Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku

Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku
Bab 68


__ADS_3

Pagi hari ini adalah sarapan pertama mereka sebagai suami istri. Wajah Sultan terlihat ceria dan tidak mau jauh dari Fathi.


Tingkah laku Sultan mengundang perhatian semua penghuni rumah. Kebahagiannya menular pada yang lain . Ayah dan Bunda ikut senyum-senyum. Bahkan si Mbok juga suka ikut baper dan malu sendiri kalau majikannya sedang berduaan.


" A..mau makan apa?" Tanya Fathi pada Sultan yang kini telah menjadi suaminya.


" Apa aja sayang ." Sultan tersenyum lepas.


" Ayah.. mau makan apa?" Ucap Bunda.


" Apa aja cinta ." Jawab Ayah sambil tersenyum dan membelai wajah Bunda. Fathi terkekeh malu. Dia tahu kalau mereka sedang meledeknya.


Sedangkan Sultan biasa saja. Dia hanya tertawa melihat kemesraan mertuanya.


" Permisi Bu..ada tamu mau ketemu Bu Fathi." Ucap Mbok.


" Siapa Mbok ?" tanya Bunda.


" Anu..itu ..eh..Pak Hasbi." Uacap Mbok gugup.


" Hasbi ! mau apa dia. Biar Ayah yang temui. Sini Kaylanya. Mungkin dia mau ketemu Kayla."


Ayah Fathi menyudahi sarapannya, dan menemui mantan menantunya.


"Assalamu'alaikum."Ucap Hasbi.


" Wa'alaikumsalam. Hasbi apa kabar ?" Tanya Ayah


" Alhamdulillah Yah. Apa kabar Ayah ?" Tanya Hasbi.


" Alhamdulillah baik." Jawab Ayah.


" Kayla sini sayang sama Papah.. Papah kangen Kayla. " Hasbi mengambil Kayla dari gendongan Ayah. Kayla mau di gendong Hasbi. ia duduk anteng di pangkuan Hasbi sambil menikmati kue yang tadi diambilnya.


" Maaf Yah saya ke sini mau menemui Kayla dan juga Fathi, cuma ingin meminta maaf atas kejadian waktu itu. Saya khilaf dan mengaku salah. Saya tidak akan mengulanginya lagi. Tapi maafkan saya dan ijinkan saya untuk dapat menemui Kayla kapanpun. "


" Minta maaf dan ijinnya sama Kayla juga Fathi. Ayah yakin mereka akan memaafkan kamu. Fathi juga akan mengizinkan kamu untuk menemui Kayla." Ucap Ayahnya.


" Iya Ayah benar, saya memaafkan Mas dan mengizinkan Mas untuk menemui Kayla kapanpun. Kita lupakan saja yang telah berlalu. Asal jangan Mas ulangi lagi kesalahan yang sama." Ucap Fathi yang datang bersama Sultan dan duduk disamping Ayah. Sultan duduk di sofa single.


" Terima kasih Fathi. Sungguh Mas menyesal, Mas tidak berani datang karena Mas malu. Tapi rasa rindu Mas pada Kayla sudah tidak tertahan lagi. " kata Hasbi.


" Tidak apa-apa Mas. Aku mengerti. Kamu boleh melihat Kayla kapanpun kamu mau. Kamu juga adalah Ayahnya. Aku pun izinkan kamu untuk membawanya menginap setiap akhir pekan. Tapi dengan syarat, senin sudah ada di rumahku lagi. Dan kalau Kayla nangis ingin pulang atau tidak mau ikut jangan di paksa. "


" Benarkah? Terima kasih Fathi. Kalau begitu,bolehkah aku bawa sekarang? kebetulan ini weekend. Aku akan bawa ke rumah Amih. Ia pasti senang."


" Iya Mas asal Kaylanya mau dan aku harap Mas bisa jaga kepercayaanku. Jangan sampai Mas berusaha mengambil hak asuh anakku."


" Tidak Fathi. Aku sadar dia masih kecil ibunya lah yang berhak. Dan aku juga masih bisa menemuinya dan bermain dengannya. itu sudah cukup bagiku." Ucap Fathi.

__ADS_1


" Kayla mau ikut Papah sayang? Kita jalan -jalan yuk ke rumah Eyang mau ?" Hasbi bertanya pada Kayla.


" Au..api awa abie " Jaqab Kayla.


" Iya kita bawa barbienya ya." Hasbi mengangguk.


" Ya sudah sebentar Mas aku siapkan keperluan Kayla dulu." Ucap Fathi sambil terkekeh.


" Iya Fathi terima kasih."


Fathi pergi ke dalam, Sultan beranjak mengikuti Fathi ..Ayah terkekeh melihat Sultan yang selalu menjadi buntut Fathi.


Sebenarnya Hasbi penasaran, Kenapa Tuan Sultan ada di sini. Hasbi memang tidak di beritahu kalau Fathi menikah lagi. Ia juga belum mendapat undangan. Karena memang undangan belum di buat.


Ia ingin bertanya pada Ayah tapi takut di bilang kepo dan mencampuri urusan pribadi Fathi. Jadi ia telan sendiri rasa penasarannya itu.


