Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku

Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku
Bab 54. ketakutan Mala.


__ADS_3

Sebulan sudah berlalu dari sidang pertama dan besok sidang kedua akan di gelar, Hasbi akan meminta izin pada Ryan bosnya.


Tok..Tok...


" Masuk !" Terdengar suara di balik pintu. Hasbi membuka pintu . Ia terkejut melihat ada sahabat Ryan di ruangannya. Hasbi baru saja selesai makan siang dan sholat dzuhur. Jadi ia tak tahu kedatangan mereka.


" Ada apa Hasbi."


" Maaf Pak saya mau minta izin untuk besok tidak masuk. "


" Ada acara apa lagi. Kamu sekarang jadi sering izin. Saya tidak masalah karena kerja kamu juga baik, saya cuma mau tahu saja. Apa kamu ada masalah? Mungkin saya bisa bantu."


Hasbi bingung di tanya seperti itu. Selama ini kalau ia izin bilangnya ada urusan keluarga. Apakah dia jujur saja pada Bos nya.


" Maaf Pak..Sebenarnya saya besok mau ke pengadilan ."


" Apa ? Pengadilan ? Kamu kena kasus hukum ? Kasua apa ? Kenapa tidak bilang saya? saya bisa bantu pengacara jika kamu butuh ."


" Maaf Pak bukan itu. Saya mau ke pengadilan agama. Sidang perceraian." Sebenarnya Hasbi malu harus menceritakan perceraiannya. Ia terlihat seperti seorang suami yang gagal mempertahankan keutuhan rumah tangganya.


" Kamu mau bercerai? "


" Iya Pak."


" Oh..Maaf . Kalau begitu saya izinkan kamu besok untuk tidak masuk. "


" Terima kasih Pak..Kalau begitu saya permisi." Hasbi keluar dan menutup pintu. Ryan melihat Sultan yang termenung menatap pintu.


" Riz ..kenapa Lo? Kok bengong ."


" Hah..ah..tidak apa-apa !" Ryan terkekeh, mendengar jawaban Sultan.


" Pasti penasaran ya. Hasbi cerai sama siapa ?" Ucap Azka.


" Gak..biasa aja ." Jawab Sultan tetapi dia terlihat salah tingkah.


" Kayanya yang dia ceraikan yang gak pake jilbab deh , siapa namanya...Mal..la ..iya itu Mala ." Azka dengan prediksinya.


" Iya sih..kan gak mungkin kalau Fathi . Yah secara Fathi lebih cantik dan terlihat lebih baik." Tambah Ryan .


" Kalian kenapa jadi ngomongin perceraian Hasbi sih. Ini masalah bisnisnya bagaimana ?" Sultan sudah merasa jengah dengan obrolan mereka yang hanya membuat hatinya panas. Pupus sudah harapannya. Jika Fathi sudah bahagia , ia tidak ingin berharap lagi.


Ryan dan Azka justru tergelak melihat reaksi Sultan.


...***...


Hasbi dan Fathi baru saja keluar dari ruang persidangan. Amih dan Mala juga turut hadir.


Fathi tidak menuntut apapun . Ia ingin prosesnya berlangsung cepat. Ia hanya ingin hak asuh anaknya jelas. Hakim juga menawarkan untuk mediasi lagi tapi Fathi menolak.


Tadi juga di hadirkan dokter dan perawat yang menjadi saksi dan membenarkan adanya pernikahan antara Hasbi dan Kemala di saat Pasien Fathi sedang koma. Berarti kesimpulannya pernikahan itu terjadi tanpa izin dan sepengetahuan istri pertama.

__ADS_1


Dengan alasan itu Fathi menuntut cerai dan menolak mediasi.


Amih, Apih , Mala dan Hasbi sedang makan malam. Amih mengundang mereka makan di rumah.


" Bi, Bagaimana sidang kamu ? " Tanya Apih.


" Lancar..Pih ." Apih mengangkat wajahnya. Ia menatap Hasbi. Hasbi juga menatap Apih dengan wajah bingung.


