Bangkitnya Pria Terhina

Bangkitnya Pria Terhina
Menyelamatkan Sinta


__ADS_3

"Hallo" ucap Ikram saat mengangkat telfon


"Hallo Ikram..., tolong aku Ikram, ada yang ingin menghabisi ku... " jawab Sinta dengan suara bergetar


"Apa...!!!! kau dimana saat ini Sinta...?? tanya Ikram khawatir


" Aku.... aku... tidak tahu aku dimana...aku hanya mengendarai mobil ku asal, karena sudah di kejar oleh orang itu.. pliss tolong aku Ikram..aku... aku sangat takut saat ini" ucap Sinta bergetar dan menangis


"Baiklah, tenang kan diri mu, aku akan melacak mu lewat GPS, kau sekarang ada di mana.."


"Aku bersembunyi di sebuah gudang.. cepat selamat kan aku Ikram..aku sangat takut.." bisik Sinta


"Baiklah, tunggu aku.. "


Setelah mematikan telfon nya, Ikram pun langsung melacak GPS yang tersambung di handphone milik Sinta,..


"Ini seperti di pabrik material yang sudah lama tak terpakai, aku tahu tempat ini.. "


Dan Ikram langsung bergegas keluar dari ruangan nya setelah mengambil pistol yang ada di laci kerja, dan saat itu, dia per papasan dengan Tio yang hendak masuk ke dalam ruangan milik nya..


"Ikram....kau mau kemana? kenapa sangat tergesa-gesa, aku ingin meminta tanda tangan mu.. " tanya Tio


"Kau taruh saja di meja ku...Tio tolong kau pergi ke proyek ku, dan temui bang Anton, untuk hari ini, lakukan pekerjaan ku yang ada di sana.. aku sedang ada urusan yang sangat penting.ucap Ikram langsung berlari meninggal kan Tio yang masih bingung menatap nya..


Saat tiba di dalam mobil nya, Ikram langsung menelfon anak buah gang Black Dragon, agar bisa membantu nya jika situasi tak terkendali,


Ikram sudah bisa menebak, musuh berselimut yang menyerang keluarga Bagas Baskara, dan dia yakin jika mereka bukan orang sembarangan, karena sudah berkali-kali pak Baskara melaporkan masalah peneror an nya kepada pihak berwajib, tapi tetap saja mereka tidak bisa mengusut tuntas kasus dan menemukan pelaku nya..


Tut... tut... tut....


Suara telfon mulai tersambung


"Hallo bos.. " jawab pria di sebrang sana..


"Hallo Mark, kau siapkan anak buah sekitar 10 orang, aku akan mengirim lokasi nya.. bawa senjata lengkap.. " ujar Ikram tegas


"Baik bos, laksanakan"

__ADS_1


Setelah mengirim lokasi dan memakai masker yang menutupi wajah nya, Ikram langsung mengemudikan mobil nya dengan kecepatan tinggi, entah keberanian dari mana yang membuat dia bisa membawa mobil dengan mengebut, karena yang dia fikirkan saat ini hanyalah bisa sampai di pabrik itu dengan cepat,


Jujur Ikram sedikit pun tidak mempunyai ketertarikan yang lebih untuk wanita yang bernama Sinta, tapi dia sangat menghargai Sinta sebagai rekan bisnis dan seorang teman yang sangat baik, dan dia tidak akan membiarkan siapapun melukai teman nya itu..


Setengah jam perjalanan, akhir nya Ikram tiba di pabrik material yang sudah tak berpenghuni tersebut, di sana terdapat 2 mobil yang berhenti, tidak ada siapa siapa di dalam mobil itu, membuat Ikram dengan mudah menelusup masuk menyusuri pabrik yang lebar dan panjang,


Saat di perjalanan tadi, Dia sempat menemukan mobil Sinta yang teronggok dengan ke adaan menabrak tiang listrik, dia yakin, pasti itu lah yang menyebabkan Sinta harus turun dan lari bersembunyi untuk menghindari penjahat yang mengejar nya..


Tapi naas nya, para penjahat itu ternyata melihat jika Sinta ber belok ke pabrik yang sudah terbengkalai itu, membuat mereka semakin semangat untuk masuk dan menangkap Sinta..


Ikram memasuki gedung pabrik itu dengan pelan dan waspada, dan saat dia melihat penjahat yang sedang berjalan ke arah luar, Ikram pun langsung menikam leher penjahat itu sampai dia susah bernafas, setelah itu, Ikram langsung menumbuk punggung nya membuat penjahat itu jatuh pingsan...


