
Mengapa amih seperti itu padaku? Apa amih membenciku ? Tapi kenapa ? Bermacam pertanyaan terus berputar di benak Fathi .
Fathi terus melangkah menuju kamarnya . Pandangannya tidak fokus sampai dia menabrak pintu kamar.
Dug..
" Astagfirullah .... " Fathi terkejut telah menabrak pintu, dia lalu membuka pintu dan masuk.
Di lihatnya Kayla masih tertidur, Fathi beralih menatap jam dinding , sudah pukul 10.
Fathi menghampiri Kayla. Ia berbaring menyamping menghadap Kayla .
Anak ini begitu cantik wajahnya terlihat damai tanpa beban. Wajah Kayla lebih mirip dirinya.
" Semoga hidupmu selalu bahagia , mendapat banyak kasih sayang , mendapat jodoh yang baik dan setia , dimudahkan dalam segala hal , selalu sehat, menjadi anak yang solehah , pintar , menghormati dan dihormati orang lain , semua yang terbaik untukmu nak, amiin ...Al-fatihah .." gumam Fathi memanjatkan do'a kemudian dilanjut membaca al fatihah .
Fathi mencium kening Kayla. Lalu mengubah posisi tidurnya menjadi terlentang.
Fathi mengingat ucapan amih tadi. Egois ! amih bilang dia egois ! Amih tahu apa yang terjadi , dan bisa-bisanya dia dibilang egois, bahkan dia dituduh telah berbuat tidak baik pada Mala.
Siapa yang melamar Mala? siapa yang menikah lagi tanpa sepengetahuan istri pertama ? bahkan istrinya sedang koma.
Sebenarnya siapa yang egois, memaksakan kehendaknya untuk menikah disaat prianya sudah beristri , mungkin dia harus memberi kaca besar pada amih .
Mereka yang egois, Mala dan ayahnya yang memaksa mas Hasbi menikah , amih yang setuju dan melamar Mala, suaminya yang menyanggupi menikah lagi dengan alasan hutang nyawa. Kenapa ada hutang nyawa memang nyawa miliknya . Nyawa kita milik Allah dan akan kembali pada Allah, bukan milik siapa-siapa bahkan dirinya sendiri.
" Aku tidak sempurna, aku akui diriku juga banyak kekurangan, aku bukan wanita solehah tanpa dosa, aku tidak bisa memaksa seseorang harus menyukaiku atau membenciku , aku bukan boneka yang tak punya perasaan sehingga mereka bisa semena -mena terhadapku.
Aku tidak minta dikasihani, atau mencari simpati , Cukup memahami apa yang kurasakan dan support aku dengan do'a dan ketulusan. Apakah itu sulit ?
Rasanya aku ingin mengutuk mereka semua, tapi tak ada gunanya. " monolognya dalam hati .
" Hah , mending aku ngaji aja . Menenangkan hati dari pada mikirin perkataan amih, makan hati !" Gumamnya. Lalu ke kamar mandi untuk berwudhu.
Setelah 1 jam mengaji, Alhamdulillah Fathi bisa menamatkan 1 juz . Fathi menutup Al-Qur'an nya lalu membaca do'a , bermunajat kepada Allah agar diberi kesabaran dan kekuatan, serta jalan keluar terbaik dari setiap masalahnya, dan juga memohon agar dirinya tidak menyakiti dan tidak disakiti orang lain, tidak menghina dan tidak dihina orang lain, menyayangi dan disayang orang lain, agar dia dimampukan menjaga lisan, hati , dan perbuatan , agar terhindar dari perbuatan dosa. Fathi memohon selalu petunjuk dan ridho Nya dan terakhir Fathi memohon perlindungan untuk seluruh keluarganya dan berikan yang terbaik untuk semua keluarganya termasuk Mala. Semoga Mala selalu diberikan kebahagiaan dan kedamaian dalam hati . Karena sumber bahagia berasal dari hati. Amiiin..Al Fatihah ..... " Fathi membaca surat Al Fatihah dalam hati lalu mengusap wajahnya dengan kedua tangan.
Alhamdulillah hatinya merasa tenang.
Tok...tok...
__ADS_1
Seseorang mengetuk pintu. Fathi lekas membuka pintu agar tidak membangunkan Kayla.
Ceklek...
" Amih... silahkan masuk mih !"
Fathi menggeser badannya agar amih bisa masuk. Amih hanya mengintip saja dia melihat Kayla yang sedang tertidur. Amih memperhatikan Fathi yang memakai mukena .