" Apa?" Tanya Hasbi.


" Maksud Apih hasilnya bukan prosesnya."


" Oh..bilang dong. Hasilnya tidak ada mediasi. Tadi dihadirkan saksi pernikahn Hasbi dan Mala. putusan diambil nanti pada sidang ke tiga."


" Bi, Apakah kamu tidak bisa menuntut hak asuh Kayla?"


" Tidak bisa Amih."


" Tapi Mas..tolong kamu bujuk Fathi. Kalau dia yang menyerahkan Kayla pada kita itu pasti tidak masalah."


" Mal..aku tidak mungkin meminta itu pada Fathi."


" Kenapa tidak kau Ayahnya ?" Ucap Amih


" Lihat.. Amih ngotot, karena merasa aku ayahnya berarti aku berhak mengasuh Kayla. Lalu bagaimana dengan Fathi. Dia ibu kandungnya dia lebih berhak mengasuh anak yang di lahirkannya. Aku bukan orang yang tidak berperasaan yang memisahkan Ibu dan anaknya !"


" Fathi juga memisahkan ayah dan anaknya !" Mala tidak mau kalah dia terus membujuk Hasbi.


" Kenapa kalian selalu menekannya ? Kalian seharusnya menenangkannya dan menghiburnya . Bukan menambah bebannya dengan semua tuntutan kalian. Kalian juga wanita kalian tahu arti seorang anak. Jangan kalian ambil sesuatu yang bukan hak kalian. Seharusnya kalian belajar dari pengalaman." Amih dan Mala terdiam


" Kalian tahu ini sangat berat untuk Hasbi. Dia harus melepaskan dua orang yang dicintainya. Dan Itu sangat menyakitkan. Dan kalian meminta Hasbi untuk menyakiti Fathi lagi. Bukannya Hasbi akan menuruti kalian tapi Hasbi justru akan membenci kalian. Cukup Amih ! Hentikan ikut campur masalah Hasbi, atau Amih mau bernasib seperti Fathi . Biarkan Hasbi mengurus keluarganya sendiri. Dia sudah cukup menderita." Apih pergi dari ruang makan . Ia memang diam saja melihat masalah keluarga Hasbi. Bukan dia tidak perduli. Tapi Hasbi harus mengatasi konsekuensi dari perbuatannya sendiri. Ia sudah berusaha mencegah terjadinya pernikahan antara Hasbi dan Mala dulu, dengan diam-diam menasehati Hasbi. Tapi Hasbi tak mau mendengarkannya. Sekarang Hasbi harus menderita karena keputusan nya sendiri. Apih merasa tidak tega bagaimanapun Hasbi anaknya.


" Aku tidak akan menyerah Amih. Aku akan ke rumah Fathi besok dan meminta Fathi untuk melepaskan Kayla."


" Sudahlah Mala. Kamu tidak dengar barusan. Amih tidak akan ikut campur lagi. Jika memang Kayla bersama Fathi biarlah , Fathi juga akan merawatnya dengan baik." Amih pun pergi meninggalkan ruang makan.


...***...


Seperti ucapan Mala semalam ia akan ke rumah Bu Siti pagi ini. Setelah Hasbi brrangkat ke kantor. Mala pamit pulang pada Amih. Semalam mereka menginap di rumah Amih.


Mala tidak pulang ke rumahnya. Ia melajukan mobilnya ke arah rumah Bunda Fathi.


Sampai di sana ia melihat Fathi akan pergi. Mala bergegas turun.


" Assalamu'alaikum."


" Wa'alaikumsalam. Mala ada apa?"


" Aku ada perlu denganmu." Ucap Mala.


" Ya sudah. Mari masuk. Tapi aku tidak bisa lama. Aku ada janji dengan orang . Silahkan duduk ."

__ADS_1


Mala duduk di sofa ruang tamu. "Fathi aku mohon , biarkan Kayla di asuh oleh Hasbi." Mala langsung mengatakan apa yang ada di benaknya.


