, Sinta langsung merutuki kebodohan nya sendiri..


"Aduh....., malu banget sih, masak iya aku ketahuan gak bisa masak sama Ikram... pasti aku bakal di blacklist jadi calon istri nya... , terus tadi kenapa juga aku sempet sempet nya mikirin sesuatu hal yang liar saat dia bisikin sesuatu di kuping aku..., ini pasti karena efek aku jomblo kelamaan.., Tapi Ikram so sweet banget sih, aku jadi makin cinta sama tu orang.. "

__ADS_1


Ucap Sinta tertawa sendiri, dan setelah nya dia langsung memutuskan untuk masuk ke kamar mandi


Sedangkan Ikram, saat ini dia sedang menyusun sarapan pagi yang sudah di buat oleh Sinta dan Ibu Aisyah,


Ikram tersenyum senang setelah mengetahui jika Sinta mau belajar memasak walaupun sebenarnya itu tidak terlalu penting untuk nya..


Sebab Sinta memiliki pembantu yang sangat banyak di rumah nya, dan tampa pintar memasak pun pasti perut Sinta akan tetap bisa menikmati makanan yang dia mau..


Karena rasa penasaran nya, akhirnya Ikram mengambil sesendok nasi goreng dan mulai mencicipi nya, sungguh saat nasi itu mulai tiba di mulut Ikram, dia pun langsung tersenyum senang, karena masakan Sinta sangat lah enak..


"Seperti nya dia benar-benar ingin menjadi calon istri ku..., aku hargai usaha keras mu ini Sinta.., dan mulai dari sekarang aku akan membuka hati ku untuk mu... " ucap Ikram sendiri


Tak lama kemudian, terdengar suara langkah kaki yang datang menuju ke arah meja makan,


Ikram pun langsung menyambut kedatangan putri kesayangan nya yang sudah siap memakai seragam sekolah...


"Ayah....? " panggi Cinta berlari


"Jangan lari sayang, nanti kamu bisa terjatuh" ucap Ikram mengingat kan


Dan dia pun memeluk Cinta dan menggendong nya..


"Boleh dong yah..., "


"Cinta, kalau ayah kasih mama baru mau apa tidak? " tanya Ikram lembut


"Mau yah, siapa mama nya yah, ibu guru muda ya yah...? "


"Hah..., eh bukan sayang, tapi tante Sinta, Cinta sayang kan sama tante Sinta..? "


"Iya...,sayang kok yah, Cinta mau, kalau mama nya dua juga Cinta mau yah, ibu guru sama tante Sinta dua dua nya jadi mama Cinta." ucap Cinta polos


"Hahaha......., " ibu Aisyah yang mendengar perkataan Cinta itu pun mulai tertawa terpingkal pingkal,


Sedangkan Ikram, kini wajah nya sudah diam karena kesal


"Cinta..? jangan menyuruh ayah untuk ber poligami ya, ayah adalah pria yang sangat setia dan tidak suka mendua..., "

__ADS_1


"Iya ayah.... " jawab Cinta tersenyum


Sedangkan ibu Aisyah langsung menghentikan tawa nya, dan menatap Ikram dengan wajah serius


"Apa benar kamu sudah mau membuka hati kamu lagi Ikram..? " tanya ibu Aisyah


"Iya, Ikram akan mencoba nya buk"


"Bagus jika kamu mau mencoba nya, tapi ibu harap jangan sampai kamu mempermainkan perasaan Sinta nak, dia itu wanita yang baik dan tulus"


"Aku tahu buk, dan aku berjanji tidak akan menyakiti nya, tapi sebenarnya ada sesuatu yang membuat ku kurang srek untuk memilih dia buk.."


"Apa itu Ikram..? "


"Aku sangat tidak suka dengan wanita yang bekerja, aku lebih suka jika istri ku nanti nya selalu berada di rumah, menanti ku pulang, dan juga mengurus anak anak ku saja bu, tapi itu tidak mungkin Sinta lakukan kan bu, sedangkan dia adalah pewaris perusahaan keluarga nya, aku akan sangat egois jika aku menuntut nya melakukan itu.. " jelas Ikram


"Iya, kamu benar nak, tidak mungkin juga dia meninggal kan pekerjaan nya, tapi semua itu kan bisa di bicarakan nanti, sekarang kamu jalani saja dahulu nak, agar kalian bisa saling mencintai..! " ucap Ibu Aisyah..


"Baiklah bu, aku akan mencoba nya" Jawab Ikram serius


Setelah pembahasan nya selesai,


mereka pun langsung duduk di kursi makan untuk menanti kedatangan Sinta


Tampa mereka tahu jika sedari tadi, ternyata Sinta sudah berada di balik dinding dan mendengarkan semua percakapan mereka..


"Jadi itu alasan kamu Ikram kenapa sangat berat menerima ku, baiklah aku akan membuat mu menyukai ku Ikram, tampa harus memikirkan siapa dan apa aku..., karena sejujurnya Cinta memang tidak menggunakan logika, tapi menggunakan hati dan perasaan.. " ucap Sinta sendiri


Dan setelah nya, dia pun langsung menyusul mereka untuk melaksanakan sarapan pagi, dengan anggun dan berwibawa Sinta mendekati meja makan, membuat semua mata menatap nya tampa berkedip..


"Pagi semua nya...? " ucap Sinta


"Pagi tante Sinta.., wah tante cantik banget.., iya kan yah...? "


"Iya sayang..." jawab Ikram menatap Sinta intens.


__ADS_1


🥰🥰🥰🥰🥰🥰🙏🙏


__ADS_2