Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku

Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku
Yakin


__ADS_3

Yang ditunggu akhirnya datang. Lion langsung menemui keluarga Kayla. Alfa, Rio dan Ogi pamit menyiapkan makanan di bekakang. Mereka membiarkan Lion bicara dengan Sultan dan Fathiyah.


"Kamu sudah yakin dengan keputusanmu, Yon?"


"Sudah Om."


"Maaf, bukan maksud Om meragukanmu. Pikirkanlah sekali lagi. Melepaskan keluarga demi Kayla rasanya terlalu besar pengorbanannya Yon."


"Iya, nak. Kemala dan Hasbi pasti sangat sedih kehilangammu sayang.Pasti ada cara lain untuk kalian bersatu tanpa harus melepaskan yang lainnya." Fathi ikut memberikan pendapatnya.


"Yon. Aku dapat merasakan kesedihan Bubu, apahah lebih baik kita jadi adik kakak saja Yon."


Perkataan Kayla membuat Lion seakan jatuh terhempas setelah terbang tinggi. Namun, dia tidak marah pada Kayla. Dia tahu Kayla hanya khawatir pada dirinya dan Bubu juga Papah Hasbi.


"Maaf, Kay. Aku mohon jangan katakan itu! Bubu dan Papah sangat mengerti, mereka tidak akan kehilanganku Kay. Kami hanya berganti status. Dari anak angkat menjadi menantu."


"Menantu juga anak, bukan? Aku tetap bisa berbakti dan menyayangi mereka seperti orang tuaku sendiri. Semua akan seperti biasa tidak ada yang berubah, cuma status yang berbeda," lanjut Lion.

__ADS_1


"Ta ...."


"Kay, aku mencintaimu. tidak mungkin aku menganggapmu Kakak di saat hati ini ingin lebih Kay. Kau juga pasti merasakan hal yang sama. Walaupun seandainya kita tidak berjodoh, semua tidak akan sama lagi seperti semula. Aku akan memilih pergi Kay."


"Nak Lion. Om mengerti sangat mengerti. Kamu jangan salah paham. Om begini karena kami menyayangimu, tapi pemikiranmu ternyata lebih dewasa dibanding umurmu. Om merestui hubungan kalian."


"Menurut Papah benar apa yang dikatakan Lion. Mereka tidak kehilangan Lion, hanya berganti status saja. Kamu jangan khawatir Kayla. Lion baik-baik saja."


"Kalian lebih baik bicara berdua Papah dan Mamah ke belakang dulu ya." Fathi dan Sultan meninggalkan Lion dan Kayla.


"Kay, kamu tidak perlu khawatir. Aku sudah pikirkan baik-baik semuanya. Pilihanku bersamamu tidak membuatku kehilangan keluarga justru aku mendapatkan dua keluarga. Aku bahagia Kay."


"Awalnya aku memang sedih. Lalu aku sadar itu cuma nama Kay, hubunganku dan Bubu akan tetap menjadi ibu dan anak. Kamu paham?"


"Iya."


"Please Kay, apa pun yang terjadi jangan pernah lagi kamu bilang akan melepasku."

__ADS_1


"Kita berjuang bersama-sama. Perjalanan ini tidak akan mudah. Kita tidak tahu cobaan apa yang akan kita hadapi ke depannya. Namun, dengan kita bersama dan saling menguatkan. Aku yakin kita mampu menghadapinya Kay."


"Iya, Yon. Maafkan aku. Aku janji tidak akan begitu lagi. Kita akan berjuang bersama. Jangab pernah lepaskan gengagaman tanganmu Yon."


"Tidak akan, aku akan genggam erat tangamu."


"Ekhm, Maaf nih ganggu. Mamah dan Papah manggil, tuh! Sudah waktunya makan." Alfa datang merusak keromantisan mereka.


"Yuk Kay, kasihan Papah dan Mamah sudah menunggu."


Mereka semua pergi ke ruang makan.


***


Waktu terus belalu Lion sudah melewati ujian akhir. Dia pun sudah mendaftar di salah satu universitas di Jakarta. Sesuai permintaannya. Lion ingin bertunangan dulu dengan Kayla dan ketika Kayla lulus kuliah, mereka akan menikah.


Atas permintaan Lion, acara tunangan semua biaya di tanggung oleh Lion. Walaupun Sultan dan Hasbi memaksa Lion menerima mereka untuk membantu. Lion menolak, menurutnya ini adalah tanggung jawabnya. Lion bahkan sudah menyiapkan uang untuk acara pernikahannya.

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2