Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku

Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku
Bab 27


__ADS_3

Tamu undangan sudah mulai berdatangan, Kayla sudah tampil cantik dengan baju berwarna salem , Mala memakai baju dengan model yang sama dengan Kayla.


baju Fathi.



baju Kemala.


a



Visual Hasbi.



Hasbi terpesona oleh Mala yang sedang menggendong Kayla mereka berdua tampil sangat cantik. Fathi belum terlihat mungkin masih di dalam kamar.


Banyak tamu yang bertanda tanya siapa wanita yang menggendong Kayla. Mereka tidak tahu kalau Hasbi sudah menikah lagi.


Karena memang pernikahan Hasbi di lakukan di rumah sakit dan tidak pernah di lakukan resepsi.


" Eh..itu siapa yang gendong anaknya Hasbi ?" tanya salah satu teman kantor Hasbi.


" Gak tahu bukan istrinya kan ya, cantikan juga istrinya." jawab teman yang lain.


" Apa Hasbi kawin lagi ya ?"


" Gila aja lo , istrinya cakep gitu, udah gitu baik lagi, sopan pokoknya udah paket komplit, masih mau kawin lagi ! Kalau emang iya Gue doa'in semoga Fathi cerain dia dan dapetin cowok yang baik, Gue kutuk mudah-mudahan pernikahan Hasbi yang ke dua gak pernah bahagia." Jawab temannya emosi.


" Sst..lo malu-maluin ih, gak usah pake teriak ! "


" Abis gue kesel !"


Keluarlah Fathi . Ia berjalan dengan anggun dan berkarisma . Semua yang melihat terkagum dengan kecantikan Fathi.


Acara akan segera di mulai.


" Fathi ..ayah sama bunda belum datang ?"


" Belum amih...sedang di jalan ."


" Kita mulai saja acaranya ya ?"

__ADS_1


" Iya amih ."


Acara pun di mulai, selama acara Kayla di gendong Kemala. Fathi sudah berapa kali berusaha mengambil Kayla akan tetapi ia selalu dicegah Hasbi dan amih.


" Udah Fath, biar sama Mala nanti Kayla nangis, ini ulang tahun dia jangan bikin dia nangis !" ucap Hasbi


" Justru karena ini ulang tahun anakku aku ingin merayakan bersama Kayla , Kenapa kalian selalu melarangku, aku ibunya !" batin Fathi.


" Iya kak aku gak apa-apa biar sama aku aja , biar Kaylanya anteng !"


" Ayo kalian ke depan ..sudah mau tiup lilin !" Suruh amih pada Mala dan Hasbi .


Fathi mengikuti Hasbi di belakang .


Lilin sudah dinyalakan , semua bernyanyi lagu Selamat Ulang Tahun.


Fathi mencoba menggendong Kayla , Kayla sudah menyambut gendongan Fathi tapi seakan -akann Mala menahannya sehingga Kayla menangis.


" FATHI..SUDAH KU BILANG BIARKAN KAYLA BERSAMA MALA !" Tegur Hasbi agak kencang .


Fathi terkejut mendengar teriakan Hasbi, secara bersamaan ternyata ayah dan bunda hadir dan berada di barisan depan membuat mereka mendengar dan melihat apa yang terjadi.


Bunda merasa marah sekali , ia tidak terima anaknya diperlakukan seperti itu apalagi ini adalah hari spesial untuk Fathi dan Kayla. Karena saat kita merayakan hari ulang tahun ada orang yang paling berjasa dalam hidup kita dan berhak mendapatkan ucapan selamat yaitu seorang ibu yang berjuang melahirkan kita , sehingga pada hari ini kita bisa merayakan hari ulang tahun kelahiran kita, itu yang ada dipikiran bunda. Setiap Fathi ulang tahun, ia akan mendatangi bunda dan mengucapkan selamat serta meminta maaf dan berterima kasih pada bunda. Fathi selalu memberi kado untuk bunda. Bunda masih ingat kata -kata Fathi.


" Kamu harus sabar nak , apa yang bisa bunda lakukan untukmu, selain berdo'a semoga kamu mendapatkan kebahagiaan . Dan orang -orang yang menyakitimu diberikan ganjaran yang setimpal . Oh anakku kamu pasti kuat, anak bunda hebat !" bunda berdo'a dalam hati.


Fathiyah mundur beberapa langkah . Dadanya terasa nyeri . Ia mencoba menahan agar air matanya tak keluar .


