
DALAM CHATTING MEREKA......
"Woi!" tegur Zaky.
"Ha?" jawab Zayn.
"?" jawab Erlena.
"Apa!?" jawab Amanda dengan emot marah.
"?" jawab Melvino.
"To the point!" tutur Zanna.
"Ngomong langsung saja yank!" ucap Devina.
"Iya ayank:)" patuh Zaky dengan emot tersenyum.
"Kalian mengapa manggil-manggil sayang?" tanya Erlena penasaran.
"Apa jangan-jangan kalian!?" tebak Zayn.
"Jadian!" sambung Zanna dengan kata menekan.
"Iya. He-he-he," tawa Zaky.
"Wah, parah!" sungut raja.
"Parah apa?" tanya amanda heran.
"PJ," jawab raja singkat.
"Emang PJ itu apa?" tanya Zanna.
"Pajak jadian ๐," jawab raja singkat dengan emot mata ke atas.
"Ooo," kata Erlena, Zanna, dan Amanda.
"Eh!" tegur Zaky kembali.
"Apa?" tanya Devina sewot.
"Sabar jangan marah-marah Dev, ingat itu pacar lu!" peringat Amanda.
"Hm," deham Devina singkat.
"Besokkan kita mulai liburan....." ucap Zaky.
"Ya, terus?" tanya Erlena singkat.
"Kalian sudah siapkan barang-barang yang kita butuhkan untuk ke Bali?" tanya Zaky dengan mengingatkan mereka.
__ADS_1
"Sdh," jawab Melvino singkat.
"๐," kata Erlena yang di ikuti oleh Zanna, Devina, Zayn, Raja, dan Amanda.
"Oke deh, selamat malam guys," pamit Zayn.
"Too," jawab Zanna.
Semua tidak membalas chatting mereka lagi, mereka hanya mengread doang.
CHATTING ERLENA DENGAN MELVINO......
"Hai Elvin!" sapa Erlena.
Melvino hanya diam tanpa berniat membalas pesan dari Erlena.
"Ih, jangan di read doang dong Elvin๐ !" ucap Erlena dengan emot tanda marah.
Melvino yang melihat pesan dari Erlena hanya tersenyum tipis tanpa dia sadari.
"Hm," deham Melvino.
"Nah gitu dong, Elvin ganteng deh!" kata Erlena genit.
"Hih, dasar cewe genit!" kata Melvino tak suka berbeda di dalam hati, bahwa dia merasakan perutnya tergelitik.
"Aku bukan cewe genit Elvin tetapi, calon ceweknya Elvin," kata Erlena kepedean.
"Pd lu!" sungut Melvino.
"Sdh," jawab Melvino singkat.
"Oke deh, nggak ada niat nanya balik gitu ke Lena?" tanya Erlena.
"Nggak," jawab Melvino singkat.
"Huh, nyebelin deh untung sayang, ehh sudah dahulu ya Elvin. Erlena mau makan dahulu," izin Erlena.
Melvino hanya mengread pesan dari Erlena.
"Dia tadi nanya ke gue sudah makan apa belum, tetapi dirinya sendiri belum makan! Ck, ck, ck!" gerutu Melvino di dalam hati.
"Sayang makan dahulu yuk, jangan main ponsel terus," tegur mami Erlena.
"Chatting sama siapa sih?" tanya mami Erlena kepo, dengan kesibukan anaknya.
"Sama cowok yang Lena suka mam, " jawab Erlena santai.
"Ouh yang Elvin itu ya?" tanya mami Erlena yang mulai mengingat.
"Iya mam," jawab Erlena singkat.
__ADS_1
"Ya sudah yuk, kita makan dahulu," ajak mami Erlena sambil menggandeng anak kesayangannya.
Setelah mami dan Erlena sampai di meja makan lalu mereka makan dengan hikmat. Di dalam rumah ada peraturan. Jika sedang makan tidak ada yang boleh berbicara, jika ada yang berbicara sambil makan akan mendapatkan hukuman.
Setelah selesai makan Erlena mencuci piringnya dan kedua orang tuanya. Kemudian Erlena duduk di ruang santai.
"Mami, papi," tegur Erlena sambil duduk bersila.
"Ya, nak?" jawab papi Erlena.
"Apa Len?" tanya mami Erlena.
"Besok kan kita liburan.... Ki," jawab Erlena lalu tiba-tiba di sela ucapannya oleh mami Erlena.
"Iya kita liburan, mami mau liburan ke Bali. Sekalian bertemu dia," ucap mami Erlena nyerocos.
"Mami! Jangan suka nyela omongan Erlena dong!" ucap Erlena sedikit meninggi karena kesal dengan maminya.
"Betul tuh. Kata Lena, nggak baik mam!" peringat papi Erlena.
"Iya dehh... Sorry ya he-he-he," ucap mami Erlena yang di akhiri tawa garing.
"Iya Lena pingin ke Bali sekalian bertemu dia," ucap Erlena yang menyetujui ucapan maminya tadi.
"Kamu sudah hubungi dia?" tanya papi Erlena.
"Sudah dong pi, katanya dia kita di suruh tunggu di vila xxxxxx," jawab Erlena sambil makan cemilannya.
"Ouhh, vila yang baru di bangun itu?" tanya mami Erlena antusias.
"Iya mam, tadinya papi mau pesan di sana! Ternyata dia duluan sudah memesankan untuk kita ha-ha-ha," jawab papi Erlena yang di akhiri tawa bahagia.
"Semoga keluargaku akan seperti ini terus, aku tidak akan sanggup jika kehilangan orang tuaku," ucap Erlena di dalam hati sambil menatap kedua orang tuanya sedang bercanda ria.
"Ehh Len, papi baru ingat!" ucap papi Erlena.
"Apa pi?" tanya Erlena.
"Kamu lagi ngejar-ngejar cowok ya!?" tanya papi Erlena sambil menatap tajam ke arah anaknya.
"He-he-he iya Pi...." jawab Erlena meringis sambil menatap tajam ke arah maminya.Tetapi, maminya hanya cuek bebek.
"Kamu ngejar dia dari segi mana?" tanya papi Erlena menuntut.
"Dari segi cinta dong Pi," jawab Erlena alay.
"Ha-ha-ha, emang kamu tahu arti cinta itu apa?" tanya papi Erlena yang tertawa dengan jawaban anaknya.
"Ngerti dong!" jawab Erlena semangat.
"Tetapi, ingat jangan berlebihan untuk mengejar cowok yang kamu cintai. Jika dia tidak menghargaimu dan menyuruhmu pergi dari kehidupan dia. Kamu harus menghapus rasa cintamu itu, karena cinta tidak harus memiliki. Begitu pun cinta tidak bisa di paksakan," peringat papi Erlena sambil tersenyum dan mengelus rambut anak semata wayangnya.
__ADS_1
"Siap Pi!" patuh Erlena tegas.
"Ha-ha-ha," tawa Erlena, papi Erlena, dan mami Erlena.