Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku

Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku
Bab 85. Ritual Sultan [ END ]


__ADS_3

Sultan pulang sekitar jam 5. Di sambut oleh Kayla yang sudah cantik . Ia minta di gendong Sultan.


" Papah ..gendong. " Sultan menggendong Kayla.


" Mana Mamah sayang ?" Tanya Sultan.


" Mamah lagi masak ."


" Oh.." Sultan pergi ke dapur.


" Sayang masak apa wangi sekali ,


Aku masak nasi liwet. Tinggal bikin sambal bajak. "


Fathi memanaskan minyak dan memasukkan sambel yang sudah di olek.


" Hatchim....hachim...."


" Papah kita pergi..lari pah !" Kayla mengajak Sultan pergi karena tidak sanggup bersin-bersin.


" pantas kamu pake masker. Curang ya. Hatchim... ayo Kayla kita pergi.." Sultan berlari pelan sambil mengangkat Kayla seperti pesawat.


" Hahaha.." Fathi tertawa dia senang melihat mereka bersin-bersin karena sambalnya.


Fathi sudah selesai masak. Dia menata meja bersama Mbok lalu pergi ke memanggil suaminya.


Fathi ke kamar mereka. Dilihatnya Kayla sedang rebahan di atas kasur. Terdengar suara gemericik air dari kamar mandi.


Fathi mengetuk pintu kamar mandi.


" Pah..buka..pah ." Sultan membuka pintu sedikit.


" Ada apa sih mah . Kamu mau mandi bareng.. ya udah hayu sini. Kita coba sensasinya di kamar mandi. Kan belum pernah tuh."


Fathi masuk dan menutup pintu


" Pah mending kamu ganti nama deh jangan Sultan ?"


" Ganti nama apa ?"


" Piktor"


" Kenapa Piktor?"


" Pikiran Kotor. Soalnya di otak papah cuma hal mesum."


" Mesum sama istri sendiri nambah kemesraan tahu. Ini mau mandi apa gak, kerisnya kedinginan ini. Malah ngajak ngobrol. "


Fathi tidak menjawab. Ia melangkah menuju tempat baju kotor. Fathi mengambil baju Sultan yang tadi di pakainya. Ia menciumnya. Lalu meletakkan kembali baju kotornya. Ia melirik pada Sultan dan menatap benda pusakanya.


Sultan langsung menutupnya dengan tangan.


" Percuma Pah kamu tutupin juga gak bakal ketutup. Cuci bersih ya pah buat nanti malam. "


" Asiap nyonya. Sultan hormat dan lupa dengan senjatanya yang mengacung tegak.


" Hahaha.. " Fathi keluar sambil tertawa.


" Kenapa bini gue jadi begitu ya. Nanti anak gue lahir gimana sifatnya . Semoga gak jail. Sampe baju kotor di ciumin . Untung aman gak ada deket cewek hari ini. Dah ah mandi lagi biar wangi buat tar malam."


Sementara Sultan sedang melakukan ritual pembersihan. Fathi sedang bermain dengan Kayla.


15 menit kemudian Sultan selesai. Ia keluar memakai bathrobe.


" Pah lama amat sih mandinya ."


" Iya kan biar Afdol.. "


" Bukannya lagi ritual yang lain ya . Tadi kan bangun sekarang udah tidur."

__ADS_1


" Mah .. kamu sekarang berubah tidak kalem seperti dulu. "


" Dulu kan aku tidak bahagia. Sekarang aku bahagia bersamamu. Ibarat kata habis gelap terbitlah terang. " Fathi terkekeh lalu bangun sambil menggendong Kayla.


" Cium Papah sayang ."


" Muah.."


" Cepat ya aku tunggu di bawah. "


" Aww..." Fathi iseng menarik kerisnya. Kayla tidak melihatnya karena tertutup tubuh Fathi.Sambil berlalu pergi.


" Awas ya mah. Papah balas nanti malam."


" Papah kenapa Mah teriak."


" Gak apa-apa sayang. Papah di gigit semut."


Mereka duduk di meja makan.


" Halo semua lama ya nunggu Papah?"


" Iya Papah." Kata Kayla.


" Maaf ya.."


" Mbok sini ikut makan !"


" Iya Bu.."


Mereka makan bersama kadang tertawa karena tingkah Kayla.


Selesai makan mereka sholat magrib berjamah dan tadarus bersama.


Lanjut dengan sholat isya. Sultan kemudian menonton tv setelah selesai sholat. Fathi pergi ke kamar.


Kayla sepertinya sudah mengantuk ia meminta gendong pada Fathi. Lalu Fathi menggendong Kayla dan membawanya ke kamar. Ia menidurkan Kayla.


Setengah jam kemudian Sultan mengecek semua pintu dan jendela apakah sudah terkunci. mengecek kompor dan lmencabut colokan listrik yang tidak perlu. Lalu ia mematikan lampu ruang tamu. ruang keluarga dan dapur. Ia naik ke atas.


Ia masuk ke kamar tidak ada Fathi. Ia lalu mengintip di pintu penghubung terlihat Kayla sudah tidur. Lalu Sultan menutup pintu kembali. Ia berjalan menuju tempat tidur lalu nerebahkan dirinya. Pintu penghubung terbuka. Fathi membuka kerudungnya dan digantung dekat pintu. Sultan memperhatikan Fathi .


Fathi membuka seleting gamisnya perlahan. Gamis itu terjatuh. Sultan meneguk ludah melihat Fathi yang berpakaian seksi.


Fathi berjalan perlahan menuju saklar lampu dan mematikan lampu.


