
" Kak Fahi biar Mala yang lanjutkan, di depan ada orang tua kak Fathi. Kak Fathi dipanggil amih !"
" Oh..mereka sudah datang , ya sudah aku akan membuat minum dulu !" Fathi membuatkan mereka minum.
" Ayah .. bunda.. sudah datang, ini silahkan di minum !" Fathi datang membawa minum. Lalu ia meletakkan minum di meja.
Fathi menghampiri orang tuanya dan mencium tangan mereka.
" Kamu cantik sekali nak, sini duduk di samping bunda !" Fathi duduk disamping bundanya dan mengambil Kayla dari pangkuan bundanya.
" Iya Fathi selalu cantik, Berarti di rumah ini ada 3 wanita cantik. Hasbi jadi lelaki yang paling tampan gak ada saingan ." gurau Amih sambil terkekeh.
Tapi Fathi dan bunda menanggapi lain gurauan itu. Seolah menyindirnya dan bilang kalau sekarang Fathi ada saingannya yaitu Mala. Entahlah sekarang ia jadi sensitif pada amih. Ia merasa perkataan amih bermaksud menyindirnya dan memojokkannya walaupun amih mungkin tidak bermaksud seperti itu .
Fathi dan bunda hanya saling menatap satu sama lain. Lalu bunda mengusap lengan Fathi dan tersenyum.
" Sabar...!" Ucap bunda pada Fathi tanpa suara. Fathi nengangguk.
Amih baru menyadari kesalahannya, sungguh ia tak maksud ia hanya ingin bercanda mencairkan suasana.
" Maaf..khem, Kayla sini sama eyang..." Amih ingin menngendong Kayla tapi Kayla tidak mau.
" Assalamu'alikum " Terdengar suara Hasbi.
" Wa'alaikumsalam " Jawab mereka serempak.
" Loh lagi pada ngumpul , apih gak ikut mih ?" Tanya Hasbi seraya mencium tangan amih dan orang tua Fathi. Fathi mencium tangan Hasbi.
" Apih tidak bisa ikut ada kerjaan ke luar kota . Apih menginap 4 hari di sana !"
" Oh..begitu. Ayah.. bunda bagaimana kabarnya?" Tanya Hasbi.
" Alhamdulillah, kami baik-baik saja, kabar kamu bagaimana?" Jawab dan tanya ayah .
" Alhamdulillah baik , yah. "
" Kabar anakku yang baik !" batin bunda .
Bunda dulu sangat sayang dan bangga pada Hasbi. Ia terlihat begitu mencintai Fathi , ia tak menyangka sedikitpun kalau Hasbi bisa menduakan Fathi.
" Mas .. mandi dulu , sebentar lagi magrib..ayo mas kita ke kamar !" Fathi pamit pada amih dan orang tuanya untuk ke kamar mengurus suaminya.
Hasbi sedang mandi Kayla sedang bermain boneka di tempat tidur. Fathi menyiapkan baju untuk Hasbi yaitu baju pasangan yang dipakai Fathi. Ya baju ini adalah baju couple.
Hasbi keluar kamar mandi hanya memakai handuk yang dililitkan di pinggang. Hasbi mendekati Fathi yang sedang menutup lemari. Ia memeluknya dari belakang.
Fathi terkejut ada yang memeluknya , lalu ia tersenyum dan megang tangan yang memeluknya itu.
__ADS_1
" Mas kangen banget sama istri mas yang cantik ini. Malam ini kamu glowing sekali mas tidak bisa mengalihkan pandangan darimu. "
" Mas bisa saja , mas belum aja melihat Mala istrimu yang lain, nanti kalau mas lihat dia, mas pasti lupa sama aku !"
" Bagi mas kamu yang paling cantik ! Nanti malam mas akan buat kamu tak berkutik sayang !" Hasbi mencium pipi Fathi.
" Udah mas, banyak yang nungguin cepat di baju, nanti malam kita lanjut ." Bujuk Fathi.
" Ok ! Nanti malam kita lanjut sampai pagi ." Hasbi tersenyum lalu melepaskan pelukannya dan memakai baju yang sudah di siapkan Fathi. Koko yang warna dan motifnya sama dengan baju Fathi, dan celana panjang yang satu paket dengan bajunya.
" Mas..amih akan menginap ."
" Oh..ya udah gak apa-apa, apih gak ada lagi di luar kota mungki amih merasa kesepian."
