Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku

Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku
Bab 77


__ADS_3

Seminggu sudah berlalu kejadian di mana kecelakaan itu terjadi.


Bayi yang di beri nama Lionel Satria itu masih di rawat di rumah sakit. Mala belum boleh membawanya pulang. Sampai dipastikan pihak keluarga tidak ada yang menjemputnya.


Sedangkan jenazah kedua orang tua Lionel sudah di kebumikan. Polisi menemukan identitas kedua orang tua Lionel. Ibunya bernama Nella Citra dan ayahnya bernama Lion Satria. Rupanya nama Lionel gabungan nama ayahnya dan ibunya Lion dan nela.


Polisi masih mencari keluarga mereka, tetangga Lion tidak ada yang tahu karena selama tinggal di sana tidak ada keluarganya yang berkunjung. Juga mereka tidak pernah menceritakan keluarganya.


" Mas bisakah kita bawa dia pulang?" Ucap Mala. Saat ini mereka sedang berada di kamar. Bersiap untuk tidur.


" Mas akan usahakan Mala. Suami Fathi juga bersedia membantu agar kita bisa mengadopsi nya." Jawab Hasbi.


" Iya Mas, bahkan Mas Rey dan istrinya juga selalu siap membantu." ucap Mala.


" Mala maafkan Mas yang sudah berlaku tidak adil padamu dan Mas menyalahkan mu atas takdir yang Mas alami. Rey dan Fathi benar. Agar kita bisa menjalani takdir dengan ikhlas kita harus memaafkan semua yang terjadi. Mas masih belum memaafkan diri Mas sehingga Mas merasa tidak pantas bahagia,dan takdir ini adalah hukuman buat Mas. Mas juga menyalahkan kamu, dan menganggap ini juga hukuman yang pantas buatmu. Mas salah Mala, pikiran Mas sangat picik. Kini Mas sadar kita juga pantas bahagia. Terutama kamu, Mas bertanggung jawab membahagiakan kamu." Hasbi bicara serius pada Mala.


" Mas dari awal tidak mempermasalahkan keadaan kamu. Mas menerimamu apa adanya. Dan Allah juga meridhoi kita, dia mengirimkan malaikat untuk kita asuh bersama. Mari kita saling memaafkan dan mulai lembaran baru Mala. Semua orang mendukung kita dan ingin kita bersama. "


Mala sudah berderai air mata. Ia tak kuasa menahan isak tangisnya. Ia terharu akhirnya setelah sekian lama dia menanti bahagia. Allah memberikan kebahagiaan itu. Dia janji akan berubah menjadi lebih baik.


Mala langsung memeluk Hasbi dia terisak di dada Hasbi. Hasbi membelai rambut Mala.


" Aku juga minta maaf Mas, telah membuatmu berbagi cinta dan akhirnya berpisah dengan cintamu. Aku rela Mas jika kau ingin menikah lagi untuk punya keturunan. "


" Mala jangan kau ingat lagi masa lalu dan jangan kau ungkit masalah berbagi cinta dan poligami. Aku sudah trauma, dan tak ingin merasakannya lagi. Lebih baik satu tapi bahagia. Mari kita saling mengenal dan belajar mencintai satu sama lain, aku harap kamu sabar saat tahu sifat buruk ku . "


" Iya Mas, kita akan menjadi keluarga yang bahagia bersama Lionel dan Kayla Mas."


" Iya.. mereka sangat bahagia begitu mendengar ceritaku tentang Lionel. Mereka bahkan sangat antuasias ingin melihatnya bahkan Kayla juga. "


" Mas ..aku akan berhenti bekerja. Aku ingin mengurus Lionel dengan baik."


" Iya Mal, terserah kamu. Besok Mas akan ke kantor pengacara yang di minta oleh Ryan."


" Iya Mas.."


***

__ADS_1


Akhirnya setelah perjuangan panjang selama satu bulan Hasbi dan Mala bisa membawa Lionel pulang. Tapi dengan syarat jika selama satu tahun tidak ada yang pihak keluarga yang mengakui Lionel barulah Hasbi boleh mengadopsinya.


Hasbi menyanggupinya. Lionel pulang ke rumah mereka di sambut keluarga Fathi dan Juga keluarga Reyhan. Istri Ryan juga hadir mewakili suaminya. Semua bahagia dan memberikan hadiah. Tapi tidak dengan Amih, dia tampak kurang suka dengan Lionel.


" Dede Lion ini Kakak lala." Kayla yang sudah jelas bicaranya memperkenalkan dirinya pada Lionel.


" Iya Kakak " Mala menjawab dengan suara yang dibuat seperti anak kecil. Mala berpenampilan anggun . Dia memakai hijab membuatnya tambah cantik.


" Mala selamat .. aku turut bahagia. Semoga keluargamu diberkahi dengan kebahagiaan yang berlimpah. " Ucap Fathi.


