
" Lalu bagaimana dengan Kayla?" Tanya Hasbi.
" Kayla akan ikut denganku. Dia masih kecil tentu akan ikut ibunya Mas. "
" Jika kau bawa Kayla bagaimana denganku? Kami akan merasa kesepian. Kau tahu ! Mala tidak akan punya anak . Lantas apakah rumahku akan selamanya tanpa kehadiran seorang anak Fathi."
" Kau adalah Ayah Kayla. Kau bisa menemuinya kapan saja. Aku tidak akan menutup pintu Mas."
" Itu berbeda Fathi. Jika aku berkunjung hanya beberapa jam saja. Tapi kalau Kayla denganku aku bisa tidur dengannya bisa bermain sepulang aku kerja. Kau juga tahu bagaiman sepinya rumah tanpa anak Fathi."
" Terus Mas mau aku menyerahkan hak asuh Kayla pada Mas dan Mala !" Suara Fathi sedikit tinggi.
" Iya.. Mala juga akan mengasuhnya dengan baik. Ia mencintai Kayla seperti anaknya sendiri. Jika Kayla denganku dia akan mempunyai orang tua yang lengkap berbeda jika dia bersamamu yang hanya single parent. Itulah keadaan yang akan terjadi jika kita bercerai Fathi. Aku akan berjuang agar Kayla jatuh ke tanganku. Karena hanya dia anak satu-satunya yang ku punya !" Ucap Hasbi dengan tegas.
" Mas !" Fathi berteriak.
" Fathi sayang , Mas mohon tetaplah di sisi Mas. Fathi Mas mohon..." Hasbi memeluk Fathi dan menangis. Fathi sempat merasa goyah. Ia tidak tega pada Hasbi. Suaminya yang ia cintai sepenuh hati. Ia tidak bisa membohongi dirinya sendiri bahwa ia juga masih mencintai Hasbi.
" Mas..aku harus bagaimana? Aku sama dilemanya sepertimu Mas. Jika aku bersamamu hatiku sakit tapi kita berpisah pun hatiku tetap sakit Mas. Apalagi melihat mu seperti ini." Fathi menepuk-nepuk pelan punggung Hasbi.
" Mas tenangkan hatimu ..Sholat istikharah Mas minta petunjuk Nya. Biarkan Allah yang menuntunmu memberikan jalan yang terbaik untuk Mas. Ikhlas dan lapangkan hati. Aku juga sudah sholat selama hampir 1 bulan Mas untuk meyakinkan hatiku dan ini adalah hasil sholatku Mas." Fathi membiarkan Hasbi menangis. Ia tahu ini juga pasti berat untuk Hasbi. Mereka masih saling mencintai, tapi mereka akan saling menyakiti jika bersama. Mimpi mereka di awal pernikahan kandas.
Setelah Hasbi tenang. Ia melepaskan pelukannya pada Fathi. Ia membelai wajah Fathi yang putih dan cantik. Wajah yang sudah jarang tersenyum bahagia. Wajah yang kini selalu sendu. Ia tak bisa memenuhi janjinya pada Fathi untuk membuatnya selalu bahagia. Wajah Hasbi semakin mendekati Fathi. Fathi kemudian memejamkan mata. Dia masih istrinya Hasbi. Hasbi masih berhak atas dirinya. Fathi merasakan sesuatu pada bibirnya . Fathi juga merasakan asin . Hasbi menciumnya sambil menangis. Fathi pun tak kuasa lagi menahan air matanya. Dia ikut menangis. Mereka melarutkan semua rasa dalam ciuman itu. Cinta dan kesedihan.
Tok...Tok...Tok...
Suara ketukan pintu menghentikan mereka. Dengan nafas yang memburu Hasbi mengusap bibir Fathi dan Membersihkan air mata pada pipi Fathi.
" Maaf..maafkan Mas yang telah sangat menyakiti hatimu Fathi.. maaf ."
Tok...Tok..Tok..
" Bu maaf , Kayla nya nangis. " Mbok memberi tahu dari balik pintu.
__ADS_1
" Aku memafkanmu Mas." Fathi tersenyum dan beranjak ke pintu.
Ceklek...
Mbok terkejut melihat mata Fathi yang merah seperti habis menangis.
" Kayla kenapa Mbok ?" Mbok tersadar dari lamunannya. Fathi melihat Kayla yang wajahnya masih ada sisa air mata.
" Ini Bu, mungkin Kayla sudah bosan bermain sama saya."
" Iya sayang ..Kayla sudah bosan main nak. Sini Mbok biar Kayla sama saya.Tolong bikinin susunya ya Mbok. Makasih ."
" Iya Bu."
Mbok bergegas ke belakang untuk membuat susu.
" Muah.. Kayla kenapa nangis? kangen ya sama Papah mamah." Fathi mencium pipi Kayla.
