
Hari berganti Tahun demi tahun terlewati. Kayla kini sudah berumur 19 tahun. Dia kuliah di salah satu universitas ternama di Jakarta. Mengambil jurusan Bisnis.
Keluarga Sultan sudah pindah ke Jakarta sejak 10 tahun yang lalu.
Adiknya Malik Alfarizki atau biasa di panggil Alfa. Sudah menjadi remaja berumur 16 tahun. Alfa sekolah di Pesantren. Dia sendiri yang minta pada Mamah dan Papahnya ingin di pesantren di daerah Jawa Barat.
Kayla sebenarnya tidak setuju. Karena dia pasti akan kesepian tidak ada Alfa di rumah. Tapi dengan bujukan Alfa akhirnya Kayla menyetujui dan ikut mengantar ke pesantren yang pemiliknya adalah Haji Ibrahim orang menyebutnya.
Di sana cuaca sangat dingin. Masih banyak pohon dan dekat dengan danau. Sungguh menenangkan. Kayla pun merasa betah.
Setelah mengantar Alfa ke kamarnya dan bertemu dengan Pak Haji. Orang tua Alfa juga Kayla pulang kembali ke Jakarta.
Pagi ini Mereka sarapan tanpa Alfa.
" Padahal baru sehari tapi Kakak sudah kangen sama Dede." Kata Kayla.
" Iya sayang mamah juga ." Kata Fathi.
" Kalian ini. Sudah jangan kalian ingat-ingat terus. Nanti kalau kalian mikirin dede trrus dia juga sama akan kepikiran kalian. Kasihan dede nanti tidak konsentrasi. "
" Emang bisa begitu Pah ?"
" Iya bisa ! Karena ikatan batin kalian sebagai kakak adik dan ibu anak sangat kuat. Kita lihat saja sebentar lagi juga dede akan menelepon ."
Kayla menatap Mamahnya. Dan terdengar suara dering ponsel.
__ADS_1
Fathi langsung bangun dan mengambil ponsel yang ada di meja samping meja makan.
Di lihat nama yang tertera di layar ponselnya.
" De Alfa !" Fathi melihat Kayla mereka saling tatap lalu mereka melihat ke arah Sultan.
" Udah angkat, ingat jangan buat dede khawatir." Fathi mengangkat teleponnya fane loud speaker panggilannya
" Halo Assalamu'alaikum sayang ."
" Wa'alaikumsalam Mah, Pah, Kak."
" Apa kabar de, ada apa menelepon? Kamu baik-baik saja kan?"
" Alhamdulillah semua baik. Kamu tidak perlu khawatir. Maaf kami cuma merasa rindu dengan mu ."
" Mamah, Kakak, kalian tidak tahu betapa aku juga merindukan kalian tapi aku cuma bisa mengirim do'a. Aku titipkan rinduku lewat do'a pada Allah. Jika kalian merindukanku do'akan aku. "
" Iya sayang Mamah akan selalu mendo'akan kamu . "
" Kakak juga !"
" Terima kasih Mah, Kak, Pah. Hm... dede gak bisa telepon lama-lama maaf. Syukurlah kalau kalian baik-baik saja. Dede tutup dulu ya..Assalamu'alaikum "
" Wa'alaikumsalam."
__ADS_1
" Yah..cuma sebentar padahal Kakak ingin ngobrol banyak."
" Kamu itu. Dede bisa nelepon saja Alhamdulillah. Entah dia pakai ponsel siapa ? Bukankah dede tidak membawa ponsel karena di larang ."
" Iya.. ya..mungkin itu ponsel pengurus pesantren. "
" Iya mungkin."
" Kakak udah belum sarapannya ? Ayo kita berangkat Papah nanti telat ."
" Iya Pah..." Kayla langsung bangun dan pamit pada Fathi.
Sementara itu di tempat yang jauh di sana. Di pesantren. Alfa mengembalikan ponselnya pada anak Pak Haji.
" Terima kasih A.. sekarang perasaan saya sudah lebih baik."
" Sama-sama. Sekarang kamu bisa belajar dengan tenang. Serahkan semuanya pada Allah SWT. "
" Iya A..Kalau begitu saya permisi mau ke kelas lagi. Terima kasih "
" Iya, silahkan. "
Alfa pergi ke kelasnya.
...----------------...
__ADS_1