
Setelah 5 bulan resmilah Fathi menyandang status baru, single parent dan mendapat gelar Janda.
Ia ingat pertemuannya dengan Hasbi tadi di depan gedung pengadilan agama.
" Fathi, sebelumnya Mas minta maaf dan juga terima kasih sudah mendampingi Mas dari nol. Banyak hal yang sudah kita lewati bersama. Maaf karena Mas tidak bisa menepati janji untuk membahagiakanmu. Mas justru menyakitimu begitu dalam. Karena itu Mas akan membebaskanmu dari ikatan yang menyakitkan ini. Sebelumnya boleh Mas peluk kamu untuk terakhir kali. Sebelum kita menjadi asing dan haram bersentuhan."
Fathi mengangguk. Hasbi langsung memeluk Fathi dengan erat. Fathi sekuat tenaga menahan air mata. Mereka berpelukan untuk terakhir kali. Hasbi merasakan kehangatan yang tak mungkin lagi dirasakannya. Mencium aroma Fathi yang tak mungkin lagi dihirupnya. Dengan berat hati Hasbi melepaskan pelukan itu. Lalu Mereka bersama masuk ke dalam tempat persidangan
Mereka Akhirnya resmi bercerai. Hak asuh anak jatuh pada Fathi. Hasbi di minta membiayai segala keperluan anaknya Kayla. Ketukan palu menyadarkan lamunan Fathi.
Fathi langsung berjalan menuju mobil. Biarlah urusan yang lainnya pengacaranya yang mengatur.
Di dalam mobil Fathi menumpahkan air mata yang tak mampu lagi di bendungnya. Walau dia yang ingin perceraian ini tapi rasanya sakit sekali. Ia mengingat perjalanan hidupnya dengan Hasbi.Mereka kini hanya orang asing. Cuma Kayla yang menghubungkan mereka. Ia kini menyandang gelar baru. Gelar yang sebagian masyarakat mungkin memandangnya negatif. Dengan status single parent ia harus berjuang membesarkan anaknya. Semoga anaknya bahagia bersamanya.
Fathi mengusap pipinya dan menghapus air mata dengan tisu. Dia membuang cairan di hidungnya akibat menangis.
Fathi teringat anaknya yang diasuh Bunda. Orang tuanya Fathi larang untuk hadir. Ia tidak mau mereka melihat saat-saat anaknya di talak. Itu akan memberi mereka kenangan buruk.
Fathi menyalakan mobilnya. Mobil ayahnya yang dia pinjam. Ia melajukan mobilnya dengan kecepatan rata-rata.
Sampailah Fathi dirumah Bunda. "Assalamu'alaikum."
" Wa'alaikumsalam . Sudah pulang kamu nak.."
" Iya Bun. Kayla mana Bun?"
" Dia tidur , habis makan terus main sebentar eh minta susu terus bobo."
" Oh..Sukurlah . Tidak rewel kan bun?"
" Gak sayang. Dia anak yang baik, pinter, anteng. Fath tadi gimana ? Lancar semua?"
" Alhamdulillah lancar Bun. Hasbi sudah menalak Fathi. Dan pengadilan sudah meresmikan perceraian kami secara hukum. Segala urusan surat-suratan itu urusan Resty. Oh ya di kulkas masih banyak kan Bun bahan makanan. Aku mau masak ! Nanti Resty katanya mau ke sini."
" Alhamdulillah kalau semua lancar. Bahan makanan masih banyak kok. Mau masak apa memangnya?"
" Gak tahu, seadanya bahan aja."
" Fathi ke kamar dulu sebentar ya Bun. Gerah mau ganti baju. "
" Iya sayang."
Fathi pergi ke kamarnya. Yang berada di lantai 2.
...----------------...
Saat ini Fathi sedang makan malam bersama orang tuanya dan anaknya.
" Makanan kamu emang enak Fath. Pantas Resty makan sampai nambah tadi siang." Ucap Ayah.
" Diamah emang suka banget masakan Fathi." Ucap Bunda.
" Fathi..bagaimana kalau kita liburan ke Bogor?" Tanya Ayah.
Fathi berfikir sejenak. Sepertinya ide yang bagus. Dia butuh refreshing. Kebetulan Villa yang dibelinya sekarang sedang kosong.
