Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku

Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku
Bab 23.


__ADS_3

Hasbi dan Mala sedang berada di restoran jepang , sudah lama Mala tidak ke restoran jepang. Kayla digendong oleh Hasbi.


" Mas..biar Kayla sama aku , kamu makan aja !"


" Gak apa-apa , kamu makan aja biar cepat pulang !" Mala melanjutkan makannya.


" Habis ini kita langsung pulang ya, aku sholat di rumah aja!"


" Iya mas ." Mala tersenyum ia menikmati jalan-jalannya bersama Hasbi, ia merasa benar-benar menjadi istri Hasbi. Ia akan minta di ajak keluar lagi oleh Hasbi.


Kayla akhirnya di tidurkan di stroller. Hasbi makan dalam diam. Ia ingat Fathi tidak pernah mau di ajak ke tempat restoran jepang seperti ini , katanya makanannya mahal tapi gak kenyang, kalau cuma ikan sushi atau mi ramen ia juga bisa masak di rumah, dan memang bisa..makanan buatan Fathi tak kalah enak dengan restoran ini.


Ia ke sini karena Mala yang minta , ia tidak enak untuk menolak karena ini pertama kali Mala ia ajak makan di luar, sebagai seorang suami tentu dia akan kabulkan selagi dia mampu .


Hasbi sudah selesai makannya, ia menunggu Mala yang masih makan. Lalu ia pamit ke toilet dulu.


Mala makan sambil memperhatikan Kayla.


" Kemala ?" seseorang memanggil Mala.


Mala mengalihkan pandangannya ke arah suara itu


" Reyhan !" ujarnya pelan.


" Benar , kamu Mala !" Reyhan langsung duduk di depan Mala.


" Hai..Rey !"


" Kamu tambah cantik saja, apa kabarmu Mal? ini anak siapa?"


" Terima kasih.Kabarku baik dan Ini anakku !"


" Anakmu, tapi bagaimana mungkin, menikah saja belum !"


" Aku sudah menikah dan ini anakku !" Reyhan terkekeh tidak percaya.


" Oh iya, kalau aku tahu akan bertemu kamu di sini, aku akan membawa undangan untuk kamu, aku akan menikah ."


" Selamat atas pernikahan kamu !"


" Harusnya kita yang menikah Mala !" Mala tersenyum miring mendengar ucapan Reyhan.


" Sudahlah Rey , jangan mengungkit yang lalu, kau yang memutuskan tali itu , aku harap saat kita bertemu di manapun kau pura-pura tidak mengenalku !"


" Aku minta maaf padamu ."


" Sudah aku maafkan , bisakah kau pergi sekarang ! aku tidak mau suamiku salah paham !"


" Ok ! semoga kau bahagia !" Reyhan pergi dari meja Mala menuju mejanya bersama calon istrinya.


Hasbi melihat Mala yang sedang duduk bersama laki-laki. Ia tidak suka melihatnya, walau ia tidak cinta pada Mala tapi ia tak suka miliknya diganggu. Hasbi tipe lelaki pencemburu dan protektif. Karena Mala sudah menjadi miliknya ia tak boleh sembarangan berinteraksi dengan lelaki apalagi tanpa dirinya.


Hasbi menghampiri Mala setelah pria itu pergi.


" Ayo kita pulang !" ajak Hasbi dengan tegas , langsung mendorong stroller bayi tanpa menunggu Mala. Ia sudah membayar billnya jadi ia bisa langsung pergi.

__ADS_1


Mala bergegas mengikuti Hasbi. Rayhan melirik sekilas ke arah Mala yang mengikuti Hasbi.


" Bukankah itu pria yang ditolong Mala? apakah itu anaknya? apakah dia duda ? " Tanya Reyhan dalam hati .


" Kenapa mas, kamu liatin apa sih ?"


" Ah..enggak liatin apa-apa ! ayo makan !" Reyhan melanjutkan makannya.


...----------------...


Jam 1 Hasbi tiba di rumah , Ia bergegas turun membawa belanjaan mereka. Mala turun bersama Kayla dalam gendongannya.


Hasbi tidak berbicara sepatah katapun sejak pulang dari restoran. Mala bingung ada apa dengan Hasbi.


Bahkan Hasbi masuk tanpa memberi salam .


" Wa'alaikumsalam , " Sindir amih. Hasbi mencium tangan amih.


" Mih ...Hasbi langsung ke dalam ya belum sholat udah jam 1 !" Hasbi masuk ke dalam .


" Maaf mih ....Mala titip Kayla dulu, Mala juga belum sholat. "


" Iya sini..sama eyang dulu ya sayang ..bubunya mau sholat dulu ..!" Amih menggendong Kayla. Mereka sholat masing- masing.