" Iya ..mas." Fathi semula ingin mengatakan kalau amih akan tidur sekamar dengan Fathi dan Hasbi tidur dengan Mala. Tapi ia urungkan. Biarlah Hasbi tahu sendiri nanti.
" Ayo sayang kita temui mereka, malam ini kita pasangan yang glowing..!" Hasbi tertawa. Sungguh ia merasa penampilan Fathi dengannya sangat memukau, seperti orang yang mau ke pesta.
" Mas ih.. ya udah kita ganti baju lagi..!"
" Eits.. gitu aja ngambek..! ayo kita keluar waktunya sholat."
Hasbi dan Fathi keluar bersama Kayla dalam gendongan Hasbi.
Mereka sangat serasi, terlihat seperti keluarga bahagia. Mereka menuju ruang sholat, di sana mereka sudah menunggu.
Mala cemburu melihat Fathi dan Hasbi yang begitu serasi , mereka seperti pasangan sempurna.
" Ayo kita sholat , Hasbi jadi imamnya ya ,"
" Tidak...ayah aja, silahkan yah biar Hasbi iqomah."
Mereka sholat berjamaah, dengan khusyuk.
...----------...
Makan malam dimulai .
" Sopnya enak ...ini pasti masakan kamu sayang !"
" Iya.. Fathi yang memasak semua makanan ini , Mala cuma membantu menggoreng tahu, dan mengasuh Kayla. " Jawab amih sambil tersenyum.
" Alhamdulillah, kalian bisa rukun . Bunda bahagia melihat kalian bisa bahagia. Bunda tidak ingin ikut campur masalah keluarga kalian bunda yakin kalian mampu mengatasinya. Sebagai orang tua kami cuma bisa mendukung dan mendo'akan kalian ." Bunda memberikan nasehatnya.
" Ayah juga ingin bilang jika kalian ada masalah apapun itu, serahkan pada Allah dan jangan ketinggalan sholat wajib juga tahajudnya. " Lanjut ayah.
" Iya ayah , bunda ."
__ADS_1
Mereka lanjut makan. Fathi makan sambil menyuapi Kayla.
Setelah makan, mereka mengobrol di ruang tengah . Fathi menyajikan kue-kue yang tadi dibuatnya.
Fathi duduk di samping kanan bunda, di samping kiri bunda ada suaminya. Hasbi duduk di kursi Single di samping Fathi.
Mala duduk di seberang bangku Fathi bersebelahan dengan bangku Hasbi .Amih duduk di samping Mala.
Posisi duduk Hasbi di apit Mala dan Fathi, walau tidak bersebelahan.
" Mas mau kue ini ?" tunjuk Mala pada kue di atas meja .
" Gak Mal, aku lagi pengen getuk."
Fathi menyiapkan untuk Hasbi. "ini ..mas !"
" Makasih. " Hasbi menerimanya.
Mala mengepalkan tangannya. Hasbi sudah membuatnya malu di depan orang tua fathi.
"Lihat saja aku akan buat kalian gagal tidur berdua malam ini, dan Hasbi akan tidur denganku ." monolog Mala dalam hati. Bisikan jahatnya kembali.
" Oh...iya Mala Hasbi, semenjak kalian menikah , kalian belum bulan madu karena tak ada yang mengasuh Kayla juga Fathi yang saat itu masih dirawat. Nah ..sekarang Fathi sudah sehat, Kayla juga ada yang mengasuh. Jadi kalian bisa bulan madu !"
" Amih..apa-apaan sih ! kami tidak perlu bulan madu, dan stop pembicaraan ini !"
" Perlu ! kalian perlu bulan madu , kamu segera ajukan cuti ! masalah tempat dan akomodasi biar amih yang tanggung. Ini hadiah amih untuk pernikahan mu. Bagaimana Mala, kamu setuju ?"
" Mala terserah mas Hasbi aja, mana yang terbaik ?"
" Stop amih..Hasbi tidak bisa bulan madu dan tak ingin bulan madu. Kalau Mala ingin liburan, silahkan pergi dengan amih !"
" HASBI.. kamu jangan seperti itu !" Amih membentak Hasbi.
" Mas..sabar istigfar !"
Fathi mengusap -usap lengan Hasbi untuk menenangkan.
...----------------...
Terima kasih sudah membaca dan menjadikan tulisan author favorit kalian.
Setiap komentar kalian menjadi semangat author untuk lebih baik lagi .
Terima kasih juga untuk like dan hadiahnya 😙😙
💙 Love you All 💙
__ADS_1