Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku

Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku
Rumah Vio


__ADS_3

Alfa tahu di tidak berhak melarang Vio tapi dia cuma ingin Vio cepat sembuh.


"Vio,maaf ya Kakak baru busa jenguk kamu, ini Kami bawa sedikit buah tangan." Kayla memberikan apa yang dia beli pada Vio, begitu juga yang lain.


"Aduh Kak, terima kasih ya. Kalian repot-repot segala. Kalian datang jenguk aja, Vio sudah senang. Selama ini tidak pernah ada teman yang datang ke rumahku."


"Masa, jenguk orang sakit gak bawa gak apa-apa."


Datang ibunya Vio dan adiknya. Mereka membawa minuman dan kue di atas nampan.


"Silahkan, maaf seadanya," ucap ibunya Vio. Kemudian Melati meletakkan masing-masing minuman ke hadapan tamu kakaknya. Tidak ketinggalan kue tangvdi letakkan di tengah-tengah mereka.


"Terima kasih banyak Ibu, maaf jadi merepotkan," ucap Kayla.


"Tidak merepotkan, Ibu tinggal dulu ya, ada kerjaan." Ibu Violetta tersenyum.


"Silahkan Bu," saut Kayla. Ibu Violetta pergi.


"Vio, boleh kenalan gak sama adiknya?" tanya Ogi yang tidak melepas pandangannya dari Melati.


"Tanyanya sama dia aja langsung. De, boleh gak kenalan gak?" tanya Vio sambil tersenyum.


Sedangkan Melati adik Vio hanya tersenyum.


"Lo, modus mulu!" tegur Rio.


"Modus apa sih, kan wajar mau kenalan. Masa main ke rumah Vio gak tahu nama adiknya?"


"Melati, Kak." Melath menyebutkan namanya.


"Oh, Melati. Kakak namanya Ogi, yang ini Rio, ini Lion, ini Alfa, dan yang cantik ini namanya Kayla." Ogi memoerkenalkan semua satu-persatu. Melati hanya tersenyum pada setiap orang yang namanya disebutkan.


"Vio, Kamu jangan bergerak, kalau mau cepat sembuh!" celetuk Alfa.

__ADS_1


"Iya Al." Vio jengah dengan Alfa yang dari tadi melarangnya bergerak, sedangkan Vio orang yang tidak bisa diam.


"Ini untuk kebaikan kamu. Biar cepat sembuh, terus bisa sekolah lagi."


"Iya Al."


"Kak Alfa, perhatian banget sama Kak Letta!" ucap Melati.


"Gak, kok. Kami semua teman Vio, jadi kami cuma ingin teman kami cepat sembuh dan bersekolah lagi. Kan sayang ketinggalan pelajaran."


"Iya, Kak. Memang Kak Letta susah di bilangin. Di suruh diam sama Ibu, malah jalan-jalan terus!" adu Melati.


"Apa sih, de?" Vio tidak suka adiknya mengadu pada Kayla dan yang lainnya.


"Emang bener, kan!"


Mereka lalu mengobrol dengan Vio dan Mela.


"Maaf, kami tidak bisa lama sudah terlalu sore, kami pulang dulu ya." Kayla pamit pada tuan rumah.


"Ibu mana?"


"Oh, Ibu sedang bantu-bantu di tetangga."


"Kalau begitu, nanti tolong pamitin ya."


"Iya, Kak."


"Dah, Mela. Nanti kalau Kakak main ke sini lagi boleh?" tanya Ogi.


"Boleh, Kak," jawab Melati.


"Udah, ayo pulang!" Rio menarik Ogi.

__ADS_1


Mereka semua pulang. Ogi dan Rio mebaiki motor dan pulang ke rumah masing-masing. Sedangkan Alfa, Lion dan Kayla naik mobil, pulang ke rumah Kayla.


Sampai di rumah bertepatan dengan Adzan magrib yang berkumandang.


"Assalamu'alaikum."


"Wa'alaikumsalam"


"Kok kalian baru pulang?"


"Iya Mah, tadi kami jenguk Vio dulu."


"Oh, ya udah. Kalian cepat wudhu sudah magrib kita sholat berjamaah terus makan malam."


"Iya, Pah," jawab mereka kompak.


Mereka lalu sholat berjamaah di musholla dalam rumah.


Setelah sholat mereka makan malam bersama.


"Lion, Setelah lulus kamu mau kuliah di mana?"


"Di mana aja Pah, tapi Lion maunya di sini aja, jangan jauh-jauh."


"Iya ... ya, di sini juga banyak yang bagus."


"Pah, Lion mau ijin bagaimana kalau setelah Lion lulus. Lion sama Kayla tunangan."


"Boleh, nanti Papah bicarakan sama Papah Hasbi."


"Makasih, Pah." Lion tersenyum lebar.


...----------------...

__ADS_1


"


__ADS_2