
Happy reading.
Makanan yang dibeli Kayla sudah habis. Fathi juga sudah minum obat.
" Kayla, di mana Alfa dan Papah? kenapa mereka belum juga kembali ?" Tanya Fathi.
" Mungkin mereka makan dulu Mah. Kak Alfa kan baru datang." Jawab Kayla.
" Mamah mau pulang aja. Gak usah nunggu habis infus ya. Mamah udah enakan kok. Apalagi ada Alfa sekarang."
" Nanti Mah kalau sudah habis ya , cairan infusnya. Kan dokter bilangnya juga begitu ."
" Lama Kay.."
Ceklek.....
" Ada apa Mah? Kok cemberut ?" Tanya Sultan yang baru datang.
" Kalian lama banget. Mamah kan kesepian !" protes Fathi.
" Mamah dari tadi minta pulang pah ." Ucap Kayla.
" Ya sudah ayo kita beres-beres . Papah sudah izin dokternya kalau mamah mau pulang sekarang. Nanti ada suster ke sini, buat lepas infus. "
" Alhamdulillah."
Fathi senang sekali, Alfa mendekati Mamahnya dan memijit kakinya sambil ia duduk di samping tempat tidur.
" Mah .. jangan banyak pikiran ya. Kalau ada apa-apa itu cerita sama Alfa ,kak Kayla, juga Papah. Jangan dipendam sendiri. Kita cari solusi yang terbaik bareng-bareng. " Ucap Alfa lembut.
" Iya sayang maafkan Mamah ya sudah membuat kamu dan semuanya khawatir. "
" Kami sayang mamah. " Kayla memeluk Fathi di susul Alfa dan Sultan, layaknya teletubbies.
***
Fathi sekarang sudah berada di rumah. Sultan langsung menyuruhnya istirahat di kamar. Tapi Fathi menolak ia ingin berkumpul dengan anak-anaknya.
Kayla sedang membuat kue untuk Fathi. Alfa duduk di samping Mamahnya.
Terdengar suara dering telepon. Sultan langsung mengangkatnya . Ternyata itu adalah ponsel Sultan. Ia melihat tertera nama Hasbi dilayar ponsel . Hasbi bilang bahwa dia sekarang berada di Bandara.
Sultan menutup teleponnya. Ia menyuruh supirnya untuk menjemput Hasbi di bandara.
Sultan menghela nafas. Seharusnya ia tidak biarkan Fathi pulang. Fathi membutuhkan istirahat tapi sekarang mereka justru kedatangan tamu. Menolakpun tidak enak.
Sultan memberitahukan pada Keluarganya bahwa akan ada keluarga Hasbi datang.
Sultan berpesan pada Kayla agar dia yang menjamu tamu karena Fathi membutuhkan istirahat.
Setengah jam kemudian datanglah Keluarga Hasbi tapi ternyata bukan Hanya Hasbi Mala dan Lionell tapi juga ada 3 orang perumpuan yang ikut dengan mereka.
__ADS_1
" Assalamu'alaikum, Bang apa kabar ?" Tanya Hasbi.
" Wa'alaikumsalam, kabar baik. Alhamdulillah untung kami sudah di rumah saat kau telepon !" Ucap Sultan
" Memangnya abang ke mana sebelumnya?" Tanya Hasbi.
" Kami baru pulang dari Rumah sakit. Fathi pingsan tadi pagi." Ucap Sultan.
" Ya ampun Kak, maaf kami baru tahu. Seharusnya kami telepon dulu sebelum ke sini. Kami justru mengganggu waktu istirahat Kak Fathi." Ucap Mala.
" Tidak apa-apa Mal, aku cuma kelelahan aja kok !" Ucap Fathi.
"Khem.." Seorang wanita tua berdehem
"Oh iya.. aku hampir lupa ini ke kenalkan Tanteku. Namanya Gauri. Dan ini anaknya Tante Gauri , Sanchi. Nah kalau gadis ini adalah Anandi anaknya Sanchi. Mereka mau ikut liburan." Mala memperkenalkan keluarga Tantenya. Yang dikenalkan memberikan senyum termanisnya untuk Pria tampan tak perduli sudah beristri.
" Oh selamat datang. Silahkan masuk ..kenapa jadi ngobrol di pintu." Ajak Fathi.
Mereka semua masuk ke dalam. Dan duduk di ruang tamu. Gauri merasa takjub dengan rumah ini. begitu besar dan mewah.
" Sanchi, kalau kamu punya rumah sebesar ini kita akan bahagia 7 turunan. Fathi sangat beruntung mendapatkan suami tajir dan tampan setelah bercerai dengan Hasbi. " Bisik Gauri pada Sanchi.
" Iya Mi, Hasbi saja sudah tajir. Ini lebih tajir lagi. Kamu lupakan saja Hasbi. Yang ini lebih kakap. Kamu gaet dia bisa?"