Sambil menunggu Fathi, Hasbi bermain dengan Kayla yang tidak bisa diam dan selalu berjalan ke sana ke mari.


" Mas ini perlengkapannya. Sebagian pakaian masih ada di sana." Ucap Fathi.


" Iya..terima kasih. Saya pamit dulu. Ayo sayang salim sama Mamah, Opa juga Om.." Ucap Hasbi.


Kayla salim pada semuanya. Dan ketika terakhir salam pada Sultan


" Dadah Papah.."


" Dadah sayang. "


...***...


Hasbi sampai di rumah Amihnya. Ia turun dengan Kayla.


"Assalamu'alaikum Mih." Hasbi memanggil Amihnya karena Amihnya tidak nampak.


" Wa'alaikumsalam. Amih di belakang !" Teriak Amih.


Hasbi berjalan ke belakang bersama Kayla. Ia melihat Amih sedang mengurus tanamannya.


" Kayla sayang, Kayla kagetin Eyang ya. " Kayla mengangguk ia berjalan ke pelan ke arah Amih.


" Duar..." Teriak Kayla sambil menepuk punggung Amih yang sedang berjongkok. Amih melihat ke belakang ia terkejut lalu tersenyum lebar.


" Kayla sayang cucu Eyang. Kamu sama siapa ke sini ?"


" Yang aget..." Ucap Kayla.


" Iya Eyang kaget." Amih lalu melihat Hasbi.


Hasbi menghampiri Amih. Ia cium tangan. " Hasbi yang bawa Kayla Mih." Ucap Hasbi.

__ADS_1


Amih cuci tangan lalu menggendong Kayla.


" Alhamdulillah, Fathi mengizinkan Hasbi bawa Kayla. Bahkan boleh menginap sampai minggu. " Ucap Hasbi sambil berjalan mengikuti Amihnya.


" Syukur alhamdulillah, Kayla sekarang bertambah tinggi dan gendut ya. " Amih tersenyum senang dapat bertemu cucunya.


Mereka duduk di ruang TV. Amih menurunkan Kayla dan membiarkan Kayla bermain.


" Hasbi maafkan Amih.. seharusnya dulu Amih membelamu dan tidak membiarkan mu menikahi Mala. Melihat kamu sekarang Amih merasa sangat menyesal. Anak Amih menderita karena Amih. Maafkan Amih Hasbi. " Ucap Amih penuh penyesalan.


" Amih sudahlah nasi sudah menjadi bubur. Dibicarakan lagi juga percuma. Tapi jika kata maaf membuat Amih lega, Hasbi akan selalu memaafkan Amih. Dosa Hasbi lebih besar pada Amih, maafkan Hasbi juga." Ucap Hasbi.


" Sekarang Amih..waktunya hasbi menata hati dan masa depan Hasbi. Hidup Hasbi hanya untuk Kayla."Lanjutnya.


" Iya Hasbi..Amih akan dukung apapun keputusan kamu. Amih ada tepat di belakang kamu jika kamu butuh. "Kata Amih.


" Apa Mala tahu kamu bawa Kayla ke sini ?" Tanya Amih.


" Mala bahkan tidak tahu kalau Aku ke rumah Fathi dab mengambil Kayla." Jawab Hasbi.


" Apa dia masih bekerja ?" Tanya Amih.


" Ya..biarkan saja dia Amih. Dia pasti jenuh di rumah sendiri. Hasbi juga suka lembur. " Jawab Hasbi.


Amih ingin menasehati Hasbi tapi dia ingat kalau ia tidak ingin mencampuri lagi urusan Hasbi. Jadi ia urungkan niatnya. Ia hanya bisa berdo'a semoga Allah memberikan petunjuk dan solusi terbaik untuk Hasbi. Amiin.


Sepanjang hari itu Hasbi mengisi harinya bersama Kayla dan Amih. Mereka makan bersama. Hasbi tidur siang bersama Kayla. Setelah sekian lama baru kali ini Hasbi tidur siang.


Menjelang sore Hasbi pulang ke rumahnya bersama Kayla.


Mala pulang kerja. Temannya mengajak untuk hang out Malming tapi Mala tidak mau. Entahlah dia hanya ingin cepat pulang.


Mala sampai rumah pukul 4. Ia langsung mandi. Dan masak.


" Assalamu'alaikum.."


" Wa'alaikumsalam " teriak Mala dari dapur.


" Mala lihat siapa yang datang " Teriak Hasbi dari ruang keluarga.


" Memang siapa yang datang. Ada tamu istimewakah..Amih atau Fathi ? Batin Mala.


" Iya sebentar ." Mala mencuci tangannya dan pergi ke ruang keluarga.


Ia melihat sosok mungil yang di rindukannya datang.


" Kayla...sayang ..Bubu kangen !" Mala bergegas menghampiri Kayla dan memeluknya lalu ia memciumi wajahnya.


Tapi Kayla menolak. Ia justru ingin ke Hasbi.

__ADS_1


" Papapa..papa...papa." Kayla memanggil-manggil Hasbi dalam dekapan Mala.


...----------------...


__ADS_2