
"Kemana ya Lena pergi?" tanya Melvino lirih.
"Tanya tuh sama sahabat-Nya Lena, gue nggak tahu keberadaan dia dan gue juga bukan seorang dukun yang tahu apa pun itu. Kalau pun gue dukun gue juga nggak mau bantu nyariin si Erlena untuk elu ha-ha-ha," jawab cowok ke satu yang di akhiri dengan tawa-Nya.
Melvino pun langsung berlari menuju ke arah meja makan para sahabat-Nya Erlena. Sesampai-Nya Melvino datang, mereka menatap sinis ke arah diri-Nya.
"Apa? Lu datang ke sini buat apa? Apa kah ada hal yang sangat penting sehingga elu datang kemari?" tanya Zanna dingin sambil menatap datar ke arah Melvino.
"Di mana Lena berada apa kah kalian mengetahui si Erlena ada di mana," jawab Melvino sambil membalas tatapan datar ke arah Zanna.
"Bukan-Nya lu yang menyuruh Erlena untuk pergi dari kehidupan elu, mau lu bagaimana sih gue heran sumpah? So, untuk apa lagi lu mencari Erlena yang nggak ada guna-Nya di kehidupan elu?" tanya Devina sambil tersenyum mengejek.
"Gue cuman nanya doang, nggak usah gitu juga kali jawab-Nya!" Jawab Melvino tegas sambil menatap tajam ke arah Devina.
"Inti-Nya nih ya dia sudah pergi dari sini, sudah keluar dari sekolah ini dan dia tidak ada di negara ini lagi! Oh, ya dia ada nitip nih untuk lu, bodoh juga si Lena yang mengharapkan si anjing, tetapi si anjing-Nya juga nggak mau sama cewek yang cantik dan sesabar si Erlena. Haduh, pusing gue sama elu," Balas Zanna sambil menyerahkan amplop yang berisi surat kepada Melvino.
"Itu surat terakhir dari Erlena untuk si anjing," timpal Amanda sambil tersenyum miring.
"Ya, elu benar Man. Dia adalah anjing yang tak tahu malu ha-ha-ha," ucap Devina yang di akhiri dengan tawa-Nya.
"Thanks and sorry gue selalu menyakiti hati Lena, gue sangat menyesal saat mengatakan hal-hal yang kasar membuat hati Lena menjadi sakit atas ucapan gue sendiri," ucap Melvino lirih sambil menatap ke arah langit dengan sendu.
"Kalau mau minta maaf, ya minta maaf lah sama Lena bukan ke kita, kan kita nggak ada hubungan-Nya sama masalah lu berdua. Ya, kalau lu bisa menemukan Erlena di mana ha-ha-ha," ucap Zanna sambil menatap tajam ke arah Melvino.
"Padahal sudah gue kasih tahu sama Lena, jangan mengejar orang bego. Tetapi dia tetap melakukan-Nya terus-menerus hingga sampai bodoh dan Alhamdulillah dia sudah sadar apa yang telah dia lakukan ha-ha-ha. Kemudian dia memilih pergi dan berhenti berharap," balas Amanda yang di akhiri tawa-Nya.
__ADS_1
"Mungkin dia sudah lelah meladeni sifat lu, gue sih berdoa semoga saja Lena sudah nggak punya perasaan lagi sama lu dan sudah mempunyai cowok lain di sana," timpal Devina sambil menutup mulut-Nya dengan tangan-Nya.
"Gue nggak akan biarin itu terjadi! Lena hanya milik gue, milik gue bukan untuk dia atau pun orang lain!" Pungkas Melvino marah.
"Nggak bisa gitu dong tolol! Lena juga harus bahagia, masak harus sama si anjing kayak elu! Kalau sama lu pasti Lena jadi sengsara setiap hari-Nya, maka-Nya gue selalu berdoa mudahan Lena bisa mengubah perasaan-Nya terhadap elu," sindir Zanna sambil mendelikkan mata-Nya.
Melvino yang merasa diri-Nya terpojokkan, langsung pergi dengan emosi yang sudah membara. Melvino pun berlari menuju ke arah rooftop untuk menenangkan diri-Nya.
"Gue yang salah, gue yang terlalu bego karena menyia-nyiakan dia yang padahal mencintai gue dengan tulus. Tetapi dia dengan sabar dan tidak pernah membalas keburukan terhadap gue!" Gumam Melvino sambil mengelus-elus amplop yang di berikan oleh Erlena untuk diri-Nya.
"Apa kah gue masih pantas untuk mendapatkan dari lu? Apa kah gue pantas untuk mendapatkan maaf dari lu?" tanya Melvino dengan kedua mata yang sendu.
"Gue nggak akan biarkan Lena menghapus perasaan-Nya ke gue! Siapa pun yang menghalangi gue untuk mendapatkan Lena kembali! Mereka akan tahu akibat-Nya jika bermain-main denganku, Erlena Ive Sara It's mine!" Ucap Melvino sambil membuka amplop yang berisi surat.
Melvino pun langsung membuka surat tersebut dan membaca-Nya dengan perlahan-lahan.
...Hai Elvin ku sayang........
*Apa kabar? Pasti kamu baik - baik saja kan?xixixi.Ck, Lena, Lena kamu tuh bodoh banget sih.Tentu saja Elvin ku sayang ini pasti akan baik - baik saja hahaha.Aku harap kamu baik- baik saja, jadi di sini aku akan tenang dan senang.
...Maaf, ya aku tidak bisa menepati janji...
kepada diri ku sendiri.Aku sudah pergi atas permintaan kamu,kini aku sendiri di sini*.
"Jika kau tidak bahagia denganku, maka setidaknya bahagialah tanpa diriku." Ingat itu Vin, kamu adalah cinta pertama ku, dan untuk pertama kali nya aku merasakan sakit ketika jatuh cinta.
__ADS_1
...Ternyata benar ya......
Kata boy Chandra "Kamu mengerti bagaimana akhirnya aku harus menyerah untuk melupakanmu yang begitu berarti. Kamu memilih diam saat aku menyeka lembab hujan di sudut gelap mataku."
...Maaf kan aku......
Yang tak mampu melupakan mu,tetapi, aku sanggup melepaskan mu."Kamu yang membuat aku mengerti arti dari kecewa dan patah hati."
"Aku di sini merindukan mu, tak ada kata lain bagiku kecuali kata itu."
..."Senja mengajarkan kita menerima sebuah perpisahan dengan jaminan pertemuan yang hangat pada esok hari, itu pun kalau kita masih bisa bertemu hehehe....
...Terima kasih banyak ya Elvin ku sayang, bagi ku kamu lah yang mengisi hari - hari ku menjadi berwarna....
Walaupun aku pergi, tetapi ketahui lah bahwa aku akan selalu di samping mu,aku selalu tetap di hati mu, dan ada di sekitar mu.Walau kamu tak bisa melihat ku.Mungkin hanya aku yang bisa melihat mu.
...Sudah ya aku letih nih......
Dan sekali lagi, ku ingin kamu tahu dan mengingat ini dengan jelas.
AKU SELALU MENCINTAI MU DIMANA PUN KAU BERADA.AKU PAMIT PERGI YA DADAH..
...I LOVE YOU...
...MELVINO KING APTA...
__ADS_1