" Sini sayang sama Papah." Hasbi mengambil Kayla. Ia menciumi wajah Kayla. Bagaimana nasib Kayla kalau mereka bercerai.
Fathi membiarkan Hasbi bermain dengan Kayla. Ia mengambil ponselnya dan merekam video mereka berdua. Lalu tak lama Fathi mengatur posisi ponselnya di meja untuk merekam mereka. Fathi kemudian bergabung dengan Kayla dan Hasbi. Ini akan menjadi kenangan mereka suatu hari nanti.
...***...
Fathi tidak bisa tidur. Ia melihat ke sampingya ke arah Kayla dan Hasbi . Kayla tidur begitu damai. Hasbi tidur sambil mendekap Kayla. Ia sedang berpikir jika ia berpisah dengan Hasbi dan membawa Kayla maka Hasbi akan kesepian. Karena ia tidak bisa punya anak lagi sebab Mala yang tak bisa hamil. Kayla pun jika bersamanya akan jarang bertemu dengan Hasbi. Maka Kayla akan menjadi anak broken home. Pasti akan berpengaruh pada pertumbuhannya. Bila Kayla ikut Hasbi, Kayla akan memiliki keluarga lengkap. Mala akan merawatnya seperti anaknya sendiri. Ia tidak akan kehilangan sosok seorang ibu dan juga ayah. Tapi dengan Fathi Kayla akan kehilangan sosok ayah. Ternyata perkataan Hasbi mempengaruhi pikirannya. Apakah lebih baik Kayla bersama Hasbi. Setidaknya dengan adanya Kayla Hasbi tidak akan terlalu merasa kehilangan. Ia hanya akan kehilangan sosok Fathi saja bukan istri dan anak. "Ya Allah berikan jalan keluar yang terbaik untukku dan keluargaku. Sebagai ibu aku tidak ingin kehilangan anakku tapi aku juga tidak ingin ia menjadi anak yang broken home dan jauh dari sosok ayahnya. Aku harus bagaimana Ya Allah berikan petunjuk-Mu. Amiiin ." Ucap Fathi dalam hatinya.
Perlahan matanya terpejam.
Fathi merasakan sessorang menggoyangkan bahunya. Ia membuka mata. Ia melihat Hasbi tersenyum .
" Ayo kita sholat malam berjamaah. " Bisik Hasbi. Fathi lalu melihat jam sudah pukul 3 pagi. Ia lalu duduk sejenak agar tidak pusing. Kemudian Fathi ke kamar mandi untuk berwudhu.
Hasbi menaruh guling di samping Kayla agar Kayla tidak terjatuh.
__ADS_1
Mereka sholat tahajud berjamaah. Di lanjutkan dengan sholat istikharah. Mereka mengaji sejenak menunggu waktu subuh tiba.
...***...
Hari ini adalah cuti terakhir Hasbi. Seperti sudah sehati mereka sama sekai tidak membahas masalah perdebatan mereka tentang perceraian ataupun hak asuh Kayla. Mereka seolah ingin melupakan semua masalah dan menikmati kebersamaan sebagai keluarga bahagia untuk hari ini. Mereka ingin memberikan kenangan yang indah . Bahkan Fathi menjadi lebih sering memfoto atau merekam video hal apapun. Ia merekam setiap tawa dan kebersamaan mereka.
Saat ini mereka sedang jalan-jalan sore ke taman. Kayla sangat senang berada di atas stroller yang didorong oleh Hasbi. Fathi berjalan disamping Hasbi dan merangkulkan lengannya pada lengan Hasbi.
" Mas liat tuh ada jajanan kita ke sana yuk. Aku mau baso bakar sama es krim." Hasbi tersenyum sambil mengangguk.
Fathi membeli banyak jajanan. Ia menyuapi Hasbi. Karena Hasbi sedang menggendong Kayla.
Mereka tak menyadari ada dua orang memperhatikan mereka. Satu diantaranya terlihat tidak suka dengan kebersamaan Hasbi dan Fathi. Satu orang lagi terlihat bahagia dengan senyum Hasbi. Dia melihat mereka seperti keluarga kecil yang bahagia. Tapi tak ada yang tahu sesungguhnya Hasbi dan Fathi menyembunyikan kesedihan dan luka mereka. Mereka menyadari ini adalah hari terakhir kebersamaan mereka.
...----------------...
Halo readers semoga kalian terhibur ..maaf masih banyak typo. Terima kasih sudah mau membaca cerita author remahan ini 💙💙💙
Terima kasih
like
komen
Hadiah dan
Votenya.
Sangat berarti buat author. Apalah arti cerita ini tanpa readers seperti kalian.
Jangan lupa jaga kesehatan.
Love you 😍😍😘😘
__ADS_1