Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku

Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku
Extra Bab Fathi masuk RS


__ADS_3

Sultan Alfarizki sedang berada dikantornya dan dia kedatangan tamu yaitu 2 orang sahabatnya.


" Lo apa ? Mandi kembang ? Di sikatin badan lo? " Tanya Azka.


" Iya ...waktu itu.." Sultan menceritakan semuanya. Sahabat Sultan tergelak mendengar cerita Sultan tentang kehamilan Fathi dan bawaan bayinya.


" Jadi itu sebabnya di lantai ini tidak ada wanita ?" Tanya Ryan.


" Iya "


" Gue pikir lo benaran udah belok ." Ucap Ryan.


" Enak aja."


" Anak lo kayaknya bakal jadi rival lo ." Azka lalu tertawa.


" Enggaklah anak gue baik dan bakal sayang banget ama gue."


" Oh iya gue udah denger semua dari Erik tentang pesawat itu. Gue bersyukur banget lo gak naik pesawat itu. Makanya gue ke sini sama Azka. Udah lama kita gak kumpul bareng."


" Iya bro, gue gak kebayang kalo lo jadi naik pesawat itu. Kita akan kehilangan lo karena itu gue sengaja batalin semua janji gue dan ke sini karena gue berdyukur masih bisa ketemu lo lagi ." Ucap Azka.


" Iya gue juga bersyukur Alhamdulillah banget. Apalagi Fathi sedang hamil. Subhanallah walhamdulillah . Udah ah kok jadi mellow gini sih. "


" Lo tahu siapa yang udah mensabotase pesawat lo, atau lo ada curiga seseorang ?" Tanya Ryan.


" Gue gak tahu sama sekali. Karena gue merasa gak ada masalah sama sekali dengan siapa pun."


" Apakah mungkin kalau ini ulah saingan lo mungkin?" Tanya Azka.


" Gak tahu ."


" Saya sudah suruh orang untuk menyelidikinya tuan ." Celetuk Erik.


" Jadi kita tunggu kabar aja dari dia ." Ucap Azka.


" Lo sibuk hari ini?" Tanya Ryan.


" Tanya Erik.. dia yang lebih tahu dari gue ."


" Hari ini Tuan ada rapat nanti jam 9 itu aja selebihnya hanya menadatangani laporan-laporan dan pengajuan proposal." Jawab Erik


" Nanti kalo rapat ada ceweknya ?" Tanya Ryan.


" Erik apa ada ? Tanya Sultan


" Sepertinya ada Tuan. Kalau kita tetap membatasi saya takutnya nanti ada demo. Karena tidak mendukung emasipasi wanita dan diskrimanisai gender."


" Kamu benar.. Ya sudah tidak apa-apa asal kamu atur supaya mereka jaga jarak 3 meter dari saya. "


" Iya Tuan. Saya permisi dulu mau menyiapkan rapat. "


" Silahkan. " Dua sahabat Sultan terkekeh.


" Sampai segitunya lo !" Ucap Ryan.


" Penciuman Fathi sangat tajam, dia bisa mencium bau parfum yang nempel di baju gue."


" Ya udah.. kita pergi dulu. Lo rapat aja. Nanti kalo udah, telepon gue ok !" Ucap Ryan.


" Ok !"


Kedua sahabat Sultan pergi dari kantor Sultan.


***


Kayla sedang bermain di dampingi Fathi .


" Bu maaf ada tamu ." Ucap Mbok


" Siapa Mbok ?"


" Tidak tahu Bu, perempuan ."


" Oh.. tolong buatkan minum ya Mbok buat tamunya !"


" Iya Bu.."

__ADS_1


Fathi pergi ke ruang tamu untuk menemuinya . Kayla mengikuti dari belakang.


" Maaf siapa ya ?"


" Oh..jadi kamu istrinya Sultan. Kenalkan saya Inggrid. "


" Oh..Ok ! Terus ?"


" Inggrid kekasih suami kamu !"


" Hah... !" Fathi tersenyum .


" Oh..kamu belum minum obat ya ?"


" Obat apa ?"


" Halu ."


"Kurang ajar kamu." Inggrid berdiri dan mendekati Fathi.


" Kamu lebih kurang ajar tidak tahu sopan santun. Bertamu ke rumah orang ngaku-ngaku pacar suamiku dan marah-marah sama tuan rumah. Situ sehat?"


Mbok yang mendengar keributan segera berlari ke ruang tamu. Ia melihat Kayla yang ketakutan bersembunyi di balik tubuh Fathi.


Mbok lalu menghampiri mereka dan mengambil Kayla.


" Maaf Bu, sebaiknya anda pulang saja. Jangan membuat keributan di sini ."


" Alah lo pembantu diam aja deh, nyuruh-nyuruh gue lagi !"


" Udah Mbok bawa Kayla aja ke dalam dan kunci pintu kamar !"