" Jadi kau ke sini mau bicara masalah Kayla. "


" Iya.. Kasihan Hasbi Fathi. Ia harus kehilangan dua orang yang dia cintai sekaligus. Jika kamu memberikan Kaya setidaknya dia tidak akan terpuruk masih ada penguat hidupnya ...Kayla."


" Lalu kau sebagai istri. Apa tidak bisa menjadi penguat untuk Suamimu."


" Kau tahu Fathi aku tidak akan bisa punya anak. Kau bayangkan betapa sedihnya Hasbi. Seumur hidupnya tidak akan punya anak. Ada anak tapi anaknya tak dapat dingapainya. "


" Kau tahu Mala dari gambaranmu Hasbi seolah sangat terpuruk. Ada jalan mudah agar Hasbi tidak terpuruk. Tapi aku yakin kau tidak akan bisa melakukannya. "


" Apa itu ? Aku akan lakukan apapun . Hasbi orang baik dan aku mencintainya . Aku akan lakukan apapun agar dia bahagia." Fathi tersenyum miring.


" Benarkah ? Baiklah aku akan cabut gugatan ceraiku jika kau bercerai dari Hasbi dan membebaskan Hasbi dari semua janjinya pada Ayahmu. Dan kau pergi dari Hasbi jangan pernah menemuinya. Apa kau mau ? "


Fathi hanya diam. Ia tidak menyangka Fathi akan berkata seperti itu .


" Kenapa diam? Bukankah kau ingin dia bahagia? Aku yakin dia akan bahagia jika tahu kau akan melepaskannya dan aku akan kembali padanya. Kau tahu Mala Hasbi beberapa kali meminta aku jangan bercerai darinya. Ia yang akan menceraikan kamu. Tapi aku tidak mau. Karena aku tidak tega padamu. Kau sudah sebatang kara ..kau juga tidak bisa punya anak. Aku juga wanita Mala . Aku tahu seperti apa rasanya bila itu terjadi. "


" Itu...tidak benar kan ..?"


" Terserah kamu. Sudah ya aku harus pergi . Aku ada janji. Maaf tapi aku tidak bisa melepaskan Kayla. "


Mala tidak bersuara. Ia langsung pergi tanpa pamit.


Fathi ikut keluar dan menutup pintu. Ia tidak membawa Kayla. Kayla sedang ikut Bunda pengajian di rumah saudara.


Mala langsung masuk mobil. Ia tidak menjalankan mobilnya. Mala merasa takut setelah mendengar dari Fathi kalau Hasbi pernah berniat menceraikannya. Bagaimana jika Kayla di bawa Fathi. Di rumah akan sepi. Lalu lama-lama Hasbi merasa bosan, dia ingin anak dan minta izin pada Mala untuk menikah lagi agar punya anak. Amih juga pasti akan menyudutkannya, agar mengizinkan Hasbi menikah lagi. Akhirnya dia akan di poligami. Tidak ..Mala tidak mau di poligami lagi. Mala benar-benar takut itu akan terjadi.


...----------------...


Hai author double up hari ini semoga suka ya..


Wah Sultan salah paham mengira Mala yang akan diceraikan Hasbi.


Amih langsung takut diancam Apih xixixi...


Mala ternyata takut di poligami lagi.. wah gimana kalau ketakutannya jadi kenyataan . Apa gak nangis darah tuh. ... Dulu jadi madu sekarang di madu... kalau memang betul Hasbi menikah lagi.


Oh ya Author mau mengucapkan


Makasih...makasih...makasih banyaaaaak .


Karya autor masuk ranking 7 karya baru itu berkat kalian semua...😗😗😗😗😗😗😗 💗💗💗💗


Author juga punya cerita lain tentang Anak Genius... sudah tamat. Mampir ya semoga kalian suka.


Jangan lupa selalu jaga kesehatan


❤❤❤ Love You All ❤❤❤

__ADS_1



__ADS_2