"Akkkkh...."


teriak penjahat itu dan langsung terjatuh tak sadarkan diri,


Dan Ikram kembali berjalan memasuki ruangan yang gelap karena kurang nya pencahayaan, dari kejauhan dia bisa mendengar suara orang yang sedang tertawa, dan dia langsung berlari mendekati tempat asal suara..


"Hahahaha........!!!!! ternyata anak sultan ini sangat bodoh ya.. dia sengaja masuk ke gudang ini, dan mempermudah kita untuk menghabisi nya...aku sangat suka dengan ide mu ini cantik.." ucap penjahat itu sambil berjalan mendekati Sinta yang sudah jatuh terduduk


"Berhenti di situ..apa yang kalian ingin kan hah...? kalian ingin uang kan..? baiklah aku akan memberikan nya...berapa yang kalian minta, ayo sebutkan...? " teriak Sinta marah


" Apa maksud mu..? apa kau mau emas dan berlian, baik aku akan memberikan mu nanti, tapi lepaskan aku sekarang... "


"Hahaha......kau ternyata benar-benar kaya ya..pantas saja orang tua itu sangat ingin membunuh mu.."


" Orang tua siapa yang kau maksud, ayo cepat beri tahu aku, siapa yang menyuruh kalian untuk membunuh ku...? aku yakin pasti paman ku yang sudah menyuruh kalian kan....? ayo jawab?


"Jangan banyak tanya nona cantik, ayo lebih baik sebelum kau menuju ke alam baka, kita besenang senang terlebih dadulu...aku janji akan bermain lembut.. hahaha.... "


"Ketua..., kami juga mau ketua.." ucap ke 8 anak buah nya..


"Iya,, kalian pasti dapat, tapi aku yang pertama...ayo manis..kau sangat cantik ternyata..."


"Tidak......jangan mendekati ku...aku akan membunuhmu jika kau berani. " teriak Sinta ketakutan


Tapi penjahat itu pun makin berjalan mendekati Sinta dan akan memegang nya...

__ADS_1


"Tidak.... jangan menyentuh ku pria busuk..."


Doorrr............


"Aaaaakhhhhhhhhh................. " Jerit penjahat itu dengan suara menggelegar


Dan teman nya yang lain, langsung terkejut saat melihat ada yang menembak ketua mereka..


"Brengsek, cepat cari siapa yang sudah berani menembak ketua kita.. " teriak teman satu nya lagi marah,


Dan Ikram yang mengumpat di balik dinding langsung menikam penjahat yang baru saja melewati nya, Ikram langsung menembak kaki pria tersebut,


Doorr.......... Door......


Penjahat yang lain mulai menembaki Ikram, dan dengan lihai, Ikram menghindari tembakan mereka sambil terus membalas tembakan,


Saat mendekati penjahat itu, Ikram menendang senjata yang ada di tangan nya sampai terjatuh ke lantai.. membuat penjahat itu marah dan langsung menyerang Ikram


"Bangsat kau pengganggu, siapa kau sebenarnya hah... "


Teriak nya marah sambil melayangkan tinju ke tubuh Ikram, dengan lihai dia langsung membalas penjahat itu dengan membabi buta,


Dan tampa di sangka ternyata ketua penjahat yang sudah terjatuh karena kena tembakan di pahak nya itu, telah menodong kan pistol nya ke arah Ikram...


"Ikram.."


Teriak Sinta spontan


Dan dengan cepat Sinta langsung mengambil kayu dan memukul nya ke arah tangan ketua penjahat sehingga pistol milik nya jatuh ke tanah,


" Aaakhh...... bedebah kau wanita sialan.. " teriak pria itu marah..


Dan setelah nya dia kembali mengambil pistol itu dengan cepat dan gantian menodongkan nya ke arah Sinta...


" Kau pantas mati wanita siaalan......."


Dooorrrrrr.....................

__ADS_1


Bunyi tembakan terdengar sangat nyaring di dalam pabrik yang sudah terbengkalai itu...,


Bahkan tempat itu sangat jauh dari hiruk piruk nya penduduk, sehingga di pastikan tidak akan ada orang yang mendengar suara tembakan yang nyaring itu selain mereka semua yang ada di dalam pabrik.....


__ADS_2