Sementara Fathi masih berada di rumah Sisca. Ia sedang makan bersama Sisca setelah sholat dzuhur.


" Wah..ayam geprek , gado-gado, burger, kentang goreng , banyak amat Sis..!"


" Iya....kapan lagi lo ke sini. Selagi lo di sini kita mukbang !"


" Gaya lo ..tarik sis..!"


Fathi tertawa lepas, ia seakan lupa pada masalah hidupnya .


" Sh..sh..ah..ah... gila lo , ini pedes level berapa shh..hah...pedes buanget Sis..!" Fathi sudah menghabiskan dua gelas air minum , kadang ia selingi es krim yang manis.


" Level 10.. ssh..hah..ini obat gue kalo stress , otak gue langsung fresh..bis makan pedes.. ssh .hah..ssh .hah..!"


" Kayaknya ssh..hah..gue ..juga.. ssh ..hah.. langsung ssh..hah..hilang stressnya !" ujar Fathi sambil mengipasi wajahnya.


" Kayaknya ..gue..ssh..hah..harus mandi lagi , ssh ..hah..gila pedes banget...liat gue keringetan ..baju gue basah..!" ujar Fathi.


drt...drt...


Fathi mengambil ponselnya yang berdering , tertera nama Hasbi. Ia mengangkatnya.


" Halo Assalamu'alaikum." Hasbi lebih dulu mengucapkan salam.


" Wa' alai shh..hah..kumsalam...." Rasa pedasnya belum juga hilang mulutnya terasa terbakar.


" Kamu di mana ?" Suara Hasbi berubah yang semula lembut menjadi tegas.


" Di .sh..hah..rumah Sisca..hah.." Fathi mengambil es krim dan memakannya untuk meredakan pedasnya.


" Shh..ah..shh..hah.." Suara Sisca yang sedang makan terdengar oleh Hasbi.

__ADS_1


" Jangan bohong Fathi..itu siapa ?"


" itu Sisca mas.ssh..hah..!"


" Aku jemput kamu sekarang !" Sambungan terputus.


" Putus...hah..gila pedesnya gak ilang-ilang..ssh..ah kapok gue !" Fathi bergegas minum air hangat.


Sementara Sisca tertawa terbahak-bahak.


" Lo kenapa Sis ..jangan gila deh..masa gara-gara ssh ..ah..geprek ngerusak otak lo !"


"Gue yakin , hah..si Hasbi pasti lagi kepanasan . Dia pasti langsung ngebut ke sini !"


" Terserah lo deh mau ngomong apa !" Fathi makan burger yang ada di meja.


" Lo belum kenyang Fath ?"


" Ngilangin pedes !"


Mala hendak memanggil Hasbj tapi ia tidak menemukan Hasbi.


" Mih ...liat mas Hasbi gak ?" Mala keruang tengah menemui amih yang sedang nonton.


" Tadi ke luar, naik mobil mungkin mau jemput Fathi."


" Oh..begitu !" Mala mengeluarkan barang -barang belanjaannya.


Hasbi sampai di rumah Sisca . Dulu ia sering mengantar Fathi ke rumah ini,


Tok..tok...


"Assalamu'alaikum , "


" Wa'alaikumsalam," Sisca membuka pintu.


" Hasbi cepat banget nyampenya lo ngebut ?"


" Mana Fathi..?" Hasbi tidak menjawab pertanyaan Sisca justru menanyakan Fathi.


" Tuh di dapur lagi makan, masuk aja !"


Hasbi segera masuk dan menuju dapur , ia melihat Fathi sedang lahap memakan burger. Ia tersenyum.


" Khem..kamu kenapa belum pulang !" Fathi melihat ke arah Hasbi.


" Mas..Hasbi. Kok udah sampe lagi ?"


" Kenapa kamu gak mau aku di sini takut mengganggu kegiatan kamu mukbang ?" Hasbi melihat bekas makan di meja , ayam geprek yang tidak habis dengan sambal yang melihatnya saja bikin sakit perut.


" Kamu mau makan mas ?" Hasbi melihat Fathi , bibirnya merah dan tebal mungkin efek kepedesan , hidungnya merah , pipinya juga sedikit merona.


" Mas..malah bengong !"


" Eh..enggak makasih mas sudah makan tadi , kamu masih makan sok terusin aja .Aku tungguin kamu !"

__ADS_1


" Ya ...udah nih makan kentang sambil nunggu !" Fathi sengaja berlama-lama agar dia punya waktu berdua dengan Hasbi. Ia juga ingin mengatakan rencananya pada Hasbi. Semoga Hasbi menyetujuinya.


...----------------...


__ADS_2