" Ok ..Yah. Fathi setuju. Kita liburan ke Villa. Kebetulan Villa Fathi lagi kosong." jawab Fathi
" Villa kamu ? Kamu punya villa?"Bunda kaget. Dia baru tahu Fathi punya Villa.
" Iya Bun. Alhamdulillah. Di cicil dari temen Bun."
" Bagaimana kalau kita pergi besok?" Tanya Ayah.
__ADS_1
" Boleh Yah.."
***
Fathi sedang berada di puncak Bogor. Ia kini sedang beristirahat di villa nya bersama Kayla. Ayah dan Bunda sedang berjalan- jalan di sekitar Villa. Fathi merasa jenuh ia ingin keluar menikmati hawa sejuk dan pemandangan.
" Kayla kita jalan-jalan yuk !"
" Yuk..." Jawab Kayla.
" Kayla ganti baju dulu. Pake jaket soalnya di sini dingin."
" aket..ngin ?"
" Iya pake jaket biar gak dingin. Sebentar ya ..."
Fathi berjalan cepat mengambil jaket.
" Nah ayo sekarang kita pakai jaketnya. " Sebelumnya ia sudah mengolesi badan Kayla dengan minyak kayu putih. Fathi menundukkan Kayla di kursi stroller bayi. Ia mendorongnya keluar.
Saat Fathi sedang berjalan tiba-tiba seseorang menyenggolnya dari belakang. Untunglah ia tidak terjatuh.
" Maaf, saya tidak sengaja. " Pria itu meminta maaf pada Fathi.
Fathi yang menunduk karena melihat anaknya menegakkan kepala. Pria itu terkejut.
" Tidak apa-apa A, lain kali hati - hati permisi."
Fathi pergi melanjutkan niatnya berjalan- jalan meninggalkan pria tadi yang sedang terkesima menatap Fathi.
" Fathi " Ujarnya tersenyum.
***
" Fathi sini nak, Kenalkan ini Tuan Rizki dan Istrinya Salsabila , ini anak mereka Sultan Alfarizki. Tadi Ayah ketemu saat sedang jalan-jalan . Eh ternyata mereka menginap di sebelah villa kamu loh."
Fathi tersenyum dan mendekati orang tua Sultan lalu mencium tangan Nyonya Salsabilla. Dan ia hanya menundukkan kepala seraya menangkupkan tangan di dada sebagai tanda salam pada Tuan Rizki dan Sultan. Fathi lalu menggendong anaknya.
" Ini anak saya namanya Fathiyah Azahra yang tadi saya ceritakan. Dan ini anak Fathi , cucu kami Kayla Azahra Mubarak."
" Oh...Fathi cantik sekali kamu sayang. Anakmu juga cantik seperti mamahnya. Boleh tante gendong Kayla ?"
" Boleh Tante ..." Salsa lalu menggendong Kayla. Ia tampak senang. Salsa anak yang cantik dan menggemaskan rasanya ia ingin menciumnya dan membawanya pulang.
" Rasanya Tante mau bawa Kayla pulang . " Semua tertawa mendengar ucapan Salsa.
" Fariz kapan kamu akan beri Mamah cucu seperti Kayla?"
" Ya sudah jadikan aja Kayla cucu Mamah."
" Mamah seneng banget kalau Kayla jadi cucu Mamah. " Salsa menciumi wajah Kayla yang direspon tawa Kayla.
Fariz merasa salah tingkah. Ia senang setelah mendengar dari Ayah Fathi kalau Fathi baru saja bercerai dari suaminya. Hasbi memang bodoh melepaskan berlian dan memilih kerikil.
Tapi syukurlah Hasbi melepaskannya jadi ia mempunyai kesempatan untuk merebut hati Fathi.
Dan ternyata orang tuanya juga memberikan sinyal yang sama. Mereka tampak menyukai Fathi dan Kayla.
" Khem ..maaf semuanya Fathi mau ke dalam dulu sebentar mau ganti baju." Ucap Fathi.
" Iya sayang .." Salsabila yang menjawab. Ia menyukai Fathi yang terlihat sopan dan lembut.
Salsa melihat anaknya yang sedang menatap lekat Fathi.
__ADS_1
" Riz kamu gak mau gendong Kayla?" Fariz tersadar ia langsung melihat ke arah mamahnya.
