Berjuang Atau Menyerah

Berjuang Atau Menyerah
Episode 52


__ADS_3

SKIP.


Kita kembali untuk melihat keadaan Erlena.


"Huft..." Terdengar helaan napas panjang Erlena sambil mengangkat kepala-Nya dan memejamkan mata-Nya.


"Apa kah ini hanya perasaanku saja, jika aku akan pergi dari sisimu Elvin! Apa kah aku akan pergi dari kehidupanmu? Jikalau aku pergi, bagaimana dengan perasaanku ini yang masih menggebu?" tanya Erlena di dalam hati sambil memasuki kamar-Nya.


"Jika aku pergi dari sisimu, akankah aku bisa bertahan jika berjauhan denganmu ya, seperti-Nya itu tidak bisa, aku saja sampai bingung mengapa aku bisa berpikiran seperti ini?" tanya Erlena kembali sambil tersenyum miring dengan mata sayu.


"Tetapi mengapa perasaan ini baru muncul? Apakah ini pertanda bahwa aku akan pergi dari kehidupan dari Melvino sebentar lagi, jika iya aku tak tahu apa-apa lagi?" tanya Erlena lagi sambil tersenyum pedih.


"Sudahlah, ngapain juga aku mikirin buruk seperti itu. Jika memang kalau Elvin nyuruh buat aku pergi selama-Nya aku pasti akan menepati janji itu, aku akan janji sepenuh hatiku. Aku juga tidak akan mengemis-ngemis cintamu lagi. Aku juga sudah cukup sadar aku terlalu obsesi kepadamu," ucap Erlena tegas sambil tersenyum pedih.


"Karena aku sudah berjanji kepada diriku sendiri Elvin, ini terakhir jika kamu menyuruhku pergi. Aku akan pergi He-he-he! Semoga saja aku sanggup saat aku jauh dari sisimu" Ucap Erlena tertawa kecil.


"Enak juga ternyata kalau tidak terlalu mengejar cinta-Nya Elvin. Beda banget ya Lord kalau aku dahulu mengejar Elvin kayak apa-apaan kayak cewek ngejar-ngejar harta. Padahal mah aku ngejar Melvino karena cinta kasih sayang ha-ha-ha," ucap Erlena yang di akhiri tawa-Nya.


"Hah! Sudahlah mendingan gue chat mereka, untuk kasih tahu ke mereka kalau Melvin lagi ultah. Kira-jira mereka ingat nggak ya, hari ini hari apa hm, tanya saja deh dahulu," ucap Erlena berjalan ke tas ranselnya untuk mengambil ponsel-Nya sambil mengendikkan bahu-Nya.


Lalu Erlena pun membuka ponsel-Nya, untuk mengundang peserta siapa saja yang bisa masuk di dalam grup. Kemudian mengirimi pesan kepada mereka.


"Halo, teman-teman!" sapa Erlena di dalam chat.


"Loha, Lena!" sapa balik Devina.


"Hi!" sapa balik Vino.


"Iya," sapa balik Zanna, Amanda, Zaky, Zayn, dan Raja.


"Ada apa Len? Tumben malam-malam begini lu chat di grup?" tanya Amanda.


"Iya, ada apa Len malam-malam gini ngechat?" tanya Zayn.

__ADS_1


"Kalian lupa hari ini, ada hari yang sangat spesial loh. Masak kalian nggak ingat sama sekali sih?" tanya Erlena balik kepada mereka.


"Apa tuh Len?" tanya mereka semua.


"Masih nggak ingat hari ini? Hari apa? Apa lagi untuk para cowok, keterlaluan banget deh inti-Nya!" jawab Erlena.


"Ini hari jumat? Terus apa? Gue nggak tahu Len," ucap Raja.


"Melvino, hari ini ultah ogeb, masak lu lupa kebangetan banget ulang tahun sahabat-Nya saja nggak ingat hadeh!" Ucap Erlena yang membesarkan semua huruf dengan emot marah.


"Oh, astaga naga gue lupa bnjirr. Serius, gue lupa banget kalau dia bakalan ulang tahun," ucap Zaky terkejut dengan membesarkan semua huruf-Nya.


"Emang si Melvin bisa ulang tahun ya, di dunia ini?" tanya Amanda polos.


"Semua orang di dunia ini bakalan ulang tahun sesuai tanggal lahir-Nya cantik. Jadi karena tanggal lahir-Nya si Melvino hari ini maka?Nya dia ulang tahun," jawab Raja panjang lebar.


"Oh, berarti Melvino manusia yang ada di muka bumi ini ya?" tanya Amanda lagi.


Erlena yang membaca pesan dari Amanda tertawa terbahak-bahak sambil memgang perut-Nya yang ikut terguncang akibat tertawa berlebihan.


"Gue sebenarnya ingat, cuman pura-pura lupa saja," ucap Zanna.


"Kalau sudah tau dari tadi, mengapa lu tadi nanya juga ini hari apa?" tanya Erlena meremehkan.


"He-he-he," cengengesan Zanna.


"Ck, ck, ck! Jadi kalian mau kasih surprise nggak? Untuk Melvino?" tanya Erlena kepada mereka semua.


"Maulah!" jawab mereka semua.


"Coba kasih saran dari kalian semua," titah erlena.


"Kalau menurut gue gini saja, nanti kumpul di depan teras vila. Terus nanti kita bla, bla, bla," ucap Raja menjelaskan menggunakan pesan suara.

__ADS_1


"Eumm bagus juga saran elu, ada yang lain?" Tanya Erlena.


"Ada," jawab Devina.


"Kalau menurut gue nanti kita kasih teka-teki," ucap Devina.


"Terus? Terus?" tanya zaky penasaran.


"Diam dahulu ogeb! Gue belum selesai ngetiknya nih!" Jawab Devina.


"Sorry ayang!" Ucap Zaky.


"Nah jadi kita kasih teka-teki arahan tujuan yang membuat Melvino bingung. Setelah itu kita nanti BLA BLA BLA," ucap Devina.


"Bagaimana? Raja atau Devina?" tanya Erlena.


"Kayaknya Devina saja deh Len, jangan gue! Karena ini akan sangat menyenangkan," jawab Raja dengan emot tersenyum miring.


"Iya tuh, benar kata raja!" pungkas Amanda.


"Iya, bakalan seru nih! Aduh, nggak sabar buat besok!" seru Zanna.


"Oke deh, jadi sepakat pakai sarannya Devina tadi?" tanya Erlena memastikan.


"Sepakat!" Ucap mereka semua.


"Sip! Sudah mari kita tidur, sorry menggangu waktu kalian semua," ucap Erlena.


"Iya Len, kalau lu nggak ingatin kita. Kita juga lupa Len," ucap Zaky.


"Iya, yuk kita tidur!" Ucap Zayn.


READ.

__ADS_1


OFF.


__ADS_2