" Iya Bu. " Mbok ke kamar Kayla dan mengunci pintu ia lalu mengambil ponsel biasa yang di kalungkan di lehernya. Ia akan menelepon Sultan.


" Assalamu'alaikum Pak..cepat pulang Pak ! Ada perempuan marah-marah sama Ibu. "


" ......."


"Iya Pak. Saya sudah berada dikamar sama Kayla. "


" ........"


...***...


" Maaf saya harus segera pergi, rapat saya tutup . Permisi !"


Sultan berlari ke luar. Erik mengambil alih rapat. Ia menelepon Ryan dan memberitahu yang terjadi.


Sultan melajukan mobilnya dengan cepat. 10 menit kemudian ia sudah sampai di rumah.


" AAAA...LEPAS, sini kamu kurang ajar !"


Sultan mendengar teriakan dari dalam. Ia segera berlari .


" FATHI !" Teriak Sultan kencang membuat mereka semua berhenti dan menatap ke arah pintu.


" Tuan, tolong Ibu Tuan. Bawa ke rumah sakit tuan !"


" Kamu ! Bawa dia ke kantor polisi !"


" Iya Pak." Ucap Satpam.


Sultan menggendong Fathi yang memegangi perutnya.


" Fariz ada apa?" Datang Ryan dan Azka.


"Gue mau ke rumah sakit dulu. Tolong urusin nenek lampir. Bawa dia ke polisi. "


" Sini biar gue aja yang bawa mobilnya, lo duduk di belakang sama Fathi."


" Iya bro, biar gue yang urus dia."


" Titip Kayla juga ."


" Ok..!"


" Makasih ." Ryan melajukan mobilnya ke rumah sakit.

__ADS_1


" Sayang, maafin aku yah, harusnya aku lebih waspada setelah kejadian pesawat itu dan menaruh banyak penjagaan di rumah. "


" Hm.."


" Sayang sakit perutnya ?"


" Hm.."


" Dede bertahan ya ..maafin Papah sayang. Kamu harus kuat. Jangan pergi tinggalkan kami. Bertahan sayang, sebentar lagi kita sampai."


" Yan.. cepet Yan !"


" Iya sabar, ini juga gue lagi berusaha cepet."


" Itu ada polisi ... minta kawal. " Suara Fathi terdengar pelan.


" Ha..Yan ada polisi gak?" Ryan melihat kaca tengah.


" Ada ."


" Ya udah minta kawal aja biar cepet. "


" Ok.." Ryan turun dan berbicara dengan polisi itu. Polisi lalu menuju motornya.


Ryan kembali ke mobil.


" Mau Yan ?"


" Mau.. kita ikuti saja motor polisi itu. "


Karena di kawal polisi mereka cepat sampai. Sultan segera turun sambil menggendong Fathi.


Perawat menghampiri Sultan seraya membawa brankar. Sultan dilarang masuk ke dalam.


" Bagaimana Fathi ?"


" Masih diperiksa dokter."


" Siapa cewek itu ?"


" Inggrid , dia gue pecat, mungkin dia dendam ama gue. Tapi kenapa harus melukai Fathi ?"


" Keluarga Ibu Fathi !"


Mendengar suara dokter, Sultan segera menghampiri dan bertanya bagaimana keadaan istrinya. Dokter bilang agar Fathi dirawat untuk semantara karena ada sedikit pendarahan.


Sultan menyerahkan pada dokter bagaimana baiknya.


***


Sementara Kayla menangis memanggil Mamahnya. Mbok berusaha menenangkan. Azka dan satpam sedang ke kantor polisi.


" Assalamu'alaikum. "


"Wa'alaikumsalam." Mbok ke depan melihat tamu yang datang. Ia menggendong Kayla yang masih menangis.


" Loh Kayla kenapa?" Tanya Hasbi yang baru saja datang sambil menggendong Lionel.


" Pak Hasbi Bu Mala. Ini Kayla nangis mau ke mamahnya Bu Fathi sedang di bawa ke Rumah sakit sama Bapak. Tadi ada orang ke sini, melukai Ibu. "


" Sini sayang sama Bubu. " Mala menggendong Kayla.


" Apa?" Rumah sakit mana ? kita ke sana Ya Bu?" Tanya Hasbi


" Iya Pah.. kasian Kayla mungkin dia tidak tenang keingat Mamahmya." Ucap Mala.


"Ayo Mbok kita ke sana, kunci pintunya !" Perintah Hasbi.


Mbok ikut dengan Hasbi dan Mala. Mbok menggendong Lio.


Setelah beberapa puluh menit Mereka akhirnya sampai di rumah sakit. Kayla tertidur, mungkin lelah menangis.


...----------------...


Hai maaf ya saya baru bisa up..


saya ada rekomendasi cerita yang bagus. 👇

__ADS_1



__ADS_2