
SESAMPAI DI MARKAS 'BLACK WHITE TIGER'...
"Kok seram sekali tempat ini Len?" tanya Nenek sambil bergidik ngeri.
"Ini namanya markas kami nek," jwab Erlena santai.
"Nama markas kalian emangnya apa?" tanya Nenek penasaran saat ketakutan nya menghilang.
"'BLACK WHITE TIGER'" jawab Erlena.
"Serius? Nenek berada di markas 'BLACK WHITE TIGER'?" tanya Nenek tak percaya.
"Iya nenekku sayang yang cantik," jawab Erlena sambil tersenyum tipis.
"Queennya ada di sebelah nenek juga loh...." ucap Kevin memberitahu nenek.
Nenek pun menoleh ke sebelah nya untuk mengetahui siapa Queen 'BLACK WHITE TIGER'. Karena Queennya ini tidak di ketahui oleh semua orang, banyak yang kagum dengan dirinya karena selalu membantu orang yang susah dan membantu polisi jika kesulitan menangkap penculik atau seseorang yang menjual narkoba.
"Lena? Cucuku?" tanya Nenek gugup.
"Iya nek, ini Lena.." jawab Erlena sambil terkekeh.
__ADS_1
"Astagfirullah nenek, fans banget sama kamu Len, nenek kagum sama perbuatanmu yang baik hati selalu menolong orang-orang di sana. Pantas kamu bisa menemukan keberadaan si Rangga dengan cepat," ungkap Nenek terharu bisa bertemu idolanya.
"Ya elah nek, emang apa yang Lena perbuat bisa membuat nenek kagum dan fans sama Lena?" Tanya Erlena penasaran sambil memasuki markasnya.
"Kamu selalu membantu masyarakat dan kota, apalagi di panti asuhan. Kamu selalu menyayangi anak kecil. Jika orang kesusahan pasti kamu membantunya dan akhirnya nenek bisa ketemu kamu, ternyata Queennya 'BLACK WHITE TIGER' itu kamu. Nenek sempat tak percaya apa yang terjadi dan nenek dengarkan sekarang," sahut Nenek panjang lebar.
"Lena nggak sebaik apa yang nenek pikirkan he-he-he..." balas Erlena.
"Ahh sudahlah intinya, nenek orang yang beruntung bisa bertemu denganmu. Banyak orang yang penasaran dengan wajahmu, tetapi nenek dahulu yang bisa melihat mu.....Aaaaa senang banget intinya nenek sekarang," timpal Nenek kegirangan sambil bertepuk tangan.
"Ayuk nek, masuk dahulu. Ada yang mau Lena omongkan nanti di dalam nek," ucap Erlena.
Mereka semua pun duduk di sofa yang empuk untuk para tamu, dan Erlena menduduki kursi bangga an ketua 'BLACK WHITE TIGER'.
"Kalau ada sisanya kamu belikan cemilan untuk kita semua ya..." sambung Erlena.
"Baik nona, saya pamit pergi dahulu ya...." pamit Leo langsung pergi dari markas.
"Lena mau Nenek tinggal di sini bersama Rangga. Apa yang Nenek butuhkan bisa minta sama mereka semua oke, nggak perlu sungkan?" ucap Erlena tak terbantahkan.
"Terima kasih sudah berkenan menampung nenek untuk tinggal di sini bersama Rangga," jawab Nenek terharu.
__ADS_1
"Padahal kita baru kenalan. Akan tetapi kamu mempunyai hati yang mulia cu semoga kamu selalu di berikan kebahagian sama yang maha kuasa," sambung Nenek sambil tersenyum tipis.
"Nenek sudah aku anggap seperti Nenek sendiri, jadi Nenek tidak perlu sungkan sama kita semua dan untuk si Rangga, sudah aku anggap seperti anak sendiri," ucap Erlena sambil menatap si Rangga yang sedari tadi tidur.
"Nenek di sini nggak perlu cari uang lagi, Nenek cuman bantuin Lena untuk merawat si Rangga saja. Itu sudah lebih dari cukup," sambung Erlena.
"Baik cu, laksanakan," patuh Nenek sambil hormat.
"Vin, tolong antarkan Nenek ke kamarnya," titah Erlena.
"Iya Len," patuh Kevin sambil menaruh ponselnya di meja.
"Ayuk Nek.." Ajak Kevin.
"Iya, Nenek ke kamar dahulu ya Len mau istirahat," pamit Nenek sambil berdiri mengikuti langkah si Kevin.
"Iya nek, istirahat saja dahulu..." Sahut Erlena lemah lembut.
"Sayangnya Momy," panggil Erlena.
"Eugh....Hoammmm...." Sahut Rangga sambil mengedipkan matanya berulang kali.
__ADS_1
"Rangga anak pintar, anak cerdas. Sayang nya Momy," ucap Erlena sambil tersenyum manis dan menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Eugh....Heee..." Sahut Rangga tanda mengerti dengan ucapan Erlena.