" Itu soal mudah Mi, semua pria akan takluk padaku. Mami lihat saja nanti." Mereka bisik-bisik tidak menyadari Kayla memperhatikan mereka. Walaupun dia tidak dapat mendengar yang mereka ucapkan, tapi dia yakin bahwa kedua orang ini bukanlah orang baik.
Mana ada orang baik, tidak sopan begitu. Bisik-bisik di depan tuan rumah.
Gauri tidak sengaja melihat ke arah Kayla ia lalu tersenyum canggung dan mencolek Sanchi. Sanchi pun melihat ke arah Kayla dan tersenyum canggung lalu mereka sama-sama diam.
Anandi takjub melihat Alfa. Ia langsung merapikan pakaiannya.
Mbok datang membawa minuman. Dan kue buatan Kayla.
" silahkan di nikmati. " Ucap Fathi.
" Terima kasih." Jawab mereka.
" Lion kita main game yuk !" Ajak Alfa pada Lion.
" Ayo. Pah, Bubu. Lion sama Alfa dulu ya."
" Iya gih.." Ucap Hasbi.
" Hm..aku boleh ikut gak ?" Tanya Anandi.
" Maaf ini hanya untuk laki-laki." Ucap Alfa. Dia pun pergi bersama Lionel.
" Iya Anandi. Kamu itu perempuan mainnya sama perempuan lagi. Itu ada Kak....?"
" Kayla Azahra Mubarak." Ucap Fathi.
__ADS_1
" Ah iya maaf..aku lupa namanya. Tuh Anandi main sama Kak Kayla saja." Ucap Sanchi.
" Ayo Kayla ajak sanchi main ke kamarmu." Ucap Fathi.
" Tidak Mah, aku sama Mamah aja."
" Kayla rupanya sangat manja ya. Padahal umurnya lebih tua dari Sanchi. Memang itu bagaimana kebiasaan seorang ibu mendidik anaknya. " Ucap Sanchi seraya terkekeh.
" Mungkin karena Kak Fathi sedang sakit membuat Kayla jadi manja. Ya Kay. " Ucap Mala.
" Bubu. Kayla juga kangen Bubu. Kayla memeluk Mala. "
" Bahagianya Kayla punya 2 ibu dan 2 ayah. Aku tidak punya ayah. "
" Sayang, kan ada Mamah . Biarkan Ayahmu tenang di sana." Ucap Sanchi.
" Mah Sachi lelah mau istirahat."
" Oh kalau begitu kami pamit Bang, kami mau ke hotel dulu. " Pamit Hasbi.
" Kok ke hotel. Kita gak istirahat di sini ?" Tanya Tante Gauri.
" Gak Tante. Kak Fathi baru saja pulang dari Rumah sakit. Dia butuh banyak istirahat. Kita sebaiknya di hotel saja. "
" Justru karena Fathi lagi sakit . Kita di sini saja . Kita bisa membantu meringankan pekerjaan Fathi. Biar Fathi bisa banyak istirahat. " Ucap Sanchi.
" Iya ..Sanchi pintar masak loh Biar nanti dia yang memasak ."
" Kenapa mereka memaksa banget mau tinggal di sini. Mana bilang mau masak segala lagi. Kak Fathi paling tidak suka ada yang memasak untuk keluarganya apalagi suaminya." Batin Mala.
" Tidak Tante, kita ke hotel saja. Memang sejak awal Mas Hasbi sudah memesan hotel. Kita hanya singgah sebentar. "
" Kayla pasti rindu dengan Papahnya dan ingin punya waktu lebih lama dengan Papahnya. Iya kan Kayla ?"
" Iya aku rindu dengan Papah tapi aku bisa ke hotel kapan saja. Iya kan Pah ?" Kayla bertanya pada Hasbi.
" Iya sayang. " Jawab Hasbi.
" Lagi pula kami akan pergi ke tempat Omanya anak-anak. " Ucap Sultan.
" Oh.. baiklah kalau begitu ayo kita ke hotel Hasbi. Kasihan Anandi sudah lelah. "
" Aku titip Lionel ya. Dia katanya ingin bersama Alfa selama di sini ." Ucap Hasbi.
" Kamu tenang saja. Lionel sudah seperti anak kami. Tentu kami akan menjaganya dengan baik." Timpal Sultan.
Hasbi dan Mala juga Tante Gauri beserta anak dan cucunya, pamit pergi. Mereka pergi tanpa Lionell.
" Pah, kenapa Papah tidak mengajak Mas Hasbi tidur di sini, biasanya juga mereka tidur di sini kalau ke Bali?"
" Mamah gak liat dia ke sini sama siapa? Papah tidak mau mendekati masalah. Mereka adalah masalah, dari gelagatnya aja udah keliatan. Mamah harus banyak istirahat. Mereka nanti malah membuat kamu stress. Dan Hasbi juga pasti menyadarinya makanya mereka pesan hotel."
__ADS_1
" Wah..Papah! Kayla setuju banget ! Papah the best." Kayla memeluk Sultan. Fathi tersenyum.
...----------------...