Bangkitnya Pria Terhina

Bangkitnya Pria Terhina
Keberhasilan Ikram


__ADS_3

Tidak terasa 3 bulan sudah terlewati begitu cepat,


dan Ikram pria miskin yang selalu di hina oleh mantan mertua dan selingkuhan istri nya kini telah bangkit menjadi pria berstatus duda yang sukses dan berhasil..


Ikram, yang penuh dengan penderitaan dan luka yang sangat dalam, di tambah mengalami jatuh bangun nya kehidupan yang sangat menyedihkan, mulai belajar membuka usaha dan berbisnis dengan potensi yang dia miliki,


Berbekal kepercayaan diri dan dukungan serta modal dari orang-orang yang mendukung nya, akhirnya dia bisa membuktikan pada dunia jika dia mampu untuk menjadi pria sukses dan berpenghasilan ratusan juta..


benar kata nasehat orang tua zaman dahulu, , jika tidak ada usaha yang menghianati hasil, dan kali ini Ikram sendiri yang membuktikan ucapan itu..


Dert... dert... dert...


Suara panggilan masuk mulai terdengar di atas meja kerja Ikram,


Dan Ikram yang sedang fokus mendesain bangunan perumahan Elit , mulai menghentikan aktifitas nya. dan langsung mengangkat panggilan itu..


"Hallo.. " jawab Ikram


"Hallo Ikram.. kamu sedang apa..? apa aku mengganggu mu..? " tanya wanita di sebrang sana..


"ya aku sedang mendesain perumahan yang kamu minta.. apa ada keperluan penting..? " tanya Ikram cuek


"Tidak..., sebenarnya aku hanya ingin memberi tahu mu, jika besok papa ku akan datang ke perusahaan.. dan aku ingin memperkenalkan nya dengan mu. apa besok kamu bisa menemui papa ku..? " tanya Sinta


"Baiklah..., seperti nya sudah 3 bulan lama nya kamu ingin memperkenalkan aku dengan papa mu itu, tapi entah mengapa selalu saja gagal.." jawab Ikram tertawa


"Iya..., maaf karena aku tidak menepati janji ku, sebenarnya kami sedang memiliki masalah keluarga, dan aku terpaksa menyembunyikan papa ku di tempat yang aman.. "


"Apa maksud mu Sinta...? apa ada yang ingin menganggu papa mu..? "


"Iya Ikram.., sudah hampir 2 tahun ini, papa ku selalu mendapat teror dari orang orang jahat, dan...., seperti nya lain waktu akan aku ceritakan kepada mu Ikram.."


"Baiklah.., aku akan mendengar cerita mu itu, dan membantu jika memang di perlukan"


"Terimakasih Ikram. kau benar-benar pria yang baik, ya sudah sampai bertemu besok ya. aku menunggu kedatangan mu.. "


"Iya, akan aku usaha kan Sinta... "


Setelah panggilan terputus, Ikram pun langsung mencerna kembali pembicaraan yang di ucap kan oleh Sinta..

__ADS_1


"Benar benar serba salah hidup ini, aku kira setelah menjadi orang kaya raya, hidup itu akan menjadi lebih tenang, tapi aku salah, malah semakin banyak ancaman nya.., kasihan sekali nasib Tuan Bagas Baskara, dia orang yang sangat baik dan sukses di bidang bisnis nya, tapi ternyata memiliki kehidupan yang sangat tidak aman.. " ucap Ikram sendiri


Dan setelah nya, dia pun kembali melanjutkan pekerjaan nya yang tertunda


Saat ini Ikram sudah memiliki tempat tinggal yang lumayan mewah, rumah berlantai satu, dengan desain yang di rancang sendiri oleh nya, usaha nya membuahkan hasil yang sangat menggiurkan, karena bisnis nya telah berhasil memasuki pasaran nasional,


Sedang kan kerja sama nya di perusahaan Baskara Group, berjalan semakin lancar, karena semua perumahan yang dia rancang ternyata laku keras di pasaran, dan kali ini dia di percaya untuk merancang desain perumahan elit yang ada di jakarta,


Tepat pukul 12.00 tengah malam, ikram pun menyudahi pekerjaan nya itu, rasa lelah mulai menjalar di tubuh nya, dia sejenak merenggang kan otot otot nya yang terasa kaku, dan setelah merasa lebih baik, Ikram langsung keluar dari ruang kerja menuju ke kamar anak nya Cinta.