" Kau yang menyakitiku, jangan salahkan aku jika aku ingin berpisah denganmu. " batin Fathi.


Apa yang Hasbi lakukan juga dilihat tamu undangan yang lain .


Mala , Hasbi dan Kayla meniup lilin bersama. Amih tersenyum bahagia tapi tidak dengan apih. Ia merasa Hasbi sudah melakukan kesalahan fatal. Dengan meniup lilin bersama Mala akan membuat undangan yang mayoritas tetangga mereka berpikiran negatif. Ia yakin setelah ini keluarga Hasbi akan menjadi bahan gosip.


Sekarangpun wajah mereka tampak tak menyukai Mala dan merasa kasihan saat menatap Fathi.


" Benerkan itu istri barunya !" apih mendengar suara itu walau pelan .


" Kau membuat sendiri masalahmu Hasbi. Apih kecewa padamu , kau tak menghargai Fathi sebagai ibunya Kayla dan iatrimu, bersiaplah untuk kehilangannya .Jika kau terus seperti ini, apih yakin Fathi tak akan sanggup bertahan ." batin apih.


Apih akan bicara empat mata setelah acara selesai .


Para tamu mengucapkan selamat pada Kayla .

__ADS_1


" Selamat Kayla semoga jadi anak berbakti sama orang tua dan selalu bahagia, jangan merebut kebahagiaan orang lain ya Kayla cantik, secantik mamahnya. " wanita itu menatap Mala dengan wajah sinis.


Mala yang semula tersenyum, langsung merasa tak nyaman di tatap seperti itu.


" Dih..pelakor !" ucap wanita itu pelan tapi Mala dapat mendengarnya karena jaraknya masih dekat.


" Mamah Kayla selamat ya , semoga kalian selalu bahagia, dijauhkan dari orang-orang yang jahat . semoga Kayla menjadi anak yang solehah, pintar , baik seperti ibunya." ucap wanita itu sengaja mengencangkan suaranya agar di dengar pelakor.


"Amiiin ... Terima kasih bu do'anya, silahkan bu di nikmati hidangannya."


Fathi tersenyum biarlah Allah yang membalas sakit hatinya , Allah punya berbagai macam cara untuk menghukum seseorang dan mengingatkan hambaNya.


Nampaknya saat ini mereka akan mendapatkan sanksi sosial di mana tetangga dan teman kantor Hasbi mengetahui Hasbi menikah lagi.


Acara telah usai , sebagian sibuk membereskan bekas acara.


Apih mengajak Hasbi bicara di ruang kerja Hasbi.


" Ada apa pih .. sepertinya serius sekali ? "


" Kenapa kamu lakukan ini Hasbi ? Apih kecewa sama kamu !"


" Apa? "Hasbi bingung tak mengerti maksud Apihnya.


" Kenapa bukan Fathi yang bersama kamu meniup lilin ?"


" Ya ampun apih , cuma masalah itu aja sampai segininya ! kirain masalah apa ."


" Cuma kamu bilang !! masalah yang kamu bilang cuma ini , akan berdampak besar pada hidupmu, pada keluargamu !" Apih berkata dengan tegas.


" Perbaiki sikapmu pada Fathi dan minta maaflah atau kamu akan menyesal. Apih tak ingin mencampuri masalah keluargamu, tapi apih sarankan instropeksi diri , apa kamu sudah adil, karena poligami dasarnya adalah bersikap adil. Lepaskanlah salah satunya jika kau tak bisa adil karena itu menyakitkan !" Hasbi mendengarkan apih.


" Itu saja yang ingin apih sampaikan ..sebenarnya masih banyak tapi apih sadar apih tidak berhak mendikte kamu , kamu sudah dewasa tahu mana yang terbaik untuk keluargamu ." Apih beranjak keluar .


Hasbi merenung apa sikapnya sudah salah , ia akui selama beberapa bulan ini ia menjaga jarak dengan Fathi karena ia takut Fathi akan menanyakan tentang rencananya pisah atap. Ia juga sengaja membiarkan Kayla bersama Mala, karena ia yakin Fathi pasti tetap ingin pisah atap dan akan membawa Kayla.


Hasbi memberi waktu pada Mala untuk bersama Kayla, karena mereka tak bisa tak bisa bersama lagi.


Tadi ia tak sengaja membentak Fathi karena ia tak ingin Kayla menangis di tengah pesta.


Benar.. mungkin itu menyakiti Fathi, ia akan meminta maaf pada Fathi.


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2