Berjuang Atau Menyerah

Berjuang Atau Menyerah
Episode 43


__ADS_3

Mereka yang mendengar sarkasan dari Erlena yang menusuk, mereka pun menundukkan kepala-Nya dengan perasaan bersalah karena kejadian kemarin sore.


"Papi minta maaf ya Len, papi cuman bercanda doang dan ternyata tidak sesuai ekspetasi papi," ucap papi Erlena merasa bersalah.


"Iya Len. Gue juga minta maaf, om cuma ikut-ikutan rencana gue. Jadi bukan salah om ini semua salah gue," ucap Vino lirih.


"Becanda kalian tuh nggak lucu sumpah dan nggak berfaedah banget. Kalian itu buat orang jantungan tahu nggak sih," bentak Erlena sambil mengepalkan kedua tangan-Nya dan memalingkan pandangan-Nya dengan kosong.


"Maafin gue, maafin papi nak," ucap Vino dan papi Erlena sekali lagi.


"Kalian itu sudah bikin aku terkejut tahu nggak, untung saja gue belum mati! Coba kalau gue mati nggak tahu lagi kehidupan gue bagaimana. Gue sudah di panggil Tuhan," ucap Erlena langsung terduduk lemas.


"Jangan ngomong kayak gitu Len! Lu nggak boleh mati! Maafin gue Len, gue tahu kalau gue salah! Gue khilaf, maafin gue Len," racau Vino dengan air mata yang mengucur.


"Kamu nggak boleh ngomong seperti itu lagi Len, itu tidak baik tarik kata-katamu!" ucap papi Erlena sambil menggeleng-gelengkan kepala-Nya.


"Hm, seterah kalian saja lah! Aku lelah. Oh, ya Lena mau kasih tahu bahwa ucapan itu tidak di tarik lagi ingat itu pi!" lirih Erlena.


"Sudahlah nggak usah di bahas lagi, yang penting kalian nggak ulangin kesalahan itu lagi. Jika kalian mengulangi-Nya lagi lihat saja apa yang akan terjadi setelah itu!" ucap Erlena sambil berdiri sambil tersenyum miring.


"Iya kami berjanji tidak akan mengulangi-Nya lagi," ucap papi Erlena dan Vino bersungguh-sungguh.


"Jangan janji, tetapi buktikan saja. Kan kalian sesama lelaki jadi wanita itu tidak butuh omong doang, tetapi bukti, bukti!" ucap Erlena tegas sambil tersenyum miring.


"Siap bos!" ucap papi Erlena dan Vino.


"Kita kepantai saja yuk. Jalan-jalan mumpung kita semua ada di sini," ajak papi Erlena.


"Kita bertiga saja atau sama yang lain nih?" tanya Erlena.


"Sama yang lain dong, masak kita doang. Nggak bakalan ramai," jawab papi Erlena.


"Ya sudah, yuk kita turun dahulu kumpul sama semua-nya dahulu," ucap vino sambil menarik tangannya Erlena.


"Eee.... ****** Fir'aun," latah Erlena.


Ketika Erlena dan Vino turun, ada seseorang yang melihat mereka yang begitu bahagia seperti sang kekasih.Ya, orang yang melihat tersebut adalah Melvino.


"Siapa Vino itu? Sampai-sampai dia dekat dengan papinya Lena. Banyak sekali rahasiamu Len," ucap Melvino di dalam hati sambil menatap tajam kearah Vino.


"Ada apa Len manggil kita semua?" tanya Zayn penasaran.


"kita kepantai yuk," ajak Erlena.


"Hah? Pantai panas Len..." keluh Zanna.


"Panas dari Hongkong! Orang masih pagi begini!" sungut amanda.


"Jadi mau nggak?" tanya Erlena.


"Mau!" jawab mereka semua kecuali melvino yang dari tadi melihat Vino menggenggam tangannya Erlena.


"Vin kamu ikut atau tidak?" tanya Erlena tanpa basa basi.


"Ikut," jawab Melvino.


"Baiklah, kalian bawa yang kalian butuhkan jangan banyak-banyak nanti ketinggalan. Gue nggak tanggung jawab," ucap Erlena sambil melepaskan tangannya dari Vino.


