Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku

Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku
Bab 48


__ADS_3

Fathi sekarang sedang bersama Restya atau di panggil Resty teman Fathi saat SMA yang kini sudah menjadi seorang pengacara.


Fathi sudah meneleponnya sekitar 3 hari yang lalu.


" Jadi Lo serius mau ngajuin ini ?"


" Iya ..Lo bisa kan bantu gue. Biar semua lancar dan cepat. Gue gak minta macam-macam. Gue cuma mau prosesnya cepet aja. Dan satu lagi hak asuh anak gue."


" Gue bisa bantu Lo. Tapi gue tanya sekali lagi Lo yakin? "


" Yakin Res ! gue gak tiba-tiba ngambil keputusan ini. Butuh waktu yang panjang dan gue juga udah berusaha buat mempertahankan pernikahan gue. Tapi justru kami bertiga semakin terluka."


" Tapi kenapa harus lo yang ngalah. Kenapa harus istri pertama yang bercerai ?"


Fathi tersenyum .


" Mungkin Lo atau yang lain berpikir kalau gue cerai berarti pelakornya menang. Kalau gue berpikir gini, kalau gue gak cerai, hati gue bakal sakit seumur hidup. Daripada seumur hidup yang gue rasain cuma sakit mending gue pisah. Gue cari kebahagiaan gue sendiri dan hati gue tenang. Jika gue tahu tidak akan bahagia dengannya apakah gue harus meneruskannya? Gue bukan mengalah atau berkorban untuk mereka tapi gue mundur untuk diri sendiri untuk kebahagiaan hati gue."


" Tapi lo kan bisa tekan madu lo buat mundur atau lo minta Hasbi pisah sama Mala."


" Nyuruh Mala yang mundur gak mungkin. Amih akan membelanya. Sebenarnya Hasbi juga bilang dia akan menceraikan Mala dan minta gue tetap disamping dia. Tapi dia minta izin untuk tetap bertanggung jawab sama Mala sampai Mala dapat suami yang cinta sama dia dan bahagia. Itu berarti walaupun mereka pisah Hasbi tetap aja terikat dan terhubung dengan Mala kan ? Jadi percuma aja . Udahlah gue suka emosi bahas dia. Calon mantan suami gue itu emang terlalu baik sampai buat kebahagiaan dia sendiri aja dia korbanin , bodoh kan dia. "


" Iya laki lo itu goblok. Si Mala juga kurang ajar. Tenang aja Fath, semua ada balasannya. Karma berlaku . Tuh bapaknya si Mala kagak bakal tenang di kuburnya udah ngerusak rumah tangga orang menjelang kematiaannya."


" Hus...gak boleh ngomong gitu sama almarhum."


" Esmosi gue tahu ! oh iya lo tenang aja hak asuh anak lo kemungkinan besar jatuh di tangan lo, karena dia masih balita. Dan lo juga walaupun akan jadi single parent tapi punya penghasilan, hidup lo mapan jadi tenang aja ..anak lo bakal ikut lo ."


" Thank you so much Res. Gue utang ama lo . "


" Apaan sih. Ini kewajiban sebagai pengacara lo. "


" Iya ..tapi lo gak mau dibayar."


" Buat sahabat gue. Apa sih yang enggak. Tapi gue kangen masakan lo ."


" Gampang . Besok gue masak banyak buat lo sama temen-temen lo."


" Thank you Fath." Resty memeluk Fathi sesaat.


" Gue yang makasih." Ucap Fathi.


" Mana berkasnya biar semua cepet di urus !"

__ADS_1


" Ini gue udah bawa semua. Sampai keterangan gue koma dari rumah sakit. Gue juga minta kesaksian dari dokter dan perawat yang jadi saksi pernikahan Hasbi dan Mala . Mereka bersedia di panggil kapanpun. Ini nama dan no telepon mereka. "


" Sip..lo niat banget. Sampe semua udah siap. Jadi tugas gue gak terlalu berat. Lagi pula pernikahan mereka tanpa izin lo dan itu sudah memberatkan mereka. " Fathi tersenyum mendengar ucapan Resty.


" Kalau gitu semua udah beres kan ya. Gue mau pulang kasian bunda ngasuh Kayla. "


" Ok ! Untuk hari ini semua beres. Lo tinggal tunggu kabar aja untuk panggilan persidangan. "


" Ok! Makasih . Gue pulang dulu ya. Besok makan siang gue ke sini bawa makanan ." Fathi lalu berdiri dan berpelukan dengan Resty dan cipika cipiki .


" Hati-hati di jalan salam buat bunda."


" Iya..Assalamu'alaikum."


" Wa'alaikumsalam."


