Berjuang Atau Menyerah

Berjuang Atau Menyerah
Episode 107


__ADS_3

DISISI LAIN DI ROOFTOP....


Ada tiga laki - laki yang sedang menatap iba kearah sahabat nya yang satu ini. Sahabat nya satu ini terlihat sangat frustasi atas kejadian tadi dikantin.


"Mengapa hah?" Teriak Melvino.


"Mengapa lu berubah. Gue emang salah waktu kejadian itu! Apa gue nggak bisa dimaafkan? Gue sebenarnya juga tidak ingin lu seperti ini! Gue nggak rela stupid!" Teriak Melvino sambil mengepal kan ke dua telapak tangan nya.


"Arrgghhhhh! Mengapa semua ini harus terjadi hah!" Ucap Melvino sambil menunduk kan wajah nya dan menatap ke arah lantai.


"Gue juga nggak mau lu pergi dari kehidupan gue, hidup gue menjadi hampa dan sunyi. Asal Lo tahu Len, gue selama ini nggak baik - baik saja. Gue nggak bisa jauh - jauh dari mu sayang. Gue kangen sama sifat lu yang dahulu, bukan yang sekarang." Ucap Melvino tersebut dengan lirih dan menetes kan air mata nya.


Ketiga sahabatnya hanya membiarkan dia mengeluarkan segala unek - unek nya, agar


laki - laki tersebut merasa lega. Setelah itu baru mereka ajak berbicara.


"Gue sungguh menyesal. Dua tahun gue menyesali perbuatan gue sendiri." Lama kelamaan wajah tampan nya Melvino tersebut dibasahi dengan air matanya. Melvino laki - laki itu merasa sangat menyesal apa yang telah dia lakukan waktu dahulu. Diri nya sangat bodoh meminta permintaan itu, dan sekarang apa? Erlena mengabulkan permintaan nya dahulu.


Erlena adalah gadisnya. Gadisnya? Ya, Erlena adalah gadisnya, tidak ada yang boleh mendapatkan nya atau memiliki nya. Hanya Melvino lah yang boleh mendapatkan nya atau memiliki nya.

__ADS_1


Setelah 20 menit berlalu. Sekiranya mungkin Melvino sudah mulai tenang baru lah ke tiga sahabat nya Melvino menghampiri Melvino.


"Lo nggak apa - apa kan Vin?" Tanya Zayn dengan rasa khawatir nya.


"Lo lihat tadi nggak? Dia pura - pura nggak kenal sama gue yan. Dia sudah lupa kan gue yan, gue bukan cinta pertama nya lagi, gue sudah tersingkir kan dari hati dia." Ucap Melvino dengan lirih.


Zayn, Zaky, dan raja baru pertama kali melihat sisi rapuh nya Melvino. Ternyata seorang Melvino mempunyai sisi yang lemah. Mereka sangat terkejut dengan tingkah laku nya Melvino.


Tidak biasanya Melvino bisa sefrutasi ini, apalagi ini menyangkut gadis yang pernah disia - siakan oleh Melvino waktu dahulu.


"Lo menyesal karena menyia - nyiakan sosok nya Erlena?" Tanya Zaky dengan raut wajah yang serius.


"Iya, gue sangat, sangat menyesal apa yang telah gue lakukan waktu dahulu. Seandainya waktu bisa diputar, gue akan mempergunakan waktu nya sebaik mungkin." Jawab Melvino sambil mengusap air matanya dengan kasar.


"Apa lu bilang? Siapa dia hah!? Kasih tahu gue cepat." Teriak Melvino didepan wajah nya Raja sambil menggenggam kerah baju nya si Raja.


"Mampus loh!" Ucap Raja dan Zayn didalam hati nya sambil tersenyum miring.


"Hehehe peace Vin, gue cuman bercanda doang." Ucap Zaky yang mulai ketakutan karena melihat tatap an nan tajam nya Melvino sambil menunjukkan jari nya yang berbentuk 'v'.

__ADS_1


"Jika ada yang tertarik dengan Erlena kasih tahu dia jangan pernah berani - berani mendekati Lena! Dia punya gue dan selamanya akan seperti begitu! Jika dia tidak mematuhi aturan yang gue kasih tahu, panggil gue, biar gue kasih tahu dengan cara kasar ha-ha-ha." Perintah Melvino yang diakhiri dengan tawa nya yang mengerikan.


Ketika Melvino sudah menghempaskan genggaman tangan nya, Zaky hanya bisa bernapas lega sambil mengelus - elus dada nya.


Zayn sahabat yang terlaknat diantara mereka semua sudah tertawa terpikal- pikal melihat sahabat nya yang tadinya ketakutan karena melihat tatap an nan tajam nya Melvino.


Sedangkan, Raja hanya menggeleng - geleng kan kepala nya. Diri nya tidak habis pikir dengan tingkah laku nya Zaky yang tidak mengerti situasi saat ini.


Kini mereka kembali serius.


"Kalau lu cinta pertama nya mengapa dia bisa cepat melupakan elu, apalagi dalam jangka waktu 2 tahun. Sepupu gue saja yang pernah jatuh cinta sama orang dan itu pun cinta pertama nya. Move on nya lama banget cok! 5 Tahun cuy! 5 tahun dia melupakan semua kenangan apa yang pernah dia lakukan bersama orang yang dia sayang." Ucap Zaky panjang lebar dengan raut wajah yang serius.


Zayn, Raja, dan Melvino mendongakkan kepala nya mereka masing - masing dan mengarah kan kepala nya kearah Zaky.


"Betul juga sih, bagi gue cinta pertama itu sangat sulit untuk dilupakan." Raja menyetujui dengan mengangguk kan kepala nya, apa yang di ucapkan oleh Zaky.


"Huft," Terdengar suara helaan napas panjang nya Melvino.


"Lu sih Vin, kenapa juga elu nyuruh dia pergi dan lu juga pernah bilang 'jika sewaktu - waktu kita akan berjumpa, anggap lah kita tidak saling mengenal'." Ucap Zayn merasa kesal dengan perbuatan nya Melvino dahulu.

__ADS_1


"Nggak salah juga si Lena mengikuti permintaan elu, kan elu yang mau. 4 Tahun dia mengejar untuk mendapatkan cinta lu Vin. Tetapi, apa yang dia dapat kan? Dia mendapatkan penghinaan, ucapan lu yang membuat hati dia merasa sakit dan kecewa, menolak pemberian dari Lena dengan kasar! Sakit bro!" Ucap Zaky panjang lebar sambil mengingatkan apa yang pernah Melvino lakukan waktu dahulu.


"Gue saja yang lihat Erlena berjuang saja sakit, apalagi dia. Sudah cantik, pintar, cuman dekat sama elu doang lagi. Gue kagum dengan sikap tangguh nya dan tidak pantang menyerah." Ucap Raja dengan menunjukkan kekaguman yang berlebihan kepada Erlena.


__ADS_2