Sebenarnya tujuannya ke kamar Fathi untuk menegurnya, karena tidak keluar kamar dan menemaninya seolah Fathi tidak suka padanya dan menghindarinya, sungguh tidak sopan , padahal dulu Fathi tidak seperti ini , ia adalah wanita yang baik, sopan dan soleh . Kenapa setelah bangun dari koma Fathi jadi tak menghargainya.
Tapi melihat Fathi yang memakai mukena dan ada Al-Qur'an di atas kasur , amih mengurungkan niatnya .
" Kamu kalau sudah mengajinya keluarlah, sudah mau jam 11 lewat, waktunya makan siang kamu belum masak !"
" Iya amih.. " Amih langsung pergi setelah Fathi menjawab.
" Sabar..sabar ..La haula wala quwwata illa billah ... "
Fathi bergegas membuka mukenanya. Ia bercermin merapikan penampilannya. Setelah dilihat dia sudah rapih, Fathi beralih menatap ke arah Kayla , nampaknya Kayla masih tertidur pulas.
Fathi menaruh bantal guling disamping kanan kiri Kayla, juga memasang matras di bawah samping kasur , takut Kayla terjatuh ke bawah.
Fathi langsung ke dapur , ia akan memasak untuk Kayla dulu , dua puluh menit makanan untuk Kayla selesai. Kini ia akan memasak untuk dirinya dan mereka yang sedang asyik berbincang .
Ia memasak sayur sop, bakwan jagung dan teri balado. Tepat jam 12 makanan tersaji di meja makan. Fathi ke ruang tengah untuk memanggil Nyonya besar dan madu .
" Nyo..eh amih ayo kita makan , saya mau lihat Kayla dulu sebentar.. "
" Iya.. jangan lama-lama langsung keluar, kalau Kayla masih tidur gendong aja !"
" iya mih.." Fathi beranjak ke kamar.
" Kenapa sekarang amih jadi begitu, otoriter !" gumamnya pelan sambil terus melangkah.
Dilihatnya Kayla masih tidur , tak ada pilihan ia menggendong Kayla dengan hati-hati agar Kayla tidak terbangun.
Fathi keluar dan menutup pintu. Sampai di ruang makan, Fathi duduk berseberangan dengan amih dan Mala.
" Kak Fathi kenapa gak panggil aku untuk bantuin masak , masakannya banyak, kak Fathi pasti kerepotan.
__ADS_1
" Gak apa-apa Mal, aku sudah biasa masak banyak !"
" Iya dia itu pinter masak , tenang saja Mala , jika Fathi butuh bantuan dia pasti akan panggil kamu . Iya kan Fath ? "
" Iya amih.. " Fathi tersenyum tulus .
" Amih mau sama apa ? biar Mala ambilkan !"
" Sama semuanya, kelihatannya enak !"
" Sayur sopnya di pisah pakai mangkok ya Mal !" ucap Fathi.
"iya kak "
Fathi mengambil nasinya setelah mereka . Ia memejamkan mata berdo'a dalam hati.
Saat sedang makan , Kayla terbangun dan menangis kebetulan Mala dan amih sudah selesai , Mala mengambil Kayla agar Fathi bisa melanjutkan makannya.
Setelah makan Fathi melihat meja dan keadaan dapurnya. hah.. dia harus membereskannya seorang diri lantas apa gunanya madu. Astagfirullah kenapa sekarang ia suka mengeluh, sudahlah nikmati saja.
Setengah jam Fathi membereskan dapur , oh iya dia ingat belum menyiapkan makan Kayla . Fathi lalu nengambil mangkok berisi makanan Kayla dan tak lupa minumnya.
Amih yang melihat Fathi baru keluar dari dapur tersenyum.
" Kenapa lama Fath?"
" Maaf amih Fathi habis beresin dapur dulu dan cuci piring." Fathi beralih menatap Mala.
" Sini Mal, aku suapin Kayla makan ."
" Biar Mala saja kak , kak Fathi pasti lelah habis masak dan cuci piring."
" Gak apa-apa Mal, aku kan wonder woman. " canda Fathi terkekeh.
" Sudah Fath, biar Mala saja kamu pasti lelah, Mala sudah biasa menyuapi Kayla, kamu tidak usah khawatir. Buktinya Kayla ndut dan sehat .. bikin gemes... ." ucap amih .
" Iya amih ." Fathi tersenyum manis sekali sampai terlihat lesung pipinya. Ada Allah bersamaku batin Fathi.
...----------------...
__ADS_1