" Hah..apa Mah ?" Salsa dan yang lain tersenyum melihat Fariz .
" Mau gendong Kayla ? "
" Oh ...mau, sini ." Fariz mengambil Kayla dari gendongan Salsa dan ia lalu menggendongnya . Kayla tampak senang dan menepuk-nepuk pipi Fariz.
" Papapa...sun." Kayla mengecup pipi Fariz. Hati Fariz menghangat mendengar Kayla memanggilnya papa dan mencium pipinya, dia merasa langsung jatuh cinta pada Kayla. Fariz membalas mencium kening Kayla.
" Mah..Fariz juga rasanya mau bawa Kayla pulang. "
" Kalau itu kamu harus bawa ibunya juga, mintanya sama Ayahnya Fathi." Tuan Rizki tertawa.
" Boleh tidak Pak. Fariz membawa pulang Kayla dan Fathi?"
" Boleh saja asal sudah halal." Jawab Ayah Fathi. Mereka terkekeh.
Entah itu hanya candaan, atau kode . Sultan rasa ia akan mengatakan sekarang selagi mereka membahas itu.
" Khem...Maaf Pak..tapi saya betul-betul berniat ingin meminta izin pada bapak selaku ayah dari Fathiyah. Saya ingin menjadikan Fathiyah istri saya. Sebenarnya saya sudah tahu Fathiyah lama. Sejak dia menjadi istri Hasbi. Saya jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Fathi saat bertemu di kantor sahabat saya, yang merupakan atasan Hasbi. Tapi ternyata dia sudah bersuami akhirnya saya kubur perasaan itu. Sekarang setelah tahu Fathi bercerai saya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan. Saya minta izin sekarang bukan berarti saya akan menikah secepatnya. Saya tahu Fathi baru bercerai dia pasti butuh waktu. Saya akan sabar menunggu dan berusaha merebut hati Fathi. Saya hanya ingin meminta izin dan restu pada Anda untuk mendekati Fathi."
" Hah..." Tanggapan ayah dan yang lain. Mereka tidak menyangka Sultan sungguh-sungguh dan berani mengatakan itu.
" Bagaimana Pak apakah di izinkan? Tanya Sultan sekali lagi.
" Papa ..yun.." Kayla meminta turun.
" Mau kemana sayang ?"
" Ton..mama ." Sultan tidak mengerti ucapan Kayla.
" Mau nonton sama Mamah..ya Kayla." Bunda mendekati Kayla.
" Iya ..ton mama ." Bunda mengambil Kayla dan membawa Kayla pada Fathi. Setelah istrinya pergi Ayah berbica pada Sultan.
" Begini nak Fariz..Saya tidak tahu harus bilang apa? Fathiyah baru saja bercerai ada masa iddah untuk Fathi . Juga selain itu dia mungkin belum siap dekat dengan laki-laki atau menjalin hubungan lagi. Untuk sementara selama masa idah saya harap nak Fariz bisa menjaga jarak terlebih dahulu. Tidak baik wanita dalam masa idah dekat dengan lelaki bisa mengundang fitnah. Setelah itu, nak Fariz Ayah izinkan untuk mendekati Fahi perlahan jangan memaksanya. Semoga nak Fariz memang jodohnya Fathi. Saya akan restui dan bantu do'a. "
" Bagaimana Riz kamu bisa seperti itu ?" Tanya Rizki.
" Insyaallah saya bisa Yah..Pah. Terima kasih atas izin dan restunya.
" Udah manggil Ayah aja kamu Riz..." Ucap Salsa.
" Tidak apa-apa Bu Salsa. Biar terbiasa !" Jawab Ayah Fathi.
" Tapi nak Fariz saya minta kamu sabar . Karena rasanya sulit mengambil hati Fathi. " Lanjut Ayah Fathi .
" Ayah tenang saja saya akan berusaha Tapi saya mohon rahasiakan pembicaraan ini dari Fathi." Ucap Sultan. Ayh Fathi dan yang lainnya mengangguk.
...----------------...
Hai semua...
Terima kasih sudah baca cerita author dan memberi like, komen, hadiah dan vote. ❤❤❤
jangan lupa jaga kesehatan
❤❤❤Love you all ❤❤❤
Sambil menunggu author up bab selanjutnya baca ini dulu yuk karya teman author. Ceritanya bagus banget👇
__ADS_1