
Tidak terasa seminggu sudah berlalu dengan cepat, saat ini ke adaan Wulan benar-benar kacau dan memprihatinkan, dia sudah tidak memperhatikan penampilan nya lagi, dan dia selalu diam sambil duduk di atas ranjang kamar nya dengan tatapan mata yang kosong,
Indra yang baru tiba di rumah pun merasa terkejut saat melihat istri nya kini sudah berubah sangat pendiam, bahkan setiap Indra mengajak nya berbicara Wulan tidak merespon dan tetap diam seperti tak melihat
"Kau kenapa Wulan....?? apa yang terjadi dengan mu saat aku pergi selama 4 hari..? " tanya Indra yang merasa frustasi karena sudah berulang kali menanyakan pertanyaan yang sama
"Brengsek......, sebenarnya ada apa dengan mu Wulan...?? jangan membuat ku bertambah pusing, sudah cukup aku memikirkan semua restoran ku yang bangkrut dengan seketika, jangan kau tambah lagi beban ku Wulan? " teriak Indra sangat marah
Indra mulai membanting semua barang yang ada di dalam kamar, sungguh dia sangat stress setelah mengurus restoran nya yang bangkrut dalam waktu sekejab,
Bahkan sampai sekarang dia belum bisa menemukan orang yang membuat nya bisa sampai bangkrut, karena anak buah nya kini hilang satu persatu tampa kabar yang jelas
"Aaaaa........... " jerit Indra histeris
"Siapa sebenarnya musuh ku, kenapa aku tidak bisa melacak nya, bedebah, sialan, percuma aku membayar anak buah jika kalian semua menghilang tampa kabar... "
"Dan kau Wulan.....?? kenapa kau bisa seperti orang tidak waras....?? aku sungguh stres dengan semua ini... "
Ucap Indra langsung keluar dari kamar nya, dia menutup pintu kamar dengan sangat kencang, membuat Wulan tersadar dan kembali menangis...
Indra menuju keruang kerja nya dan dia langsung membuka lemari mengambil sebotol bir yang bertengger di sana,
Indra mulai membuka dan menenggak nya sampai tersisa setengah... sambil terus mengumpat dan memaki
Tak lama kemudian, Handphone Indra pun berbunyi, dan dia langsung mengangkat panggilan itu..
"Hallo........ " jawab Indra berteriak
"Selamat malam tuan Indra, saya ingin menyampaikan sesuatu yang sangat penting"
"Katakan, jangan banyak bertanya..? "
"Baiklah, begini tuan, hari ini penanam saham yang baru saja ingin mengajukan kontrak kerja sama dengan perusahaan kita, Tiba-tiba saja mereka kompak memberitahu jika mereka membatalkan kerja sama nya, dan mereka menarik seluruh saham dan investasi yang akan di tanam kan tuan..." ucap Manajer itu dengan bergetar
"Apa.....???? bagaimana bisa, bukan kah mereka sudah dil untuk melakukan kerja sama dengan perusahaan kita... bahkan aku sendiri yang turun tangan untuk mengajak mereka menyepakati kerja sama ini, tapi kenapa bisa mereka membatal kan nya hah...? " teriak Indra marah
__ADS_1
"Sa... saya juga tidak tahu tuan..."
"Dasar bodoh, apa kau tidak melakukan tugas yang aku perintah kan hah, pasti kau tidak mengirim para ****** untuk mereka kan..? "
"Sudah tuan, saya sudah mengirim nya sebagai hadiah seperti yang anda suruh, dan mereka juga menerima nya dengan senang hati tuan"
"Bedebah..., mereka benar-benar menipu ku, apa mereka sengaja ingin membuat aku rugi besar... brengsek...... " teriak Indra marah
"Tuan...., seperti nya perusahaan anda sudah tidak bisa terselamatkan lagi tuan.. " ucap nya lagi
"Tidak..? jangan mengatur ku ya, apa kau kira uang ku sudah habis, jika begitu aku sendiri yang akan melontar kan uang ku untuk perusahaan.. "
"Baik lah tuan, jika begitu besok kita bisa mengadakan rapat kembali"
"Iya kau urus semua, besok aku akan ke kantor" ucap Indra menutup telfon nya..