Sesampainya di dalam kamar, Ikram mengarah kan pandangan nya ke wajah Cinta, putri kecil nya yang malang, karena harus kehilangan kasih sayang ibu nya di masa kecil


"Ayah akan membahagia kan mu nak.. apa pun yang terjadi, kau adalah tujuan ayah satu satu nya untuk bangkit dan sukses.. "


Ucap Ikram mencium pucuk kepala Cinta, setelah itu, dia pun mulai berbaring di samping anak nya, tak butuh waktu lama, Ikram langsung tertidur dengan nyenyak...


*****


Pagi menjelang, dengan suara burung yang berkicau membuat suasana pagi semakin asri,


Saat ini Ikram, Cinta, dan ibu Aisyah sudah duduk di ruang makan untuk melakukan sarapan pagi, mereka melahab makanan yang di masak ibu Aisyah dengan sangat semangat, jujur masakan ibu Aisyah memang terasa sangat enak, Ikram sengaja mengajak ibu Aisyah untuk tinggal di rumah nya, karena anak nya yang bernama Winda, sedang melanjutkan kuliah ke kota bandung,


Ikram hanya menugaskan ibu Aisyah untuk menemani Cinta di rumah, soal urusan rumah tangga, Ikram sudah menyewa jasa pembantu,


"Kamu mau meminta apa sayang..ayah akan berusaha mengabulkan nya.. "


"Cinta pengen masuk sekolah TK yah.. boleh gak yah..? "


"Oh..., kirain mau minta apa. boleh dong sayang, besok ayah akan mendaftarkan kamu di TK Permata Bunda. mau kan sekolah disitu? " tanya Ikram


"Iya Cinta mau yah.. makasih ya yah.. " jawab Cinta tersenyum senang..


"Iya sayang, ya sudah ayah berangkat sekarang ya nak.. buk Ikram titip Cinta ya" izin Ikram


"Iya nak.. kamu hati hati di jalan.."jawab Ibu Aisyah


"Baik buk, Ikram pamit sekarang,assalamu'alaikum "


"Walaikumsalam.." jawab mereka kompak

__ADS_1


Setelah keluar rumah, Ikram pun langsung mengendarai mobil nya menuju ke perusahaan Baskara Group...


****


Sesampainya di dalam perusahaan, Ikram langsung berjalan menaiki lift menuju ke arah ruangan ibu Direktur Utama,


Begitu tiba di depan ruangan, Ikram langsung mengetuk pintu,


Tok... tok... tok...


"Masuk... " ucap Sinta dari dalam


Dan Ikram pun langsung membuka pintu dan berlalu masuk..


"Selamat pagi ibu Direktur " ucap Ikram menatap Sinta


"Jangan memanggil ku seperti itu jika kita sedang berdua Ikram... aku sangat tidak menyukai nya.. " jawab Sinta cemberut


"Tapi ini di kantor ibu Direktur, sangat tidak sopan jika di dengar oleh pejabat lain nya. "


"Gak ada yang denger juga. oya sebentar lagi papa sampai, kamu duduk dulu ya.., aku akan suruh OB membuat minum.. "


"Baiklah... "


Selama 15 menit Ikram menunggu di dalam ruangan Sinta, dan mereka menghabis,kan waktu dengan saling berbicara


"Apa kamu tidak ingin menyambung cerita yang tadi malam yang kamu ucap kan.. tentang papa mu. "


"Oh..., iya aku memang akan menceritakan semua nya kepada mu, karena aku ingin sekali. jika kau bisa membantu ku. "


"Baiklah jika mampu, aku akan membantu " jawab Ikram yakin


"Sebenarnya aku dan keluargaku sedang merasa tidak tenang... sudah 2 tahun kami mengalami perasaan ini, karena kami selalu di teror dengan orang jahat, dan papa lah yang lebih sering mendapatkan teror itu..


" Karena.....!!"


Ckelk.... terdengar suara pintu yang di buka dari luar,..


Dan mereka berdua langsung mentap ke arah pintu..

__ADS_1


"Kamu....!!


Ucap papa Bagas terkejut...


__ADS_2