Mereka semua pun membawa baju renang, sunscreen, cemilan, es batu, dan air putih.


"Sudah siap?" tanya vino.


"Sudah!" jawab mereka semua serentak.


Mereka pun memasuki mobil, para cewek mobil-nya di setir oleh Erlena. Para cowok di setir oleh vino. Kalau orang tua Erlena mereka sudah berangkat duluan.


15 menit kemudian mereka pun sampai di pantai.


"Akhir-nya sampai juga!" ucap raja sambil memakai kacamata hitamnya.

__ADS_1


"Iya," ucap mereka semua kecuali Melvino, Vino, dan Erlena.


"Yuk kita duduk di sana mumpung sepi," ucap Devina sambil menunjuk tempat untuk berteduh.


"Hayuk," teriak mereka kesenangan.


"Eh, di antara kalian sumbang lagu dong," titah Zaky.


"Iya tuh betul," timpal Zayn.


"Gue saja yang nyanyi," ucap Erlena sambil menyalonkan dirinya.


"Nah betul tuh, Lena kalau nyanyi merdu sekali," Ucap mami Erlena.


"Mau lagu apa?" tanya Erlena kepada mereka semua.


"Seterah lu saja Len, yang penting lu nyanyi," jawab Devina, Zanna, dan Amanda bersamaan.


"Woke," balas Erlena singkat.


Erlena mengambil gitar yang di bawa-nya lalu di petik dan menyanyikan lagu yang berjudul it's my first love.


...🎵💛Everyone can see...


...Semua orang bisa melihat...


...There's a change in me...


...Ada yang berubah dalam diriku...


...They all say I'm not the same...


...Mereka semua bilang aku tak sama...


...Kid I used to be...


Semua yang mendengar


kan nya merasa tenang dan enak di dengar suara Erlena benar yang di katakan oleh mami Erlena.


...🎵🧡Don't go out and play...


...Tak keluar dan bermain...


...I'll just dream all day...


...Aku hanya melamun sepanjang hari...


...They don't know what's wrong with me...


...Mereka tak tahu ada apa denganku...


...And I'm too shy to say...


...Dan aku terlalu malu untuk mengatakannya🧡🎵...


...🎵🤎It's my first love...


...Ini cinta pertamaku...


...What I'm dreaming of...


...Yang selalu kebayangkan🤎🎵...


Mereka semua tersadar bahwa Erlena menyanyikan lagu tersebut untuk Melvino dan menggambarkan perasaan Erlena.


...🎵💚When I go to bed...


...Saat kuberanjak tidur...

__ADS_1


...When I lay my head upon my pillow...


...Saat kubaringkan kepalaku di bantal...


...Don't know what to do...


...Tak tahu apa yang harus kulakukan💚🎵...


...🎵💗My First love...


...Cinta pertamaku...


...He thinks that I'm too young...


...Dia pikir aku terlalu muda...


...He doesn't even know...


...Dia bahkan tak tahu...


...Wish that I could show him what I'm feeling...


...Kuberharap bisa menunjukkan perasaanku kepadanya...


...Cause I'm feeling my first love...


...Karna aku sedang merasakan cinta pertamaku💗🎵...


Melvino baru tersadar bahwa lagu tersebut menggambarkan perasaan Erlena, dia terlalu menikmati lagu yang di berikan oleh Erlena.


...🎵❤️Mirror on the wall...


...Cermin di dinding...


...Does he care at all...


...Apakah dia sama sekali tak peduli...


...Will he ever notice me...


...Akankah dia memperhatikanku...


...Could he ever fall...


...Mungkinkah dia jatuh cinta❤️🎵...


...🎵🖤Tell me Teddy Bear...


...Beritahu aku Teddy Bear...


...Why love is so unfair?...


...Kenapa cinta begitu tak adil?...


...Will I ever find a way...


...Akankah kutemukan cara...


...And answer to my pray...


...Dan jawaban dari doaku🖤🎵...


...🎵🤍For my first love,...


...Untuk cinta pertamaku,...


...What I'm dreaming of🤍🎵...


"Thank you," ucap Erlena sambil membungkukkan tubuhnya lalu tersenyum kepada semua orang yang tengah melihat dirinya bernyanyi.

__ADS_1


__ADS_2