" Terima kasih Kak Fathi," Mala tersenyum sambil meneteskan air mata.


" Mala i'm happy for you." Ucap Ria memeluk Mala.


" Selamat ya Mala." Ucap isyri Ryan.


" Terimakasih untuk kalian semua. Terima kasih untuk do'anya. " Mala tersenyum pada mereka.


" Bubu dede Lio bangun !" Kayla berteriak senang. Ia menatap mata indah yang baru terbuka.


" Mata kamu cantik sekali dede." Ucap Kayla.


" Oh ya sebentar ya.Bubu bikinin susu dulu untuk Lionel."


" Selamat Hasbi. Kamu sudah punya anggota baru. " Ucap Sultan.


" Terima kasih Pak Rey, Pak Sultan. Hadiah kalian banyak sekali. Juga terima kasih atas nasehat kalian yang buat pikiranku terbuka. "


" Sudah jangan sungkan kita sekarang keluarga. Kita berbagi cinta untuk keluarga bukan untuk pasangan. " Ujar Sultan.


" Tidak salah Fathi memilihmu. Kau baik dan bijaksana. Sama seperti Fathi. Kalian cocok bersama." Ucap Hasbi. Sultan menepuk pundak Hasbi.


" Oh iya Hasbi. Aku ingin minta tolong padamu boleh." Sela Reyhan.


" Apa Pak. "


" Duh Hasbi bentar..jangan panggil Pak bisa, sudah ku bilang kita ini keluarga." Protes Sultan.

__ADS_1


" Iya benar ." Tambah Rey.


" Ya udah aku panggil kaya istri aku aja Mas.." Ucap Hasbi.


" Ya gak apa-apa sih..tapi kok geli ya bi denger kamu manggil Mas." timpal Sultan.


" Hahaha ...iya jangan Mas deh..nama aja langsung !" Rey tertawa.


" Hehe ya udah. Tadi kamu mau minta tolong apa Rey." Hasbi terkekeh.


" Nah gitu kan enak dengernya. Saya mau minta tolong pegang kantor saya sementara, jadi tangan kanan saya ya. Saya mau pindah ke luar negeri sementara untuk berobat Ria. Ada kista besar pada rahimnya entahlah saya gak ngerti di mananya pokoknya di perutnya dia itu ada Kista. Dan kita baru tahu saat Ria sudah hamil 1 bulan. Sebenarnya dokter menyarankan untuk digugurkan dan diambil dulu kistanya. Tapi Ria tidak mau. Dia ingin mempertahankan bayinya. Dokter bilang resikonya besar. Bahkan mungkin nyawanya terancam. Selain itu Ria juga Karena itu saya ingin berobat ke luar negeri. Mungkin di sana saya akan lama sampai anak istri saya melahirkan. Saya mohon Rey, ada Kakak saya dan Ayah saya nanti yang membantumu. Saya yakin kamu adalah orang yang bisa dipercaya. Orang yang lebih pintar dan kompeten mungkin banyak. Tapi orang yang jujur itu yang susah di cari dan aku yakin kau adalah orang yang jujur." pinta Reyhan.


" Bukan aku tidak mau membantu, tapi aku tidak yakin aku mampu . Bagaiman kalau gara-gara keputusanku perusahaan bangkrut." Tolak Hasbi.


" Itulah yang membuat aku yakin padamu. Dengan kau berpikir seperti itu maka kau akan berhati-hati agar perusahaan tidak bangkrut." Ucap Rey.


" Cobalah Hasbi. Kau mampu. Aku yakin dan kau bisa belajar siapa tahu suatu saat kau punya perusahaan dan menjadi CEO. " Ucap Sultan.


" Amiiiiin, baiklah aku mau tapi aku harap kau tidak susah aku hubungi jika aku butuh." Ucap Hasbi.


" Tenanglah Mala bisa membantumu dia sekretaris yang hebat. Terima kasih Hasbi." Ucap Reyhan.


" Iya Rey. Terima kasih juga sudah percaya padaku." Ucap Hasbi.


Sejak saat itu Hasbi mulai bekerja ke kantor Reyhan hanya untuk mempelajari tentang perusahaan itu. Reyhan mengajarinya.


Dia tetap bekerja di kantor Ryan. Hasbi sudah mengajukan surat pengunduran diri dan dia akan keluar 3 bulan lagi sambil melatih Hani.


Hani sendiri masih berusaha untuk menghilangkan cintanya pada Hasbi. Hani melihat wajah Hasbi yang kini semakin cerah dan bersinar.


Hani terkejut saat mengetahui Hasbi mengundurkan diri. Dia curiga Hasbi pindah karenanya tapi Hani tidak bertanya pada Hasbi.


Biarlah mungkin itu lebih baik, agar perasaannya cepat hilang.


...----------------...


"

__ADS_1


"


__ADS_2