" Lo pasti akan bahagia Fath ." Gumam Resty.


...***...


Fathi sudah sampai di rumah Bunda. Sekarang ia sedang berada di kamarnya bersama Bunda dan Kayla.


" Kamu yakin Fath ? "


" Iya Bunda. Fathi yakin. Bunda kenapa seperti meragukan Fathi?"


" Bunda kenapa berpikir begitu? Memangnya kenapa dengan status janda dan single parent. Fathi kadang gak ngerti dengan orang yang berpikiran negatif dengan status janda. Kami salah apa? Kami cuma ingin terlepas dari penderitaan ikatan pernikahan yang menyiksa. Masalah single parent Bunda tidak usah khawatir. Wanita itu multitalent Bunda, dia bisa menjadi ayah dan ibu sekaligus. Berbeda dengan pria yang belum tentu bisa menjadi peran ibu. Kalau bunda khawatir masalah penghasilan, tenang saja Fathi punya usaha . Mas Hasbi aja gak tahu." Fathi tersenyum Angkuh.


" Benarkah usaha apa ?"


" Fathi punya villa di Bogor yang Fathi sewakan. Fathi juga punya kos-kosan di dekat kampus MB. Fathi juga buka usaha sama teman Fathi Sisca. "


" Kamu sejak kapan punya usaha?"


" Sejak Fathi tahu Mas Hasbi menikah lagi. Fathi berpikir biasanya istri kedua pengen menguasai harta suami. Jadi Fathi amankan uang -uang Mas Hasbi yang memang sudah jadi hak Fathi. Fathi juga punya tabungan waktu Fathi kerja dulu . Ditambah semua perhiasan Fathi yang Fathi jual. Uangnya cukup untuk beli kos-kosan. lalu hasilnya untuk buka usaha dengan Sisca. Kalau Villa di Bogor itu punya teman karena dia pindah ke luar negeri dia mau jual villa nya dan bayarnya di cicil. "


" Syukurlah nak. Kamu sudah berpikir panjang. Maaf Bunda sempat meragukan kamu. Anak Bunda memang hebat. Kasihan sekali Hasbi kehilangan berlian seperti kamu."


" Sudahlah Bun jangan ngomongin dia lagi ah..Bunda do'akan saja Fathi ya biar semua dilancarkan ."


" Pasti nak . Bunda selalu mendo'akan kamu agar selalu bahagia. Kamu pantas mendapat yang lebih baik dari Hasbi."


" Amiin. Semoga semua do'a Bunda di ijabah Allah SWT."

__ADS_1


" Amiiiin ya robbal 'alamin. " ucap Bunda.


Kayla terbangun dia mengucek-ngucek matanya. Kayla melihat Fathi dan minta di gendong.


" Anak mamah sudah bangun. Yuk kita makan buah. "


Bunda dan Fathi ke luar kamar menuju dapur. Fathi mengambil buah naga yang tadi ia beli.


Ia memotongnya menjadi dadu. Diberikan pada Kayla. Ia memakannya dengan lahap sampai buah naga itu habis.


" Nak..gi ."


" Mau lagi nak..boleh sebentar ya mamah kupas lagi. "


Bunda memperhatikan Fathi dan Kayla. " Kamu memang hebat nak mampu bertahan dan berjuang untuk anakmu. Semoga kamu mendapat jodoh yang lebih baik dari Hasbi. Semoga kalian selalu bahagia." Doa Bunda dalam hati.


...----------------...


Hallo readers bagaimana kabar pagi ini semoga semua baik ya.


Kalian benar.


Ternyata Fathi mau ngurus perceraian dengan Hasby.


Dan semoga di bab ini terjawab ya kenapa Istri pertama selalu mengalah . Bukan mengalah tapi mencari yang lebih baik.


And as you wish . Fathi mengajukan hak asuh anaknya..semoga readers senang ya . ๐Ÿค—


Ternyata Fathi sudah mengantisipasi dan punya usaha. Wanita itu memang multitalenta dan berpikir panjang ke depan. Semoga semua do'a Bunda terkabul ya..amiiin.


Terima kasih readers semua komentarnya jadi inspirasi author untuk menulis maaf kalau tidak bisa selalu menjawab semua komentar kalian


Terimakasih sudah membaca cerita author juga udah memberi


โคLike


โคKomen


โคhadiah bertabur bunga.


โคvote


Jangan lupa jaga kesehatan

__ADS_1


๐Ÿ˜—๐Ÿ˜—๐Ÿ˜— Love You All ๐Ÿ˜—๐Ÿ˜—๐Ÿ˜—


see you in next chapter.๐Ÿ’–๐Ÿ’–


__ADS_2