Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku

Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku
Bab 57.


__ADS_3

Hasbi sedang makan malam bersama Mala.


" Mas...Mala boleh bicara ?" Ucap Mala di sela makannya.


" Nanti saja kalau sudah makan" Tegaa Hasbi.


Mala akhirnya diam meneruskan makannya tanpa bersuara.


Setelah makan Hasbi langsung ke ruang keluarga dan Mala mencuci piring.


Hasbi ingin VC dengan Fathi . Ia rindu Kayla dan ingin melihatnya.


" Halo Assalamu'alaikum. Fathi apa kabar?"


" Wa'alaikumsalam , Alhamdulillah baik Mas. Mas apa kabar?"


" Alhamdulillah baik. Aku kangen Kayla boleh aku liat dia ?"


" Boleh Mas. Sebentar ya..." Fathi merubah kameranya menjadi kamera belakang dan mengarahkannya pada Kayla.


" Tuh Kaylanya lagi main Mas." Fathi mendekati Kayla agar Hasbi dapat melihat dengan jelas.


" Kayla liat sini sayang nih ada Papah.. Fathi merubahnya lagi menjadi kamera depan. Dan membiarkan Kayla melihat wajah Hasbi.


" Papa.." Kayla dadah pada Hasbi."


Hasbi terlihat senang melihat Kayla. " Hai Kayla ni Papah sayang." Hasbi membalas melambaikan tangan.


" Kayla lagi main apa ?" Tanya Hasbi.


" La...in ..arbi." Jawab Kayla


" Oh ..main barbie."


" Kayla udah mam?"


" Dah ."


" Udah minum susu ?"


" Dah."


" Udah sikat gigi?"


" Dah."


" Anak Papah pinter."


" La..ter ." Hasbi terkekeh rasanya ingin ia mencium Kayla.


" Mamah mana?"


" Tuh mamah ." Kayla menunjuk ke depannya.


" Kayla pinter, makannya yang banyak, ya nanti Papah main ke rumah Kayla ya."


" Iya..."


" Sun buat Papah nya mana ?"


" Muah.." Kayla mendekatkan bibirnya pada layar ponsel Fathi. Lalu ia kissby pada Hasbi. Hasbi membalasnya dengan memberi kissby juga.


" Fath..boleh aku minta tolong sama kamu?"


" Minta tolong apa Mas ?" Hanya suara Fathi yang terdengar sedangkan layar tidak berubah tetap menampilkan Kayla. Fathi merasa canggung jika vc dengan laki-laki yang bukan muhrimnya. Dan Hasbi mengerti itu.

__ADS_1


" Amih sakit. Dia rindu Kayla. Amih tidak bisa pergi jauh ke Bandung. Jadi apa boleh jika Mas ke Bandung jemput Kayla untuk bertemu Amih. Semoga Amih cepar sembuh dengan kedatangan Kayla . Menjadi penyemangat Amih."


" Mas kamu ayahnya dan Amih neneknya tentu boleh kalau kalian ingin bertemu. Aku juga sekalian ingin menjenguk Amih. Jemput Kayla saja di rumah Bunda besok Mas. Nanti aku kabari begitu kami sampai di rumah Bunda. "


" Terima kasih Fath. Amih pasti senang bertemu dengan Kayla. "


" Iya Mas..sama-sama . Semoga Amih cepat sembuh."


" Iya.. Kalau begitu sudah dulu ya Fath. Terima kasih Assalamu'alikum. Dadah Kayla. "


" Dah Papah. "


" Wa'alaikumsalam, Mas."


Tut..tut..Sambungan terputus.


" Siapa Mas? Fathi yah."


Hasbi langsung menengok ke arah suara.


" Iya..aku kangen Kayla jadi aku vc sama dia ."


" Enak ya kamu kangen Kayla masih bisa liat. Aku juga kan mau liat Kayla."


" Tadi kenapa gak samperin Mas ?"


" Aku gak mau ganggu reunian mantan. " Hasbi tersenyum .


" Cemburu ya.. tenang aja. Kita gak mungkin clbk. Aku gak mau bikin Farhi menderita. Lebih baik seperti ini. Yang penting aku masih bisa liat senyumnya." Hasbi bicara dengan membayangkan Fathi.


" Kamu tadi mau bicara apa?" Tanya Hasbi.


" Oh..itu..aku mau minta izin, aku mau kerja." Hasbi brrpikir sebentar.


" Bener Mas..kamu izinin aku?" Tanya Mala antusias.


" Iya.." Mala memeluk Hasbi.


" Terima kasih Mas. Terima kasih, aku, seneng banget." Ucap Mala sambil memeluk Hasbi.


" Kamu harus bisa jaga kepercayaanku Mala. " Hasbi melepas pelukan Mala.


" iya Mas" ucap Mala ceria.


