Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku

Berbagi Cinta : Dia Juga Suamiku
Keputusan Alfa


__ADS_3

Sebelumnya maaf author rada-rada linglung jadi bab Pelakornya author revisi....😌 maaf kalian juga pasti bingung ya...yang author bayangkan itu cerita yang lain . Tapi masuk ke sini.. πŸ™ˆAuthornya baru sadar setelah minum aqua...😁


...***...


Fathi kini sudah berada di rumah ia sedang duduk menonton televisi. Kayla sedang membuat kue untuk mamahnya.


Alfa menemani mamahnya menonton.


"Mah, Alfa memutuskan akan keluar dari pesantren." ucap Alfa.


" Apa? Kenapa? Kamu sudah pikirkan baik-baik keputusan kamu?" tanya Fathi.


"Sudah Mah, Alfa gak mau jauh dari Mamah, Alfa gak mau kejadian seperti ini terulang lagi!" Alfa menjelaskan alasannya.


"Kamu gak usah khawatir nak, ini cuma karena Mamah kelelahan aja. Kamu tidak harus keluar dari pesantren." Fathi tidak setuju dengan keputusan Alfa.


"Tidak Mah, Alfa tidak akan tenang di sana. Lebih baik Alfa sekolah di sini saja." ucap Alfa.


"Tapi Mamah tidak mau menjadi alasan kamu berhenti menggapai mimpimu. Lakukanlah yang kau inginkan selama kau tidak menentang aqidah juga kau bertangung jawab atas keinginanmu, Mamah selalu mendukungmu."


"Mamah sudah pikirkan, mungkin Mamah kemarin terlalu berlebihan memikirkan kamu. Tapi Mamah janji sekarang Mamah tidak akan begitu lagi. Mamah tetap akan memikirkan tapi Mamah akan makan yang banyak agar kamu tidak khawatir lagi." Fathi mencoba merubah keputusan Alfa.

__ADS_1


Alfa tersemyum pada mamahnya.


"Tidak Mah, Mamah lebih penting dari apapun. Kemarin saat mendengar Mamah masuk rumah sakit, alfa seperti ingin terbang agar cepat sampai. Alfa takut terlambat dan tidak bisa bertemu Mamah lagi. Dari situ Alfa sadar. Alfa tidak akan menyia-nyiakan waktu lagi untuk berkumpul bersama Mamah dan keluarga. Alfa tidak ingin jauh dari Mamah. Jadi Mamah jangan berpikir kalau Mamah menghambat cita-cita Alfa. Tidak Mah ... Justru karena Mamah, Alfa tahu apa yang Alfa inginkan." Alfa mengatakan apa yang dirasakannya agar mamahnya tidak menyalahkan diri sendiri dan menganggap kalau dia telah menghalangi keinginan Alfa.


"Benarkah, kamu sudah yakin?" tanya Fathi.


"Iya Mah. 100% yakin!" ucap Alfa.


"Kue datang!" datang Kayla membawa sepiring kue bolu kukus. Lalu ia duduk di sofa lain.


"Wah, Papah gak dikasih kue!" datang Sultan setelah dia menyelesaikan pekerjaannya di ruang kerja.


"Papah tenang saja, ini banyak! cukup untuk semua orang." ucap Kayla. Sultan tersenyum lalu duduk di samping Kayla.


"Iya Pah." Jawab Alfa.


Mereka berbincang sambil memakan kue buatan Kayla.


"Assalamu'alaikum," Terdengar suara salam dari pintu.


"Wa'alaikumsalam, biar Alfa yang lihat." ucap Alfa.

__ADS_1


Alfa lalu kedepan untuk melihat siapa yang bertamu.


" Om, Tante, Lionell. Ayo masuk!" Alfa mencium tangan Hasbi dan Mala. Mereka masuk ke dalam.


" Khem ...!" Mendengar suara orang berdehem, mereka berhenti melangkah dan berbalik.


"Oh iya, Tante lupa. Alfa ini Tantenya Tante namanya oma Gauri. Ini anaknya namanya Tante Sanchi dan ini anak Tante Sanchi namanya Anandi." Mala mengenalkan ketiga orang wanita yang ikut dengan mereka.


Tadi di rumah. Saat mereka ingin berangkat ke rumah Fathi datang tamu. Dan mereka ingin ikut menjenguk Fathi.


"Iya Tante, mari silahkan masuk!" ucap Alfa, sambil menunduk tanda hormat.


Mereka masuk ke dalam. Alfa mempersilahkan mereka duduk di ruang tamu. Sementara Alfa memberi tahu orang tuanya.


...----------------...


Sekali lagi author minta maaf atas kekhilafan author. 😁


Author juga manusia biasa, banyak salahnya... Terimakasih buat like dan komennya.😍😍. Apalagi hadiah dan votenya.


Author merasa tersanjung kalian menyukai cerita author.

__ADS_1


Terima kasih...buat semuanya πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


__ADS_2