
Alfa sedang mengaji di kamarnya . Ia sedang menghafal beberapa ayat . Seseorang membuka pintu. Ia yang melihat Alfa sedang mengaji, melangkah masuk tanpa suara dan menutup pintu perlahan.
Ia lalu berbaring di tempat tidur yang ada di samping tempat tidur Alfa hanya terpisah oleh satu meja belajar. Ia mendengarkan Alfa mengaji.
" Shadaqallahul adzim." Alfa menutup Al-qur'an nya dan mencium Al-Qur'an itu. Ia lalu meletakkan Al-Qur'an itu di meja. Lalu Alfa berdo'a untuk dirinya dan keluarganya serta untuk orang-orang di sekitarnya.
" Al.. kamu di panggil sama ustad Azam ."
" Hah, kenapa kamu baru bilang ?"
" Maaf, tadikan kamu lagi ngaji. Aku gak enak ganggu."
" Seharusnya kamu bilang aja. Biar aku selesaikan ngajinya lebih cepat. Ini sudah setengah jam Gam ! Aku gak enak sama Ustad Azam. Tapi makasih ya." Alfa bergegas pergi ke tempat Ustad Azam.
" Sebenarnya aku sengaja Al biar kamu bisa istirahat. Ustad Azam itu tidak adil sama kamu. Aku kasihan sama kamu yang disuruh-suruh terus sama dia. Sebenarnya apa masalah dia sama kamu Al ?" Gumam Agam selepas Alfa pergi dari kamar.
...***...
Tok...tok..
Alfa mengetuk pintu kamar Ustad Azam.
" Masuk !"
" Assalamu'alaikum Ustad, Kata Agam Ustad memanggil saya?"
" Iya dan itu sudah setengah jam yang lalu ! "
__ADS_1
" Maaf Ustad tadi saya sedang mengaji. Agam tidak enak mengganggu saya. Jadi dia baru bilang setelah saya selesai mengaji."
" Ya sudah. Saya cuma mau bilang. Nanti beberapa minggu lagi akan ada acara di pesantren kita. Pak Haji Ibrahim ingin kamu tilawah ya. Nanti saya akan bilang ayat dan suratnya, kamu tinggal menghafal. Kamu bersedia ? "
" Iya ..Insyaallah , saya siap Ustad !"
" Bagus ! Sekarang tolong kamu buatkan saya rangkuman untuk besok ya.. bukunya ada di meja ! Kalau sudah selesai kamu tinggal aja."
" Iya Ustad. " Alfa mengerjakan apa yang di perintahkan oleh Ustad Azam.
Alfa tidak merasa keberatan justru ia senang . Karena besok ia tahu materi apa yang akan di bahas .
" Alfa kamu tahu kenapa saya selalu menyuruh kamu ?" Tanya Ustad Azam.
" Maaf Tad, tidak tahu." Jawab Alfa sambil tetap menulis.
" Apa itu Tad ?"
" Rahasia, kamu harus mencari sendiri jawabannya. Mungkin kamu merasa tidak menemukannya, tapi kamu sudah merasakannya ." Kata Ustad membuat Alfa berhenti menulis dan melihat ke arah ustad.
" Sudah selesai belum ?" Tanya Ustad.
" Sedikit lagi, Tad !" Alfa melanjutkan menulisnya.
" Waktu kamu kemari, saya melihat keluargamu. Orang tuamu sangat baik ya dan siapapun yang melihatnya akan sangat iri karena mereka pasangan yang serasi . Saya juga melihat Kakakmu. Dia sangat cantik. " Alfa terkekeh mendengar Ustad memuji kakaknya.
" Cantik, tapi manja." Alfa jadi teringat pada kakak yang sangat dia sayang.
__ADS_1
" Manja itu memang sudah kodratnya wanita !" Ustad terkekeh .
" Saya sudah selesai Ustad ." Kata Alfa.
" Oh..baiklah. Terima kasih Alfa. Kamu boleh kembali ke kamarmu dan beristirahat." Kata Ustad.
" Baik Tad , terima kasih. "
Alfa lalu bangun dan pamit pada Ustad Azam. Ia keluar dari kamar itu.
...***...
" Kayla kok belum tidur ?" Fathi menghampiri Kayla yang masih menonton TV di ruang keluarga.
" Kay belum ngantuk Mah ."
" Lihat sekarang udah jam 11 malam loh , ayo tidur ! Besok kamu ada kuliah pagi kan ?"
" Iya sih. Tapi aku gak bisa tidur ! Kayla kangen Alfa."
" Ya..ampun Kay , sebentar lagi juga kita ketemu Alfa ! Ingat apa kata Alfa. Kalau Rindu sampaikan lewat do'a. Insyaallah Dia akan sampaikan rindu kamu pada Alfa. "
" Iya Mah ."
" Yuk, Mamah temani sampai kamu tertidur. " Bujuk Fathi.
...----------------...
__ADS_1