" Aku mau ke kamar dulu. Siap-siap sholat isya. " Hasbi beranjak ke kamar diikuti Mala.


***


Pagi-pagi Fathi bersiap untuk pergi ke Jakarta. Selama ini ia di Bandung tinggal mengontrak rumah. Rumahnya lumayan besar untuk mereka berdua di tambah si Mbok yang ikut bekerja lagi dengan Fathi. Fathi juga baru sebulan membeli mobil secara kredit. Maunya sih beli cash tapi apa daya nunggu terkumpul uang butuh waktu, sedangkan keperluan mendesak jadi terpaksa Fathi membelinya secara kredit.


Semua sudah siap. Tidak lupa oleh-oleh untuk Bunda dan Amih. Si Mbok juga membawa oleh -oleh untuk keluarganya.


Fathi berangkat jam 7 pagi. Setelah semua sarapan. Ia menyetir sendiri mobilnya. Kayla duduk di belakang bersama Mbok.


3 jam kemudian Fathi sampai di rumah Bunda.


" Fathi kamu tidur saja dulu gih, biar Kayla sama Bunda. Mbok juga istirahat dulu baru pulang. Kalau kalian mau makan dulu, sudah Bunda siapkan. " Ucap Bunda


" Mbok mau makan ? " Tanya Fathi


" Enggak Bu Makasih. Mbok sudah mau di jemput. Mbok mau pulang saja sudah kangen keluarga." Senyum sumringah Mbok.


" Oh ya sudah kalau begitu. Jangan lupa oleh -olehnya Mbok salam buat keluarganya. "


" Iya Bu. "

__ADS_1


Tiiin...Tiiin...


"Gojek " ....Seseorang berteriak.


" Tuh Bu jemputan sudah datang . Saya pergi dulu. Assalamu'alaikum."


" Wa'alaikumsalam."


" Oalah Bunda kirain anaknya yang jemput . Gak tahunya Gojek." Fathi terkekeh. Kayla yang sedang duduk di sofa ikut tertawa.


" Ayo sayang kamu harus istirahat."


" Oma...dong." Kayla minta di gendong Bunda.


" Aduh cucu Oma minta di gendong. " Bunda menggendong Kayla sambil menciuminya.


" Oh ya Bun. Nanti kita jenguk Amih ya. Katanya Amih sakit." Ajak Fathi.


" Oh ya ..hayu aja Bunda mah. Kapan kita perginya ?" Tanya Bunda.


" Nanti saja habis lohor sekitar jam 2 an ya..atau bada ashar? Enaknya gimana Bun ?"


" Enaknya bada ashar. Kalau siang takutnya Amih lagi tidur siang."


" Oh..gitu ya. Ok ..kita berangkat bada ashar aja."


Fathi ke kamar bersama Bunda dan Kayla.


Fathi tidur sampai jam 12 . Ia bangun untuk sholat dzuhur dan menyuapi Kayla. Fathi makan bersama Bunda sambil bercerita banyak hal. Fathi bahkan menceritakan tentang pelanggan setia restorannya.


" Dia ngajak kamu ngobrol kamu gak ?"


" Gak ." Jawab Fathi sambil menggelengkan kepala.


" Gak negur kamu atau senyum ?"


" Kalau negur sih enggak . Kalau senyum pas kita kebetulan papasan dia senyum."


Bunda tersenyum tipis. Ternyata begini cara pendekatan Sultan. Tapi berhasil buktinya Fathi memperhatikan Sultan dan ingat padanya. Pendekatan secara halus.


" Kamu sudah selesai masa iddah belum Fath ?"


" Udah Bun 2 minggu yang lalu."


" Hm..Bagus."


" Apanya yang bagus ?" Mata Fathi memicing curiga.


" Hah..bagus kalau kamu ingat !" Bunda meneruskan makannya.


Setelah selesai makan Fathi menelepon lebih tepatnya mengechat via WA. Hasbi memberi kabar kalau Kayla sudah sampai di rumah Bunda.


Hasbi yang sedang makan siang dengan Hani, melihat ponselnya bergetar ada notifikasi WA dari Fathi. Hasbi membacanya dan tersenyum.


Hani yang melihat senyum Hasbi terkesima. Hasbi terlihat begitu tampan. Orangnya juga baik, ramah, dan tidak pelit ilmu selalu membantunya. Kelihatannya kedekatannya dengan Hasbi telah menumbuhkan rasa kagum di hati Hani. Bahagia sekali wanita yang menjadi istrinya."


...----------------...


Alhamdulillah Author bisa up 3 kali hari ini....For you readers....❤❤❤


Terima kasig like , komen bunga kopi dan votenya 😁😙😙😙💙💙💙💙


Jangan lupa jaga kesehata.


💓💓💓Love you All 💓💓💓

__ADS_1


__ADS_2