Sultan kecewa karena tidak bisa melihat keindahan Fathi. Begitu juga author tidak dapat menggambarkan karena gelap hanya terdengar suara-suara yang membuat author merinding. Jadi kita tinggalkan mereka ok .


...***...


Waktu terus bergulir. Kini kehamilan Fathi sudah berumur 4 bulan. Mereka akan mengadakan acara selamatan 4 bulan kehamilan.


Mereka mengundang anak yatim, keluarga besar dan para sahabat saja.


Semua hanya berjumlah 100 orang.


Reyhan tidak bisa datang karena sudah pindah ke luar negeri. Hasbi sudah berhenti kerja di kantor Ryan.


Sedangkan Hani dia sudah menikah dengan abangnya Rere.


Ryan datang menghadiri acara selamatan Fathi. Tapi istrinya tidak bisa ikut karena bertepatan dengan acara yang lain.


Acara dimulai dengan sambutan lalu tausiyah ustadz disambung dengan mengaji surah mariam dan yusuf. Dilanjut dengan dzikir dan dan ditutup do'a. Mereka dipersilahkan makan dan terakhir membagikan bingkisan untuk para tamu serta santunan untuk anak yatim piatu.


Tinggallah Saudara dan sahabat mereka.


" Mana Kayla sayang ?" Di bawa tadi sama Hasbi dan Mala. Pah mereka izin mau bawa Kayla untuk seminggu menginap di sana. Amih rindu pada Kayla . Hari ini dia tidak bisa datang karena sakit. Bagaimana Pah ?"


" Papah terserah mamah aja. Asal kalau anaknya tidak mau jangan di paksa. "

__ADS_1


" Iya..Kaylanya juga sepertinya senang bertemu papah Hasbi."


" Kalau kamu, suka tidak bertemu Hasbi? "


" Aduh suamiku sedang cemburu. "


" Aku tidak cemburu aku bertanya."


" Aku suka bertemu Hasbi !"


" Ya tentu saja. Kamu pasti sudah rindu padanya iya kan ?"


" Tidak .. aku memang suka bertemu Hasbi tapi aku tidak rindu padanya. Kamu tahu kenapa? "


Sultan diam saja. Fathi menahan senyumnya melihat tingkah Sultan yang sedang cemburu.


" Aku suka melihatnya. Karena dia sudah bahagia bersama istrinya. Dia bisa tersenyum lepas tidak ada raut kesedihan. Semu asli natural. Mereka sudah mencintai satu sama lain. Itulah yang membuat aku bahagia semua berakhir indah. "


" Kenapa kau peduli Hasbi atau Mala bahagia atau tidak ?"


" Memangnya kenapa kalau aku peduli ?"


" Mereka sudah jahat padamu."


" Tidak sayang. Mereka tidak jahat ini sudah takdir. Takdir yang membuatku menjadi bersamamu. Takdir yang membuatku menemukan kebahagiaan lain. "


" Kau benar. Takdir yang menyatukan mereka dan menyatukan kita."


" Iya .. cuma Amih belum bisa menerima Lionel . "


" Semoga saja pintu hatinya segera terbuka agar dia juga dapat merasakan memiliki cucu laki-laki."


"Iya.."


" Pah kira-kira anak kita apa ya jenis kelaminnya ? Dia selalu sembunyi kalau di USG ?"


" Gak tahu Mah. Nanti papah tanyakan padanya."


" Caranya?"


" Ya apalagi selain nengokin dia ?" ujarnya.


...****************...


END


Halo readers semua author mengucapkan terima kasih banyak kalian semua sudah membaca ceritaku ini yang masih banyak kekurangan . Fathi , Hasbi, Sultan, Kemala, Kayla dan semua tokoh yang ada di cerita ini juga berterima kasih kepada kalian atas dukungannya.


😭😭😭 Walaupun cerita ini sudah end author tetap harap dukungannya ya. Terima kasih untuk like komen hadiah dan vote nya . 😍😍😘😘❀❀❀❀


Berat hati ingin berpisah tapi tenang saja akan ada bab bonus menceritakan Fathi dan keluarga kecilnya tentang kehamilannya yang membuat Sultan geleng kepala. So tetap baca cerita ini ya ..Love you All ❀❀❀❀


Specially for My top Fans terima kasih..😒😒Kalian terbaik.πŸ˜πŸ˜πŸ˜—πŸ˜—


Semoga kalian semua selalu bahagia, sehat dan banyak rezeki . Ini bukan perpisahan Mampir ke cerita author tentang Hani ya judulnya Wanita Tangguh


sedikit kisah tentang Hani


Hani selalu di tekan oleh keluarganya untuk segera menikah. Di sisi lain temannya mengenalkan Abangnya pada Hani dan mengajak ta'aruf. Hani akhirnya bersedia untuk ta'aruf. Tanpa Hani ketahui ada udang di balik batu. Keluarga Hani sangat senang dan memaksa mereka agar segera menikah. Hani akhirnya menikah dengan pria itu. Ternyata banyak kejutan dan rahasia yang Hani ketahui setelah pernikahan itu. Sakit ? Sangat. Tapi dia bukan wanita lemah lihat saja Hani akan membalikkan keadaan dan jadi pemenangnya. Rasa sakitnya akan ia jadikan semangat untuk membalas dendam.


Semoga kalian suka jangan lupa masukin Favotit ya.


mungkin nanti siang atau malam author up perdana..


Dukung terus author ya Terima Kasih banyak πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Author ada rekomen cerita yang bagus buat kamu sambil nunggu bab bonus up baca ini ya πŸ‘‡


__ADS_1


__ADS_2