Setelah itu, Indra pun membanting botol minum yang sedang dia pegang...
"Brengsek...., siapa sebenarnya orang yang telah menusuk ku dari belakang, aku yakin orang itu mempunyai niat untuk membuat ku hancur dan jatuh miskin.. "
"Tidak mungkin itu Ikram si gigolo, pria bayaran wanita kaya, mana mungkin dia memiliki kekuatan untuk melumpuhkan ku dalam waktu sekejab.., siapa sebenarnya musuh ku brengsek..... "
******
Lain hal nya di rumah sederhana yang Ikram miliki, saat ini dia sedang tersenyum senang setelah menerima laporan dari anak buah nya..
Mereka mengatakan jika mereka sudah berhasil membuat usaha dan bisnis Indra jatuh dalam sekejab, dan tentu nya Ikram lah yang memberi trik nya kepada mereka..
Dan semua anak buah Indra yang bertugas untuk mencari siapa dalang di balik rencana Ikram, sudah bersih di tangkap dan di penjara oleh anak buah Ikram,
Tinggal lah Indra sendiri, yang mulai bingung dan merasa kelimpungan....
"Bagus...., seperti nya awal kehancuran mu sudah tiba Indra, dan kau harus siap siaga untuk menerima nya..., "
Ucap Ikram sambil menatap jendela yang ada di meja kerja nya....
__ADS_1
Tak lama kemudian, Ikram merasakan sentuhan lembut dari tangan seorang wanita yang sangat dia cintai,.
Sinta memeluk Ikram dari belakang dan menempelkan kepala nya di punggung Ikram
"Kenapa kamu terlihat sangat senang...? " tanyaa Sinta dengan manja
"Menurut mu kenapa..? "
Tanya Ikram balik sambil mencium tangan Sinta
"Oh..., aku tahu, pasti kamu habis mendapatkan kabar dari anak buah mu tentang kehancuran Indra kan..? "
Jawab Sinta, dan Ikram yang mendengar ucapan Sinta itu pun langsung berbalik dan menatap wajah Sinta yang tersenyum manis..
"Kenapa kamu bisa tahu..? " tanya Ikram curiga
"Tentu saja aku tahu, kan berita nya sudah tersebar di akun bisnis, dan aku barusan membaca nya."
"Benarkah..? wah tak ku sangka ternyata sangat cepat para wartawan itu membuat berita nya ya.. " jawab Ikram manggut manggut
"Sayang....., apa itu semua adalah ulah mu...? " tanya Sinta menatap Ikram
"Tentu saja.! ini sebagai balasan untuk orang sok seperti dia, apa kamu tahu jika dia sudah terlalu merendahkan aku, dia menghina dan menginjak injak harga diri ku, aku hanya ingin membuat dia sadar, jika kehebatan yang dia miliki itu, belum lah ada apa apa nya, bukti nya semua nya bisa hilang dalam sekejab.. " jawab Ikram serius
"Wah..., ternyata calon suami ku sangat hebat ya,.. " puji Sinta
"Jangan terlalu memuji ku Sinta, oya besok kita akan pergi ke pesta teman bisnis ku, kamu ingat kan..? "
"Ingat kok, ya sudah aku tidur duluan ya..? "
"Okey.., kiss sebelum tidur.. "
"Cupp"
Ikram mencium bibir Sinta sekilas, membuat Sinta terkejut dan merasa malu, dengan cepat Sinta keluar dari ruangan kerja Ikram sambil menutup mulut nya....
__ADS_1
"Wah.... Ikram so sweet banget sich.... "
Ucap Sinta yang sudah tiba di dalam kamar, sungguh Sinta sekarang persis seperti gadis ABG yang baru mengenal Cinta...